Sabtu, 31 Mei 2025

*Untuk Mendukung Ketahan Pangan Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Sofyan Maulana Cek Pekarangan Bergizi di kec Rungkut*

Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Kel  Mulyorejo  Kepada Aipda Sofyan Maulana   untuk melakukan pengecekan Pekarangan Bergizi Bersama Poktan  Kosagrha Ayu  Lestari di Kel  Medokan Ayu Kec Rungkut.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan  Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan Bergizi Poktan Kosagrha Ayu  berbagai jenis   dengan hasil yang lebih optimal.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya.

"Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkota Kartika  yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Sanin (01/06/2025).

Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Gelar KRYD, Polda Jatim Patroli Skala Besar Cegah Aksi Premanisme*

Sambut Hari Bhayangkara ke - 79, Polres Kediri Kota Gelar Coaching Clinic di Ponpes*

Libur Panjang Polres Pasuruan Gelar Patroli Skala Besar Cegah Kejahatan Jalanan*

Jumat, 30 Mei 2025

Inisiasi Street Race, Cara Polres Pacitan Wujudkan Zero Balap Liar*

PACITAN – Upaya memerangi balap liar di jalanan akhirnya punya jalan keluar. 

Polres Pacitan Polda Jatim bersama Pemerintah Kabupaten dan komunitas otomotif setempat menggelar event Pancer Door Street Race 2025 pada Jumat siang (30/5/2025). 

Acara ini berlangsung di sirkuit pantai Pancer Door dan disaksikan ribuan penonton juga penggemar. 

Ajang Setting Drag Bike Non Kejuaraan ini merupakan inisiatif Polres Pacitan Polda Jatim sebagai wadah legal bagi para penghobi balap untuk menyalurkan adrenalin mereka secara positif dan aman. 

Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar menegaskan bahwa ajang ini merupakan langkah konkret untuk menghapus praktik balap liar dan penggunaan knalpot brong di wilayah Pacitan.

"Pada hari ini kita semua akan mendeklarasikan Kabupaten Pacitan zero balap liar dan knalpot brong. Jalan umum bukanlah sirkuit. Balap liar bikin rumit, di sirkuit dapat hadiah dan tidak bikin pusing," tegas Kapolres Pacitan.

Deklarasi seruan anti balap liar pun digelar secara simbolis, dipimpin langsung oleh Kapolres Pacitan dan diikuti seluruh unsur Forkopimda serta para pembalap lokal. 

Dalam deklarasi itu, para penghobi balap menyatakan komitmen mereka untuk tidak lagi melakukan balap liar dan tidak menggunakan knalpot brong di jalan umum.

"Kami penghobi balap liar Kabupaten Pacitan dengan ini menyatakan tidak akan ada balap liar di wilayah Kabupaten Pacitan dan tidak ada knalpot brong," demikian isi deklarasi bersama tersebut.

Kegiatan semakin meriah dengan pertunjukan drag race yang dilakukan oleh peserta dari berbagai komunitas motor. 

Start dilakukan secara simbolis oleh Kapolres dan Ketua DPRD Pacitan sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kegiatan yang aman dan tertib.

"Alhamdulillah antusiasme luar biasa. Ternyata masyarakat Pacitan memang kurang hiburan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolres Pacitan menuturkan bahwa event ini akan menjadi agenda rutin dua minggu sekali. 

Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Pemkab Pacitan, Disparbudpora, serta Dinas PUPR untuk pengembangan fasilitas lintasan yang lebih representatif.

"Rencananya ke depan akan kita koordinasikan dan kolaborasikan lagi dengan Pemkab Pacitan dan Disparbudpora untuk pembangunan arena lintasan juga dengan PUPR," tambahnya.

Kapolres Pacitan juga menegaskan bahwa terselenggaranya kegiatan ini adalah hasil dari kerja keras jajaran Polres Pacitan yang selama ini rutin melakukan patroli dan penertiban balap liar.

"Wadah ini merupakan hasil kerja keras anggota di lapangan, yang setiap hari patroli, kucing-kucingan dengan balap liar. Ini bukti bahwa Polisi tidak tinggal diam. Polisi hadir untuk masyarakat," ujarnya.

Dukungan Pemkab Pacitan terhadap agenda ini juga disebut sangat positif. 

Bahkan disarankan agar kegiatan ini bisa menjadi program berkelanjutan dengan dukungan sponsor lokal.

"Kami mohon bantuannya dari Pemkab, termasuk sponsorship dari bengkel atau pihak swasta yang mampu. Kami sebagai polisi hanya memfasilitasi, harapannya mereka ikut menjaga kamtibcarlantas," ucap Kapolres Pacitan.

Sejumlah pejabat hadir dalam pembukaan acara, antara lain Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar, Sekda Pacitan Dr. Ir. Heru Wiwoho Supandi Putra, M.Si, Ketua DPRD Aris Setyo Budi, Kajari Pacitan Eri Yudianto, S.H., M.H, Dandim 0801 Letkol Arh. Imam Musahirul, S.H., M.I.P, serta Kadisparpora Turmudi, S.Sos., M.Si.

Melalui sinergi dan komitmen bersama tersebut, Pacitan kini serius menuju zero balap liar dan knalpot brong. 

Pancer Door Street Race bukan hanya ajang adu kecepatan, tetapi juga simbol perubahan menuju budaya berkendara yang lebih aman, sehat, dan tertib. (*)

*Polres Pasuruan Kota Sisir Jalanan Cegah Balap Liar dan Aksi Premanisme*

Gelorakan Swasembada Pangan, Polisi di Sidoarjo Ajak Warga Kembangkan Tanaman Hidroponik*

SIDOARJO - Polresta Sidoarjo Polda Jatim terus menggelorakan Swasembada pangan demi mewujudkan ketahanan pangan di Jawa Timur.

Salah satu program ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim adalah dengan mengajak warga mengembangkan tanaman hidroponik.

Seperti halnya warga yang ada di Desa Pertapanmaduretno Kecamatan Taman,Sidoarjo yang telah menanam sayuran secara Hidroponik.

Untuk pengembangan tanaman ini Bhabinkamtibmas Desa Pertapanmaduretno,Aiptu Sudarmadi juga aktif melakukan pengecekan.

"Sesuai perintah Bapak Kapolres Sidoarjo melalui Bapak Kapolsek, kita rutin melakukan pengecekan terhadap perkembangan dari tanama Hidroponik ini," ungkap Aiptu Sudarmadi,Sabtu (31/5/2025). 

Ia menjelaskan program ini ada di lahan kosong milik warga yang ditanami sayuran secara hidroponik, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Lahan tersebut telah dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis sayuran menggunakan metode hidroponik.

Aiptu Sudarmadi menyampaikan apresiasinya terhadap upaya warga dalam mendukung program pemerintah.

“Ini bukan hanya mendukung ketahanan pangan, tapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi dan kemandirian pangan,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa tanaman sayur hidroponik yang ditanam dalam program ini tumbuh dalam kondisi sehat dan menunjukkan perkembangan yang baik. 

"Pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan bergizi memberikan dampak positif dan dapat terus dikembangkan," kata Aiptu Sudarmadi.

Ia juga berharap, metode tanam yang diinisiasi Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya dalam memanfaatkan lahan kosong secara produktif.

"Minimal dapat meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Desa Pertapanmaduretno dan sekitarnya," pungkas Aiptu Sudarmadi. (*)

Kamis, 29 Mei 2025

Ekspor Jagung Perdana Tandai Keberhasilan Sinergi Strategis Gugus Tugas Ketahanan Pangan POLRI*

*Polisi Lakukan Pengamanan 67 Gereja di Malang Saat Perayaan Kenaikan Isa Almasih*

MALANG – Kepolisian Resor Malang, Polda Jawa Timur, melaksanakan pengamanan penuh dalam rangkaian perayaan misa Kenaikan Isa Almasih yang berlangsung di seluruh wilayah Kabupaten Malang, Kamis (29/5/2025).

Total terdapat 67 kegiatan ibadah yang digelar di berbagai gereja dan rumah ibadah di Kabupaten Malang. 

Untuk menjamin kelancaran dan kenyamanan umat Kristen dalam beribadah, pengamanan dilakukan oleh personel Polres Malang Polda Jatim yang bersinergi dengan jajaran Polsek di masing-masing wilayah.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beragama serta menciptakan suasana kondusif selama peringatan hari besar keagamaan.

"Kami kerahkan personel di seluruh titik pelaksanaan ibadah, baik secara terbuka maupun tertutup. Seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif," ujar AKP Bambang Subinajar, Kamis (29/5).

Selain mengamankan jalannya ibadah, Polres Malang Polda Jatim juga memperkuat patroli di sejumlah titik rawan dan pusat keramaian selama libur panjang akhir Mei 2025. 

Langkah ini sebagai antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminalitas.

"Kami tingkatkan patroli secara mobile maupun stasioner, terutama di area publik seperti pusat perbelanjaan, jalur wisata, terminal, dan titik keramaian lainnya," tambah AKP Bambang.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor ke aparat jika menemukan hal-hal mencurigakan. 

Polres Malang Polda Jatim membuka layanan pengaduan cepat melalui call center 110 dan platform layanan publik lainnya.

Rangkaian pengamanan ini akan terus berlangsung hingga libur panjang berakhir, guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di seluruh wilayah hukum Polres Malang. (*)

Polres Ponorogo Gelar Razia Malam, Premanisme dan Balapan Liar Jadi Atensi

Dukung Swasembada Pangan, Polda Jatim Berasil tingkatkan Produksi jagung.*

Polres Pacitan Ungkap Penyelundupan 27.650 Benur Ilegal, 2 Tersangka Diamankan*

Polres Sumenep Ungkap Kasus Dugaan Penipuan Travel Umrah, Kerugian Capai Rp 2,1 Miliar*

SUMENEP – Polres Sumenep Polda Jatim mengungkap kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana umrah yang melibatkan biro perjalanan.

Tersangka berinisial AMB kini telah ditahan setelah diduga menipu 60 calon jemaah umrah Masjid Al-Falah dengan total kerugian dari para korban mencapai Rp 2,1 miliar.

Kapolres Sumenep Akbp Rivanda.,S.I.K, menyatakan bahwa tersangka AMB diduga berpura-pura sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah resmi.

Ia menawarkan paket umrah selama 16 hari pada 10 hari terakhir bulan Ramadan 2023 dengan biaya Rp30 juta per orang. 

Padahal, tersangka tidak memiliki izin resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia untuk memberangkatkan jemaah.

Kejadian bermula sejak Agustus 2022, ketika sejumlah warga Pamekasan termasuk pelapor, melakukan konsultasi ke PT Annuqa setelah mengetahui bahwa biro ini pernah memberangkatkan jemaah pada tahun 2019. 

Pelapor bertemu langsung dengan KH Ahmad Muhajir dan tertarik dengan penawaran umrah tersebut.

Tak lama kemudian, KH Ahmad Muhajir datang ke Masjid Al-Falah untuk melakukan sosialisasi kepada jemaah. 

Sejak saat itu, jumlah pendaftar terus bertambah hingga mencapai 60 orang.

Para calon jemaah menyetorkan dana secara bertahap, baik uang muka, pelunasan, maupun tambahan biaya Rp7,5 juta per orang yang diminta mendekati jadwal keberangkatan.

Namun, ketika hari keberangkatan tiba pada 4 April 2023, perjalanan tersebut dibatalkan secara mendadak pada dini hari dengan alasan pelunasan tiket belum dilakukan.

Keesokan harinya, digelar pertemuan di rumah salah satu jemaah, di mana KH Ahmad Muhajir membawa seseorang bernama Sabar untuk menenangkan jemaah dan menawarkan dua pilihan, berangkat atau refund.

Refund dijanjikan akan dilakukan pada 30 April 2023 dengan syarat tidak ada pelaporan ke Polisi. 

Namun hingga saat ini, tidak ada satu pun jemaah yang menerima pengembalian uang, sementara keberangkatan juga tidak pernah terjadi. 

Akhirnya, kasus ini dilaporkan korban ke Polres Sumenep Polda Jatim.

Barang bukti yang disita penyidik meliputi tanda terima pembayaran jemaah, 45 lembar kwitansi setoran tambahan biaya, e-visa, rekening koran atas nama Badarus Syamsi, hingga flashdisk berisi rekaman komunikasi dan dokumen digital.

Data tersebut memperkuat dugaan bahwa tersangka memang tidak pernah berniat memberangkatkan jemaah.

“Tersangka saat ini sudah kami tahan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kami terus mendalami kasus ini untuk mengungkap jika ada pihak lain yang terlibat,” ujarnya,Kamis (29/5).

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 124 Jo Pasal 117 subsider Pasal 122 Jo Pasal 115 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.

"Ancaman hukumannya enam tahun penjara dan denda maksimal Rp6 miliar,” pungkasnya. (*)

Cetak Bibit Unggul Polri dan PBSI Gelar Kejurkot Kapolresta Malang Kota Open 2025*

Polresta Banyuwangi Berhasil Ungkap Kasus Narkoba Sita 2 Kilogram Sabu*

Polres Pasuruan Ajak Perguruan Silat Komitmen Jogo Jatim*

Rabu, 28 Mei 2025

Survei Indikator Politik Indonesia: Kepuasan Tinggi Warga pada Polisi Berantas Premanisme

**Lemdiklat Polri Gelar Sosialisasi Beasiswa LPDP , Diikuti 160 Personel**

Polres Mojokerto Kota Bongkar 2 Arena Sabung Ayam Amankan 5 orang Diamankan*

*Kapolres Situbondo Perintahkan Anggota Mengecek Lahan Jagung di Kec Bungatan Situbondo.*

Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan S.I.K. M.I.K menginstruksikan Anggotaya untuk Melaksanakan pengecek Lahan Jagung di Kec   Bungatan Situbondo.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Kapolres Situbondo turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan  Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan  Lahan Jagung, berbagai jenis   dengan hasil yang lebih optimal.

Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya.

"Metode pekarangan  Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkota Kartika  yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi,"tutur
 "Rezi Dharmawan'"pada Kamis (29/05/2025).

Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Situbondo dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Teken MoU dengan Kementerian LH, Kapolri Komitmen Jaga Kualitas Lingkungan Hidup Jadi Lebih BaikJAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Hanif Faisol Nurofiq, menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait penanganan kualitas lingkungan hidup.Penandatanganan ini dilakukan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu 28 Mei 2025. Menurut Kapolri, penandatanganan MoU ini adalah menjadi bukti pemerintah dalam hal ini, secara khusus ditangani Kementerian Lingkungan Hidup sangat memperhatikan dan memperdulikan terhadap hal-hal yang bisa mengakibatkan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. "Oleh karena itu perjanjian kesepakatan atau kesepahaman kali ini melanjutkan perjanjian sebelumnya di tahun 2019 dan kali ini kita perbaiki," kata Sigit.Lebih lanjut, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan Polri dan Kementerian Lingkungan Hidup sangat concern terkait dengan lingkungan hidup, kualitas lingkungan hidup, dan bagaimana melakukan kegiatan bersama mulai tukar-mengukar data, dan kemudian melakukan langkah-langkah untuk mencegah pencemaran dan kerusakan.Hal itu dilakukan dari mulai edukasi, pencegahan, sampai dengan penegakan hukum.Ke depan, kata Sigit, pemerintah berusaha terus untuk mengurangi kualitas pencemaran, dengan mengembangkan berbagai macam teknologi, termasuk penanaman-penanaman mangrove untuk mengurangi beban CO2."Pada prinsipnya, Polri siap mendukung apapun yang menjadi kebijakan dan yang tertuang dalam kerja sama untuk mendukung agar kualitas lingkungan hidup negara Indonesia menjadi lebih baik, karena ini memang tuntutan global," ujarnya.Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengucapkan terima kasih kepada Polri yang telah memberi dukungan tak terhingga dalam pelaksanaan penanganannya kualitas lingkungan hidup di tanah air."Penanganan lingkungan hidup wajib terus kita tingkatkan untuk meyakinkan bahwa pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 disupport sepenuhnya oleh lingkungan yang berkelanjutan. Tentu dukungan yang lebih intens dari bapak Kapolri dan para pejabat utama Mabes Polri sangat kami hargai dan kami akan catet sebaik-baiknya," ucapnya.Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kapolri yang memperlancar arus-arus penanganan kerusakan, melalui pencegahan maupun kegiatan korektif lainnya dalam rangka menjaga lingkungan hidup di Indonesia."Sekali lagi kami terima kasih. Mudah-mudahan segeranya kami akan menindaklanjuti Memorandum of Understanding atau MoU antara kami dengan Bapak kapolri dengan kegiatan-kegiatan teknikal sebagaimana ruang lingkup dari MoU yang telah kami sampaikan bersama," katanya.

Ratusan Personel Humas Polri di Jawa Timur Ikuti Raker, Bahas Strategi Komunikasi di Era Digital

Tegas Berantas Perjudian Polisi Bongkar Lima Arena Sabung Ayam di Jember*

Selasa, 27 Mei 2025

STIK Lemdiklat Polri Gelar Donor Darah Sambut Dies Natalis ke-79

Jakarta. Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-79, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri menggelar kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat. 

Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Mutiara STIK-PTIK, Selasa (27/5/2-25), dan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI).

Donor darah diikuti oleh mahasiswa, civitas akademika, serta sejumlah pejabat utama STIK. Turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain Kadiv Humas Polri, Irjen. Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum; Waketbidminwa STIK, Brigjen. Pol. Rickynaldo Chairul, S.I.K., M.M., M.Han; Waketbidkermadianmas STIK, Brigjen. Pol. Dr. Singgamata, S.I.K., M.H; Kakorwa Waketbidminwa STIK, Kombes. Pol. Yulianus Yulianto, S.H., S.I.K., M.B.A.; serta jajaran pejabat dan staf STIK lainnya.

"Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat kemanusiaan dan solidaritas sosial di lingkungan kampus, implementasi tugas Polri sebagai penjaga kehidupan dan pejuang kemanusiaan, serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat yang membutuhkan transfusi darah, sekaligus menginternalisasi nilai-nilai pengabdian sebagai bagian dari pembentukan karakter calon perwira Polri," ujar Kadiv Humas.

Perwakilan PMI Kota Jakarta Pusat, Oktariani, Amd.Kep, menyampaikan apresiasi atas inisiatif STIK dalam menggelar donor darah. Ia menilai kegiatan ini sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah dan menjadi contoh nyata kontribusi institusi pendidikan Polri bagi masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi STIK Lemdiklat Polri yang secara konsisten menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan donor darah seperti ini. Partisipasi dari para mahasiswa, dosen, dan jajaran STIK sangat berarti bagi kami, khususnya dalam menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Jakarta Pusat. Semoga semangat kemanusiaan ini terus tumbuh dan menjadi budaya yang menginspirasi institusi lainnya,” ujar Oktariani.

Donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-79 STIK yang mengusung semangat pengabdian, empati, dan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Polri Gelar Dialog Publik: Dorong Ekonomi Nasional Inklusif dan Berkelanjutan Melalui Penguatan Kamtibmas*

Polres Pamekasan Wujudkan Ketahanan Pangan Kembangkan Budidaya Lele dan Hortikultura*

Polres Pamekasan Wujudkan Ketahanan Pangan Kembangkan Budidaya Lele dan Hortikultura*

PAMEKASAN - Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Pamekasan dan Ketua Bhayangkari Cabang Pamekasan Ny. Maya Hendra beserta pengurus Bhayangkari Cabang Pamekasan, melakukan panen hasil budidaya ikan lele dan budidaya tanaman Hortikultura di lokasi sekitar pekarangan Asrama Polres Pamekasan.

Kegiatan ini berlangsung penuh semangat dan kebersamaan, menandai keseriusan jajaran Polres Pamekasan Polda Jatim dalam mendukung program ketahanan pangan.

Budidaya lele dan tanaman hortikultura ini merupakan salah satu bentuk inovasi Bhayangkari Cabang Pamekasan dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi keluarga serta upaya menciptakan sumber pangan mandiri di lingkungan organisasi Polri. 

Dengan sistem budidaya yang sederhana namun efektif, hasil panen yang diperoleh menunjukkan bahwa program ini berhasil dan berpotensi untuk terus dikembangkan.

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko menyampaikan apresiasi terhadap kerja keras dan inisiatif Pengurus Bhayangkari Cabang Pamekasan.

"Budidaya ikan lele dan tanaman hortikultura ini bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga soal membangun semangat kebersamaan, kemandirian ekonomi, serta kepedulian terhadap ketahanan pangan," ujarnya, Rabu (28/5).

Kapolres Pamekasan juga menyampaikan terimakasih kepada Pengurus Bhayangkari Cabang Pamekasan  yang telah mendukung seluruh kegiatan mulai dari perencanaan, pembuatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) hingga panen.

"Semoga dengan adanya Pekarangan Pangan Lestari (P2L) ini, dapat membantu program ketahanan pangan, serta dapat melakukan aktivitas memanfaatkan perkaraan yang ada di sekitar”, ujar Kapolres Pamekasan.

Polres Pamekasan Polda Jatim juga akan terus mengembangkan Budidaya Lele dan Hortikultura di Pekarangan Pangan Lestari untuk mewujudkan ketahanan pangan.(*)

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Muh Darwis Pekarangan Bergizi di kec Laksantri*

Kapolda Jatim Kukuhkan Satgas Sentot Praworodirejo, Perkuat Sinergi Keamanan Jelang 1 Suro di Kota Madiun*

Senin, 26 Mei 2025

Personel Polres Lamongan, Bripda Sholeh Maulana, Raih Medali Emas di Pencak Silat Pangdivif 2 Cup 2025*

Forum Konsultasi Publik (FKP) Hari Kedua: Komitmen Polri Tingkatkan Integritas dan Keterbukaan melalui SPI*

Jakarta, 23 April 2025 – Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri menyelenggarakan **Forum Konsultasi Publik (FKP)** hari kedua pada Kamis, 22 April 2025 di Orchardz Hotel Jayakarta, Jakarta Pusat, sebagai bentuk komitmen nyata Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memperkuat integritas, transparansi, dan akuntabilitas institusi. Kegiatan ini menegaskan pentingnya Survei Persepsi Integritas (SPI) sebagai alat evaluasi untuk mendorong transformasi pengawasan internal, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat melalui inovasi teknologi dan keterbukaan terhadap masukan publik.  

Acara yang dihadiri puluhan perwakilan unit strategis Polri, termasuk auditor madya, Birowassidik Bareskrim, Divpropam, serta operator pengawasan daerah, mengangkat dua agenda utama: evaluasi hasil SPI 2024 dan penguatan sistem pengawasan berbasis aplikasi terbaru. Hadir sebagai narasumber, **Fachruddin Putra, MM.** (Ahli Madya SPI KPK RI) menyoroti capaian indeks integritas Polri tahun 2024 sebesar **70.99** (kategori *rentan*), yang menuntut perbaikan sistemik. Sementara itu, **Bapak Yono Maulana** memaparkan pembaruan aplikasi E-Audit dan Dumas Presisi sebagai langkah konkret modernisasi pengawasan internal.  

Fachruddin Putra menjelaskan bahwa penurunan indeks SPI Polri terutama dipengaruhi lemahnya sistem pencegahan korupsi di posisi strategis dan kurang efektifnya program anti-korupsi saat ini. Meski demikian, kenaikan penilaian dari responden eksternal (masyarakat) menjadi sinyal positif bahwa upaya transparansi layanan mulai berdampak. Sebagai respons, Polri melalui Itwasum telah menyusun *Rencana Tindak Lanjut (RTL) SPI 2024* dan menargetkan peningkatan indeks menjadi **74.52** pada 2025. “SPI bukan sekadar angka, melainkan peta jalan untuk memperbaiki tata kelola institusi secara holistik,” tegasnya.  

Pada sesi teknis, Yono Maulana memperkenalkan fitur mutakhir aplikasi E-Audit dan Dumas Presisi yang dirancang untuk meningkatkan akurasi pengawasan dan responsivitas terhadap pengaduan masyarakat. Pembaruan ini mencakup integrasi teknologi AI dan sistem autentikasi dua faktor (2FA) guna memastikan keamanan data serta transparansi proses.  

Kapolri melalui Itwasum Polri juga telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk aktif mendukung pengumpulan data responden SPI 2025, baik dari internal (personel Polri) maupun eksternal (masyarakat). Langkah ini sejalan dengan komitmen Polri untuk membuka ruang evaluasi seluas-luasnya guna memastikan program perbaikan berbasis kebutuhan riil masyarakat.  

“Kami menyadari tantangan ke depan, tetapi komitmen Polri untuk bertransformasi tidak akan surut. SPI dan inovasi teknologi pengawasan menjadi fondasi kami menuju institusi yang lebih adaptif, akuntabel, dan responsif terhadap aspirasi publik,.

Gubernur Jatim Apresiasi Polres Magetan Respon Cepat Penanganan Laka Kereta Api*

Kapolrestabe Surabaya Memerintah Aiptu Heru Prasetyo Bhabinkamtibmas Untuk Cek Pekarangan Kolam Lele di Kel Tenggilis*

*Patroli Hingga Berbagi Ratusan Kunci Ganda Untuk Motor Upaya Polres Bangkalan Wujudkan Zero Curanmor*

*Polres Probolinggo Maksimalkan Layanan 110, Respon Cepat Laporan Masyarakat*

Divhumas Polri Gelar FGD Kontra Radikal: “Terorisme adalah Musuh Kita Bersama” di Polrestabes Makassar

Dittipidter Bareskrim Polri Ungkap Perdagangan Ilegal Gading Gajah di Sukabumi dan Jakarta

Jakarta, 26 Mei 2025 — Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil mengungkap tindak pidana perdagangan ilegal bagian tubuh satwa dilindungi berupa gading gajah, dalam sebuah rangkaian operasi yang dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni Sukabumi, Jawa Barat dan Jakarta Selatan.

Pengungkapan ini berawal dari hasil patroli siber oleh Tim Subdit I Tipidter yang menemukan akun media sosial memperdagangkan gading gajah secara ilegal. Berdasarkan hasil penyelidikan, tim melakukan penindakan terhadap tersangka pertama berinisial R (47) di wilayah Sukabumi pada 8 Mei 2024. Dalam penangkapan ini, polisi mengamankan 4 buah gading gajah dengan berat total 6,26 kg.

Pengembangan kasus mengarah pada tersangka kedua, N (40), yang ditangkap di sebuah rumah kos di Tebet, Jakarta Selatan pada 14 Mei 2024. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa 3 buah gading gajah seberat total 6,73 kg dan 1 unit ponsel yang digunakan untuk transaksi ilegal.

“ Kedua pelaku diketahui bukan bagian dari sindikat internasional, melainkan individu yang memanfaatkan jaringan media sosial untuk menjual bagian tubuh satwa dilindungi kepada kolektor dan pembeli domestik. Dari hasil pemeriksaan awal, modus operandi pelaku adalah membeli gading dari oknum tertentu dan menjual kembali dengan harga lebih tinggi, menggunakan platform digital “ Ujar Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 21 ayat (2) huruf d jo. Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp100 juta.

“Perdagangan bagian tubuh satwa dilindungi merupakan kejahatan yang serius dan harus diberantas karena merusak ekosistem serta mengancam kelestarian spesies,” imbuh Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin.

Polri juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam pembelian maupun penjualan satwa liar dan bagian-bagiannya, serta mengajak masyarakat aktif melaporkan segala bentuk perdagangan ilegal satwa dilindungi kepada aparat penegak hukum.

Minggu, 25 Mei 2025

Kapolda Jatim Buka Rakernis Bidang Humas Dukung Transformasi Komunikasi Polri di Era Digital*

Gelar Rakernis, Humas Polda Jatim Dorong Transformasi Digital dan Peningkatan Kepercayaan Publik*

SURABAYA – Bidang Humas Polda Jatim menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) 2025 di Gedung Mahameru Polda Jatim, Senin (26/5). 

Acara ini menjadi forum strategis bagi jajaran Humas Polri dalam hal ini Polda Jawa Timur untuk memperkuat peran komunikasi publik dalam menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
 
Rakernis tahun ini mengusung tema 'Melalui Optimalisasi Manajemen Media, Humas Polda Jatim Siap Mendukung Kebijakan Kapolri dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045.”
 
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) PoldaJatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast,S.I.K menekankan pentingnya peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) kehumasan, pemanfaatan teknologi digital, serta respons cepat dalam menangani isu-isu strategis.
 
Kombes Pol Abast juga menekan Humas Polri harus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga dan memperkuat kepercayaan publik. 

"Kita tidak hanya dituntut untuk menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan bahwa pesan yang kita sampaikan dipahami dan diterima dengan baik oleh masyarakat," ujar Kombes Abast dalam sambutannya.
 
Kabid Humas Polda Jatim juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Humas Polri dengan media massa, komunitas, serta pemangku kepentingan lainnya. 

Menurut mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat itu, sinergi yang kuat akan memperkuat ekosistem komunikasi publik yang sehat dan kredibel.
 
Kombes Pol Abast juga menyebutkan kepercayaan publik terhadap Polri mengalami tren positif dengan tingkat kepercayaan mencapai 70%.

"Tetapi kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada catatan penting, terutama dalam hal pelayanan publik dan keterlibatan masyarakat. Ini menjadi PR bagi kita semua," tambah Kombes Abast.
 
Dalam Rakernis ini, Bidang Humas Polda Jatim juga melakukan evaluasi terhadap efektivitas berbagai kanal komunikasi resmi Polri, seperti Tribrata News, TV Polri, media sosial, dan website pengaduan masyarakat. 

Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat kesadaran masyarakat terhadap kanal-kanal ini masih perlu ditingkatkan.
 
"Bagaimana masyarakat bisa percaya dan memanfaatkan layanan kita jika mereka tidak tahu keberadaannya? Ini tugas kita semua untuk memastikan kanal komunikasi Polri dikenal dan dimanfaatkan secara maksimal," tegas Kombes Abast.
 
Sebagai langkah konkret,Bidang Humas Polda Jatim akan memperkuat program edukasi dan pelatihan bagi jajaran kehumasan di tingkat Polda dan Polres sesuai dengan arahan Divisi Humas Mabes Polri.

Selain itu, optimalisasi penggunaan teknologi digital, termasuk pemantauan isu melalui media monitoring, akan terus ditingkatkan.
 
Rakernis ini juga menjadi ajang apresiasi bagi jajaran Humas Polres jajaran Polda Jatim yang aktif dalam publikasi informasi kepolisian. 

Beberapa Humas Polres yang dinilai unggul dalam strategi komunikasi publik diberikan penghargaan sebagai bentuk motivasi untuk meningkatkan kinerja kehumasan.
 
Melalui Rakernis 2025, Bidang Humas Polda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. 

"Dengan strategi komunikasi yang lebih presisi, kita berharap dapat semakin dekat dengan masyarakat dan menjaga stabilitas keamanan di tengah tantangan yang terus berkembang," pungkas Kombes Abast. (*)

Dari Pulau Debi Enggros, Pesan Damai untuk Papua Disuarakan*

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Sofyan Maulana Cek Pekarangan Bergizi di kec Rungkut*

Gotong Royong Polisi dan TNI bersama Warga Bersihkan Sisa Meterial Banjir di Tuban*

Polisi Bongkar Bilik Pesta Narkoba di Pamekasan Pasca Amankan 4 Tersangka*

PAMEKASAN - Polres Pamekasan Polda Jatim bersama instansi terkait melakukan pembongkaran sebuah bilik yang berada di dalam area makam Ronggosukowati Kel. Kolpajung, Kec. Pamekasan, Kab. Pamekasan pada Selasa (20/5/2025) pekan lalu.

Keberadaan bilik yang diduga sebagai tempat pesta Narkoba itu diperkuat dengan ditangkapnya 4 (empat) orang penyalahguna Narkoba dan ditemukannya sejumlah barang bukti berupa sejumlah poket plastik klip yang berisikan serbuk Narkotika di lokasi.

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan bahwa pembongkaran bilik tersebut merupakan tindak lanjut dari pengaduan masyarakat.

“Pengaduan masyarakat itu menyebutkan bahwa di area makam, tepatnya di Kel. Kolpajung, ada sebuah bilik yang diduga sebagai tempat penyalahgunaan Narkoba,” kata Kapolres Pamekasan.

Menindaklanjuti pengaduan masyarakat tersebut, Senin (19/5) sekitar pukul 20.10 wib, Tim Opsnal Polres Pamekasan Polda Jatim melakukan penggerebekan di bilik yang diduga sebagai tempat pesta Narkoba.

Dalam penggerebekan itu petugas berhasil mengamankan 4 (empat) orang pelaku beserta barang bukti jenis sabu-sabu. 

Keempat pelaku tersebut inisial DD (46th), FAA (37th), MR (33th) dan N(47th) yang merupakan warga Pamekasan Madura.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan  berupa sabu-sabu sebanyak 5 (lima) poket plastik klip yang di dalamnya berisikan serbuk kristal warna putih yang diduga Narkotika gol I jenis Sabu Sabu.

Masing-masing poket plastik berisi sabu berat logo “A” ± 0,24, logo “B” ± 0,24  gram, logo “C” ± 0,24 gram, logo “D” ± 0,19 gram dan logo “E” ± 0,25 gram.

Selain itu ditemukan pula, 1 (satu) buah kotak warna hitam, 2 (dua) buah korek api gas, 1 (satu) buah plastik klip, 1 (satu) buah plastik klip sedang, 1 (satu) buah botol kaca yang ditutupnya terpasang 2 (dua) buah sedotan yang salah satu di tutupnya terpasang 1 (satu) buah pipet kaca, dan 1 (satu) buah botol warna putih yang di tutupnya terpasang sedotan.

Pelaku dikenakan pasal l 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

"Ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun," tegas AKBP Hendra. (*)

Polres Malang Amankan Tersangka Pembunuhan di Gondanglegi, Rebutan Toilet Berujung Maut*

Polres Gresik Berhasil Amankan Admin Grup FB Cinta Sedarah di Denpasar Bali*

Angkat Potensi Wisata, Polda Jatim Dukung Seri Perdana Off-Road Nasional 2025 di Nganjuk*

NGANJUK – Polres Nganjuk Polda Jatim dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Kejuaraan Off-Road National Championship Seri I Tahun 2025 yang digelar di Bukit Cinta, Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, Sabtu (24/5).

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dan dihadiri langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si, Ketum IOF,Irjen Pol. (Purn) Drs. Sam Budigusdian, M.H, Ketua Pengda IOF Jatim, Kombes Pol. Sumardji, dan Kapolres Nganjuk,AKBP Hendri Noveri Santoso serta para PJU Polda dan Polres Nganjuk. 

Dari kalangan pemerintahan tampak hadir Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati  Trihandy Cahyo Saputro, Ketua DPRD Nganjuk,Tatit Heru Tjahyono dan Forpincam Loceret, serta komunitas Ngajiro Nganjuk. 

Kapolres Nganjuk AKBP Hendri Noveri Santoso, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan ini. 

"Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta, kami harap kegiatan seperti ini bisa rutin digelar di Nganjuk," kata AKBP Hendri. 

Menurutnya kejuaraan ini tidak hanya mengangkat potensi pariwisata dan olahraga otomotif, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memberikan hiburan dan edukasi bagi warga sekitar.

Sebagai bentuk kontribusi sosial, panitia juga menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyerahan bantuan sembako secara simbolis kepada warga. 

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang juga turut melakukan sesi ekshibisi menyusuri sirkuit Bukit Cinta dengan kendaraan off-road. 

"Event ini kami laporkan kepada Bapak Kapolda dan beliau mengapresiasi, bahkan beliau berkenan menjajal langsung sirkuit Bukit Cinta ini," ujar AKBP Hendri.

Ketua Pengda IOF Jawa Timur Kombes Pol. Sumardji, S.I.P. mengungkapkan bahwa lokasi Bukit Cinta sangat layak untuk dijadikan arena off-road. 

"Kami sengaja memilih Bukit Cinta karena potensinya luar biasa. Terima kasih atas kehadiran rekan-rekan dari berbagai provinsi yang turut meramaikan event ini," ungkap Kombes Sumardji.

Ia menambahkan bahwa IOF Jatim berkomitmen mendorong pelaksanaan event yang lebih besar di masa mendatang. 

"Tahun ini kami akan kembali menggelar kegiatan yang lebih meriah di lokasi ini. Kami juga mohon maaf apabila pelayanan panitia belum maksimal, mengingat ini adalah kegiatan perdana setelah dua tahun vakum," tuturnya. 

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahyono juga menyampaikan dukungan dari lembaga legislatif. 

"Kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih dan siap mendukung penuh kegiatan serupa ke depan. Nganjuk memiliki banyak lokasi potensial untuk off-road," ujarnya. 

Dengan terlaksananya kejuaraan secara tertib, aman, dan lancar, Polres dan Pemkab Nganjuk berharap event ini menjadi agenda rutin tahunan yang memperkuat sinergi komunitas otomotif, masyarakat, dan pemerintah daerah. (*)

Gelorakan Swasembada Pangan Kapolres Jember Ikut Panen Raya dan Tanam Jagung di Lojejer*

Sabtu, 24 Mei 2025

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Faisal David Cek Pekarangan Bergizi di kec Rungkut*

Polres Bojonegoro Berhasil Ungkap Narkoba 17 Tersangka Diamankan*

Kapolres Blitar Kota Beri Penghargaan Kepada Warga yang Bantu Ungkap Kasus Pembakaran Mobil*

KOTA BLITAR - Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly memberikan penghargaan kepada M Choirul Mizan (28), warga Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.

Penghargaan itu diberikan atas aksi heroiknya mencegat pelaku pembakar pikap di Jalan Majapahit Kota Blitar yang hendak berupaya kabur.

AKBP Titus Yudho Uly menyerahkan piagam penghargaan itu secara langsung kepada Mizan di Mapolresta Blitar Kota pada Jumat (23/5/2025).

"Kami mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan keberanian saudara Moch. Choirul Mizan yang aksinya sangat membantu kami mengungkap kasus pembakaran mobil ini," ungkap AKBP Titus.

Kapolres Blitar Kota menerangkan, saat itu Mizan tengah melintas di sekitar TKP dan mengetahui ada seseorang yang mencurigakan bersamaan dengan adanya mobil yang terbakar.

Saat itu juga pelaku hendak kabur setelah membakar mobil tersebut, tetapi Mizan yang sedang melintas. 

"Atas kepeduliannya dan keberaniannya, Mas Mizan ini mencoba menangkap pelaku dengan menabrak motor pelaku. Kemudian melaporkan kepada kami," jelas AKBP Titus.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Blitar Kota juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Blitar Kota. 

Dengan memberikan penghargaan ini, Polres Blitar Kota Polda Jatim berharap dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam membantu pihak kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban. (*)

Polres Blitar Gelar Road Safety Ajak Santri Tertib Berlalu Lintas*

Jumat, 23 Mei 2025

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Bripka Soedjarwo Cek Lahan Jagung di Kec Pakal*

Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Kel   Benowo  Kepada Bripka Soedjarwo  untuk melakukan pengecekan Pekarangan Lahan Jagung  Bersama kelompok Tani ( Poktan) Siwalan Makmur kel  Benowo kec Pakal Kota Surabaya.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Polsek Pakal Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan  Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan  Lahan Jagung Poktan  Siwalan Makmur berbagai jenis   dengan hasil yang lebih optimal.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya.

"Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkota Kartika  yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Rabu (24/05/2025).

Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Polda Jatim Tetapkan Bos Sentosa Seal Sebagai Tersangka Penggelapan Ijazah Mantan Karyawan*

Gelar Deklarasi Anti-Premanisme dan Ormas Bermasalah Forkopimda Plus Kota Malang Sepakat Jaga Kondusifitas*

Polres Kediri Peduli, Mushola yang Tersambar Petir di Sitimerto Direnovasi*

Respon Cepat Polres Pamekasan Berhasil Amankan 4 Tersangka Spesialis Curanmor*

PAMEKASAN - Tim Opsnal Polres Pamekasan Polda Jatim kembali mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang meresahkan masyarakat Kabupaten Pamekasan.

Kali ini, Polisi berhasil mengamankan 4 (empat) tersangka pencuri motor  diantaranya berinisial, AR, S, KR dan MR.

Keempat tersangka ini melakukan pencurian di tempat berbeda.

Diantaranya di Kecamatan Proppo, Kecamatan Palengaan, Kecamatan Tlanakan dan Kelurahan Gladak Anyar.

Semua tersangka adalah warga Kabupaten Pamekasan yang usianya terbilang masih muda.

Dalam Konferensi pers, Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan menjelaskan, modus para tersangka mencuri berbagai merek motor ini dengan cara menyisir (hunting) ke sejumlah lokasi, seperti rumah, tempat parkir dan rumah kos.

Dari keempat tersangka pencuri motor tersebut, Satreskrim Polres Pamekasan mengamankan barang bukti, 1 unit motor Supra, 1 unit motor Vario dan 2 unit motor Scoopy.

Selain itu, juga diamankan sejumlah barang bukti STNK, BPKB motor dan alat kunci T yang dipakai untuk merusak motor para korban.

"Motifnya mengambil barang tanpa seizin pemiliknya," kata AKP Doni Setiawan, Kamis (22/5/2025).

AKP Doni memastikan keempat tersangka pencuri motor ini bukan komplotan.

"Hasil penyidikan, mereka bukan Satu komplotan, dan kami tangkap di lokasi yang berbeda," kata AKP Doni.

Akibat perbuatannya, keempat tersangka pencuri motor itu dikenai pasal 362 KUHP.

"Ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun,"terang AKP Doni.

Ia mengimbau kepada warga Pamekasan agar mengunci motornya saat berada di parkiran atau di halaman rumahnya.

"Jangan beri kesempatan terhadap para pelaku tindak kejahatan," pungkasnya. (*)

Kamis, 22 Mei 2025

*Polres Madiun Kota Berhasil Amankan Belasan Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Penganiayaan*

Kurang dari 4 jam Polresta Malang Kota Berhasil Menangkap Tersangka Penculikan Anak yang Minta Tebusan 150 juta*

Polres Pacitan Amankan Preman Mengaku Karang Taruna, Palak Sejumlah Toko Modus Iuran Kebersihan*

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Faisal David Cek Pekarangan Bergizi di kec Rungkut*

Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Kel  Mulyorejo  Kepada Aipda Faisal David   untuk melakukan pengecekan Pekarangan Bergizi Bersama Poktan  Tudu di RW 09  kel Rungkut Kidul Kec Rungkut.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan  Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan Bergizi Poktan Tugu  berbagai jenis   dengan hasil yang lebih optimal.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya.

"Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkota Kartika  yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Jumat  (23/05/2025).

Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Polres Bojonegoro Berhasil Ungkap Narkoba 17 Tersangka Diamankan*

Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah, Tidak Ditemukan Unsur Pidana

Polri Tegaskan Ijazah Jokowi Asli dan Sah, Tidak Ditemukan Unsur Pidana

Jakarta – Bareskrim Polri menegaskan bahwa dokumen ijazah Joko Widodo dinyatakan asli dan sah berdasarkan hasil penyelidikan dan uji forensik yang mendalam. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers oleh Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri di Lobby Utama Gedung Awaloedin Djamin, Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (22/5).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, menjelaskan bahwa penyelidikan dilakukan menyusul pengaduan dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) yang melaporkan dugaan pemalsuan ijazah S1 milik Jokowi.

“Kami telah memeriksa 39 orang saksi, termasuk pihak UGM, alumni, dosen, pihak SMA, serta satu orang teradu, yaitu Joko Widodo. Dari seluruh hasil pemeriksaan dan uji laboratorium forensik, dapat kami simpulkan bahwa dokumen ijazah Joko Widodo adalah asli dan sah,” ujar Brigjen Pol. Djuhandhani.

Polri menyampaikan bahwa laporan tersebut mencantumkan dugaan pelanggaran terhadap Pasal 263, 264, dan 266 KUHP, serta Pasal 68 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Namun dari hasil pendalaman, tidak ditemukan indikasi tindak pidana.

Dalam penyelidikan yang mencakup 13 lokasi, termasuk SMA Negeri 6 Surakarta dan Universitas Gadjah Mada, ditemukan sejumlah dokumen pendukung mulai dari STTB, formulir pendaftaran, Kartu Hasil Studi, surat keterangan praktek, hingga ijazah asli. Semua dokumen tersebut telah diuji secara forensik dan dinyatakan identik serta valid.

“Ijazah asli S1 dengan nomor 1120 telah diuji secara forensik, dan dinyatakan identik dengan dokumen pembanding. Skripsi juga ditemukan dan terbukti dibuat dengan mesin ketik serta teknik cetak sesuai periode 1985,” jelas Brigjen Djuhandhani.

Lebih lanjut, Polri juga menegaskan bahwa TPUA tidak terdaftar secara resmi sebagai lembaga berbadan hukum di Kementerian Hukum dan HAM.

Meski telah menyimpulkan tidak adanya unsur pidana, proses masih berada pada tahap penyelidikan. Polri belum menaikkan kasus ke tahap penyidikan karena tidak ditemukan dasar hukum yang cukup.

“Kami masih fokus pada penuntasan penyelidikan. Mengenai potensi pertanggungjawaban hukum atas laporan yang tidak berdasar, itu bisa saja dilakukan jika memenuhi unsur pidana. Namun untuk saat ini, belum ada proses ke arah sana,” tandasnya.

*Capai Nilai IKPA Sempurna 100%, Polres Jember Raih Penghargaan dari Kapolri*JEMBER – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Polres Jember, Polda Jawa Timur. Dalam ajang pemberian penghargaan kinerja satuan kerja di lingkungan Polri, Polres Jember Polda Jatim berhasil meraih nilai sempurna 100% dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Tahun Anggaran 2024.Penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. kepada Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra, S.H., S.I.K., M.Si. dalam acara seremonial yang berlangsung di Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo No. 3, Jakarta Selatan, pada hari Kamis, (22/5/2025).Polres Jember Polda Jatim menjadi satu dari 135 Satker dan 3 Polda jajaran Polri yang menerima penghargaan atas capaian kinerja anggaran yang optimal dan akuntabel. Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada seluruh personel Polres Jember dan jajarannya atas pencapaian tersebut.“Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh personel Polres Jember dan kami berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan transparansi dalam pelaksanaan anggaran, sebagai bagian dari pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. (*)

**Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Faisal David Cek Pekarangan Bergizi di kec Rungkut*Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Kel Mulyorejo Kepada Aipda Faisal David untuk melakukan pengecekan Pekarangan Bergizi Bersama Poktan Tudu di RW 09 kel Rungkut Kidul Kec Rungkut.Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan Bergizi Poktan Tugu berbagai jenis dengan hasil yang lebih optimal.Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya."Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkota Kartika yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Rabu (21/05/2025).Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Rabu, 21 Mei 2025

Untuk Menindak Lanjuti Arahan Karo SDM Polda Jatim Kapolres Nganjuk Perintahkan Anggota, Cek Pekarangan.*

Kolaborasi, Polres Kediri Kota Bersama Pemkab Tangani Bencana Banjir di Mojo*

KOTA KEDIRI - Polres Kediri Kota Polda Jatim bersama Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan peninjauan dan penanggulangan bencana pasca banjir serta tanah longsor yang melanda tiga desa di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri Jawa Timur.

Kegiatan ini sebagai respons atas bencana yang terjadi sejak Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 17 Mei 2025.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji bersama Wakil Bupati Kediri, Kasdim 0809 Kediri, Kepala BPBD, Kadis PUPR, Kadinsos, serta jajaran TNI-Polri dan Forkopimcam Mojo, turun langsung ke lapangan di Desa Petungroto, Pamongan, dan Blimbing.

Dari hasil monitoring, Desa Petungroto menjadi wilayah paling terdampak dengan total 17 rumah mengalami kerusakan, termasuk 3 rumah rusak berat dan 2 titik ruas jalan tertutup material longsor sepanjang 100 meter. 

Di Desa Pamongan, satu rumah warga rusak sedang dan tanah longsor terjadi di lahan desa seluas 10 hektar.

Sementara itu, di Desa Blimbing, dilaporkan satu warga bernama Bu Tekat (70) hanyut di Sungai Bruni dan belum ditemukan. 

Selain itu, 11 ekor kambing milik warga juga hanyut, dua rumah mengalami kerusakan sedang, serta satu badan jalan sepanjang 20 meter tergerus air.

Kapolres Kediri Kota menyampaikan bahwa sejak kejadian pihaknya telah bergerak cepat dengan mendirikan posko gabungan, dapur umum, dan melakukan pencarian korban bersama Basarnas, TNI, Polri, serta relawan. 

“Kami pastikan kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dan pelayanan kemanusiaan,” ujarnya, Rabu (22/5).

Selain kerja bakti membersihkan lumpur dan sisa material longsor, petugas juga melakukan edukasi kepada masyarakat agar tetap tenang dan optimis dalam menghadapi bencana.

Saat ini, kondisi di ketiga desa terdampak telah terkendali, dan seluruh kegiatan berlangsung dalam suasana aman serta kondusif. 

Kapolres Kediri Kota memastikan seluruh upaya penanganan akan terus dilanjutkan hingga situasi sepenuhnya pulih.

"Kita upayakan semaksimal mungkin untuk penangananya hingga situasi pulih," pungkas Kapolres Kediri Kota. (*)

Polda Jatim Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba Jaringan Internasional 4 Tersangka Diamankan*

Bareskrim Polri Ungkap Grub Facebook Penyebar Pornografi Anak, Enam Tersangka Ditangkap

Selasa, 20 Mei 2025

Libatkan Anjing Pelacak Polisi Kembali Cari Korban Longsor di Trenggalek*

http://www.wartacarita.media/2025/05/polres-pasuruan-tingkatkan-layanan-110.html

Humanis Polisi Kawal Aksi Damai Driver Ojol di Jember Sambil Berbagi Minuman Dingin*

Mitigasi, Kapolres Sumenep Cek Lokasi Tanggul Jebol di Desa Patean*

SUMENEP – Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, S.I.K., bersama jajaran melakukan peninjauan langsung ke lokasi tanggul sungai yang jebol di wilayah Desa Patean, Kecamatan Batuan, Kabupaten Sumenep. 

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Kepala Desa Patean beserta perangkatnya serta perwakilan dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang saat ini sedang melakukan proses perbaikan terhadap kerusakan tanggul.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolres Sumenep menemukan adanya indikasi tindakan tidak bertanggung jawab oleh oknum yang belum diketahui identitasnya. 

Diduga, bagian bawah tanggul dilubangi secara sengaja, yang memperparah kerusakan dan mempercepat jebolnya tanggul akibat tekanan air hujan beberapa waktu lalu.

AKBP Rivanda menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan. 

Dalam waktu dekat, pihaknya akan mengundang masyarakat sekitar untuk berdiskusi bersama guna mencari solusi dan mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Lebih lanjut, AKBP Rivanda menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan atensi penuh terhadap persoalan ini dan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas apabila kembali ditemukan upaya pengerusakan tanggul.

“Hal ini menyangkut keselamatan banyak orang. Banjir yang terjadi beberapa waktu lalu telah membawa dampak besar bagi masyarakat. Untuk itu, kami tidak akan membiarkan tindakan merugikan seperti ini terulang kembali,” tegas AKBP Rivanda.

Melalui upaya ini, Polres Sumenep berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan dan turut menjaga infrastruktur penting yang berfungsi untuk melindungi kawasan pemukiman dari ancaman bencana. (*)

Wujudkan Asta Cita, Polres Ngawi Berbagi Makanan Bergizi dan Susu di Taman Kanak - kanak*

Sigap dan Tulus, Polwan Polres Bojonegoro Dampingi Calon Haji Lansia Menuju Bus*

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Faisal David Cek Pekarangan Bergizi di kec Rungkut*

Hadiri Seremoni Apresiasi Tim Voli, Kapolri: Terus Bawa Harum Nama Institusi

Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan selamat kepada tim putra-putri Voli Polri yaitu Jakarta Bhayangkara Presisi dan Popsivo Polwan yang berhasil meraih juara satu dan dua dalam PLN Mobile Proliga 2025.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolri dalam acara Seremoni Apresiasi Tim Bola Voli Polri di Auditorium PTIK, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/5) malam.

Dalam sambutannya, Kapolri menyampaikan terima kasih dan apresiasi penuh kepada seluruh pemain, tim official, pelatih serta manajer tim lantaran mampu meraih juara dalam ajang bergengsi tersebut.

"Saya kira keberhasilan yang ada ini tentunya diraih dengan kerja keras, disiplin yang luar biasa, latihan dan tentunya juga bagaimana mereka menjadi satu tim yang sangat kompak," kata Sigit dalam konferensi pers.

Sigit lantas menyinggung upaya kedua tim yang akhirnya mampu bangkit saat hampir kalah hingga meraih juara satu untuk tim putra Jakarta Bhayangkara Presisi dan juara kedua untuk tim putri Popsivo Polwan. 

Sigit berpesan kepada seluruh pemain agar dapat terus menjaga capaian baik tersebut dengan berlatih serta bekerja keras untuk membawa nama harum institusi.

Sigit berharap kedepannya kedua tim putra-putri Voli Polri juga mampu mewakili Indonesia khususnya Polri dan meraih prestasi dalam ajang kompetisi internasional.

"Harapan kita terus berlatih dan membawa nama harum institusi dan tentunya terus lakukan yang terbaik. Karena ke depan akan ada kejuaraan-kejuaraan nasional, kejuaran internasional," tuturnya. 

"Sekali lagi saya tentunya mengucapkan selamat kepada kedua tim yang tentunya ini menunjukkan dedikasi dari anggota-anggota dalam forum proliga yang merupakan ajang yang cukup bergengsi di Indonesia," imbuhnya.

Tegas dan Bersih, 39 Pejabat Utama Polresta Malang Kota Jalani Tes Urine Usai Upacara Kebangkitan Nasional*

Polri Selidiki Grup Incest di Media Sosial, Ribuan Anggota dan Unggahan Pornografi Anak Ditemukan

Senin, 19 Mei 2025

Operasi Pekat Semeru 2025 Polresta Banyuwangi Ungkap 25 Kasus Amankan 37 Tersangka*

BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi Polda Jatim merilis hasil Operasi Pekat Semeru 2025 yang digelar selama dua pekan, mulai 1 hingga 14 Mei 2025. 

Operasi ini difokuskan pada pemberantasan tindak kejahatan dengan unsur kekerasan dan praktik premanisme yang terjadi di wilayah Banyuwangi.

Sebanyak 25 laporan Polisi berhasil diungkap, dengan total 37 tersangka yang telah diamankan.

Jenis kasus yang ditangani meliputi penganiayaan, pemerasan, bentrokan antar perguruan silat, intimidasi oleh oknum debt collector, hingga kekerasan kelompok yang meresahkan masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, menjelaskan bahwa peningkatan kasus kekerasan di wilayahnya menjadi perhatian serius. 

Ia menegaskan bahwa jajaran Polresta akan terus meningkatkan patroli dan penegakan hukum untuk menciptakan lingkungan yang aman.

 “Kami berkomitmen memberantas segala bentuk kekerasan dan premanisme. Operasi ini adalah bagian dari upaya kami untuk menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Kombes Pol Rama,Senin (19/5).

Berbagai barang bukti turut diamankan dalam operasi ini, seperti kendaraan bermotor, senjata tajam, dan barang elektronik milik korban. 

Operasi juga menyentuh kasus penyakit masyarakat (pekat) seperti judi dan miras ilegal, meskipun bukan menjadi fokus utama tahun ini.

Salah satu kasus menonjol yang berhasil diungkap selama operasi adalah pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada April 2025. 

Kasus ini sempat menarik perhatian publik karena pelaku menggunakan modus berpura-pura sebagai anggota Polisi. 

Pelaku utama berhasil diringkus pada 12 Mei 2025 di wilayah Bekasi Jawa Barat setelah sempat melarikan diri ke luar kota.

Dalam aksinya, pelaku mengenakan atribut Polisi palsu lengkap, termasuk airsoft gun yang menyerupai senjata api. 

Pelaku mendatangi rumah korban dan memaksa masuk, lalu membawa kabur sejumlah barang berharga seperti laptop, ponsel, kendaraan, dan uang tunai. 

Total kerugian korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa pelaku mengenal korban secara pribadi dan memiliki latar belakang dendam akibat kegagalan investasi kripto yang pernah dijalani bersama. 

Kekecewaan itu mendorong pelaku untuk melakukan perampokan sebagai bentuk pelampiasan.

Kombes Pol Rama Samtama Putra  menegaskan bahwa pelaku utama sudah diamankan dan proses hukum tengah berjalan. 

Penyelidikan terhadap kemungkinan keterlibatan pelaku lain masih terus dilakukan. 

Kapolresta Banyuwangi  juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap kejahatan yang menggunakan kedok aparat, serta segera melapor apabila menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar.

Polresta Banyuwangi menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya penindakan dan pencegahan demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Banyuwangi.(***)

Polisi Berhasil Mediasi Sengketa Lahan Warga di Pagak Kabupaten Malang*

Polres Jember Amankan Belasan Motor Tidak Sesuai Spektek Terlibat Balap Liar*

*Polres Madiun Kota Ungkap Penipuan Modus Order Fiktif GoShop, Tersangka Sorang Wanita Diamankan*

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Agus Sujono Cek Pekarangan Bergizi di kec Mulyorejo*

Minggu, 18 Mei 2025

Polisi Peduli, Turun ke Jalan Salurkan Bansos untuk Pekerja Jalanan di Ngawi*

NGAWI – Sisi lain yang dilakukan oleh Polres Ngawi Polda Jatim selain penegakan hukum terhadap aksi premanisme adalah pendekatan kepada masyarakat khususnya para pekerja jalanan.

Kali ini kepedulian itu dinyatakan oleh Polres Ngawi Polda Jatim melalui fungsi satuan Intelkam sambil menyalurkan bantuan sosial.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam Polres Ngawi, AKP Bambang Wahyu Jati, S.H dengan menggelar aksi sosial di sekitar jalan perempatan Supermarket Tiara, Ngawi.

Sambil memberikan pesan Kamtibmas, para anggota Polres Ngawi Polda Jatim itu berbagi puluhan paket sembako kepada tukang becak, manusia silver, jukir, petugas kebersihan dan warga kurang mampu yang melintas di lokasi kegiatan terutama untuk masyarakat pekerja jalanan.

Di tempat terpisah Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang terdampak kondisi ekonomi saat ini.

"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita. Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat," ujar Kapolres Ngawi AKBP Charles T, pada Senin (19/5/2025).

Ia juga menghimbau kepada masyarakat khususnya kepada pekerja jalanan agar menghindari aksi premanisme.

Selain itu, Kapolres Ngawi juga meminta masyarakat melaporkan kepada Polisi jika mengetahui atau mengalami aksi kekerasan ataupun premanisme untul segera ditindaklanjuti.

"Segera laporkan jika mengalami atau melihat aksi premanisme, makan kami akan segera bertindak,"tegas Kapolres Ngawi.

Untuk kecepatan pelaporan, lanjut Kapolres Ngawi, masyarakat dapat menghubungi call center di nomor hotline Polri 110.

"Jangan takut melapor, karena kami akan memberikan perlindungan bagi masyarakat yang melapor," tutupnya.

Aksi ini mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kehadiran polisi yang dekat dengan rakyat.

"Alhamdulillah, terima kasih Bapak Kapolres Ngawi telah peduli kepada kami," ujar salah satu abang becak penerima bantuan Polres Ngawi peduli. (*)

Respon Cepat Polres Batu Berhasil Amankan Tersangka Perampasan HP di Pujon*

Polisi Berhasil Amankan Jambret di Lamongan, Tersangka Residivis Baru Bebas dari Penjara*

*Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aiptu Mujianto Cek Pekarangan Bergizi di kec Jambangan* Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Kel Jambangan Kepada Aiptu Agung Putro W untuk melakukan pengecekan Pekarangan Bergizi Bersama Poktan Satu Padu di kec JambanganLangkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.Polsek Jambangan Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan Bergizi berbagai jenis dengan hasil yang lebih optimal.Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya."Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Senin (19 /05/2025).Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Kapolri Silaturahmi, Beri Motivasi untuk Siswa Terpilih SMA Kemala Taruna Bhayangkara*

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hari ini menggelar silaturahmi dengan siswa terpilih SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Jenderal Sigit mengatakan SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan upaya Polri dalam mendukung hadirnya pendidikan berkualitas di Tanah Air.

"Hari ini kami bisa ikut bergabung untuk mewujudkan apa yang menjadi program Bapak Presiden yaitu bagaimana kita mewujudkan kualitas SDM (sumber daya manusia) unggul dan salah satunya melalui bagaimana kita mendorong dan membangun sekolah unggulan," kata Jenderal Sigit kepada wartawan, Minggu (18/5/2025).

Jenderal Sigit mengatakan proses seleksi pendaftaran calon siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara diikuti oleh 11.765 calon peserta didik. Seleksi yang ketat itu akhirnya menghasilkan 119 siswa terpilih SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan pertama.

"Kita akhirnya bisa mendapatkan 119 totalnya awalnya 120. Namun kemudian yang berlanjut 119 menjadi siswa angkatan pertama untuk SMA Kemala Taruna Bhayangkara," ujar Jenderal Sigit.

Jenderal Sigit memastikan proses seleksi di SMA Kemala Taruna Bhayangkara berlangsung transparan dan ketat. Sebagai pimpinan Polri, kata Jenderal Sigit, ia pun tidak memiliki wewenang melakukan intervensi.

"Artinya yang terpilih ini semuanya adalah karena hasil sendiri dan terpilih dari anak-anak terbaik bangsa Indonesia. Karena ini memang diselenggarakan test-nya hampir di 38 provinsi," katanya.

Lebih lanjut Jenderal Sigit mengatakan 119 siswa terpilih SMA Kemala Taruna Bhayangkara angkatan pertama harus serius dalam mengenyam pendidikan. Dia optimistis sekolah itu bisa membantu menciptakan lulusan berkualitas.

"Ini betul-betul bisa kita persiapkan menjadi generasi calon pemimpin-pemimpin masa depan. Karena di usia mereka nanti mereka ada di puncak bonus demografi dan sampai dengan tahun 2045 kita harapkan mereka adalah aktor-aktor utama, penggerak-penggerak utama sebagai penggerak dalam mewujudkan Indonesia Emas dan mereka adalah pemimpin-pempimpin di depan," tutur Jenderal Sigit.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara dibangun atas kolaborasi tiga yayasan besar yaitu Yayasan Kemala Bhayangkari, Yayasan Pendidikan Kemala Taruna Bhayangkara, dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia. 

Sekolah ini berdiri di atas lahan seluas 13,5 hektar di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dengan berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang kegiatan siswa yang lengkap, mulai dari ruang kelas modern, perpustakaan, dormitori, hingga GOR, kolam renang, dan lapangan panahan.

Rekrutmen siswa dilakukan melalui proses seleksi ketat meliputi tes potensi akademik, mata pelajaran inti seperti IPA, Matematika, Bahasa Inggris, hingga tes kesehatan, psikologi, dan jasmani. Seleksi dilakukan dengan prinsip Need Blind Admission, yang berarti kemampuan finansial calon siswa tidak menjadi pertimbangan karena semua siswa yang diterima akan mendapatkan beasiswa penuh.

Tahun ajaran pertama akan dilaksanakan di Global Darussalam Academy, Yogyakarta, hingga gedung utama di Gunung Sindur rampung. Hal ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar bisa segera dimulai tanpa harus menunggu pembangunan fisik selesai.

Kegiatan silaturahmi hari ini juga dimaksudkan untuk memperkuat ikatan antara Yayasan, sekolah, siswa, dan orang tua sejak awal. Harapannya, kolaborasi ini bisa menciptakan lingkungan belajar yang mendukung terciptanya SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Senyum Sumringah Korban Curanmor Saat Polres Pelabuhan Tanjungperak Temukan dan Kembalikan Kendaraan yang Hilang*

*Polisi Amankan Tiga Kapal Bolga yang Melanggar Batas Wilayah Tangkap Ikan di Probolinggo*

PROBOLINGGO,- Satpolairud Polres Probolinggo Polda Jatim menindak tegas Tiga kapal Bolga yang melanggar batas wilayah tangkap ikan di perairan Probolinggo. 

Alhasil Tiga nahkoda dari kapal-kapal tersebut diamankan di kantor Satpolairud untuk dilakukan pemeriksaan.

Adapun Tiga kapal bolga yang diamankan yakni KMN Boldoser dinahkodai BR (43), warga Dringu Kabupaten Probolinggo; KMN Mandala dinahkodai A (40) warga Kademangan Kota Probolinggo; dan KMN Sumber Taman 1 dinahkodai F (36) warga Sumberasih Kabupaten Probolinggo. 

Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana melalui Kasat Polairud AKP I Wayan Mulyana membenarkan pihaknya mengamankan Tiga kapal bolga tersebut dikarenakan melanggar batas wilayah tangkap ikan. 

"Kami mengamankan tiga kapal bolga tersebut saat melaksanakan patroli di perairan Probolinggo," kata AKP I Wayan Mulyana, Minggu (18/5).

Ia mengatakan, Kapal bolga yang melanggar batas wilayah tangkap ikan ini kerap kali di keluhkan oleh nelayan kecil sebab mempengaruhi hasil tangkap ikan.

Lebih lanjut AKP Wayan menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli agar tidak terjadi pelanggaran batas wilayah tangkap ikan. 

"Patroli rutin ini akan terus dilakukan agar terwujud kondusifitas wilayah perairan tangkap diwilayah hukum Polres Probolinggo. Untuk memaksimalkan pengawasan, kami juga menggandeng kelompok nelayan dan warga pesisir," ucap AKP Wayan. (*)

Polresta Banyuwangi Gelar KRYD Amankan Puluhan Motor Tak Standar*

Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan Dua Tersangka Curat Spesialis Minimarket*

Pasca Amankan Tersangka Curanmor, Polres Bondowoso Serahkan Motor ke Pemilik Tanpa Biaya*

Sabtu, 17 Mei 2025

Kapolres Pelabuhan TanjungPerakMemerintah Anggota Untuk Pengecekan Pekarangan di Kec Asemrowo*

Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolres  Pelabuhan Tanjung perak  AKBP Wahyu Hidayat  S.I.K., M.H.,  menginstruksikanAnggotaya di daerah , Asemrowo  untuk melakukan pengecekan dan pendampingan terhadap program Pekarangan Pangan di daerah Kec Asemrowo Surabaya  yang dijalankan oleh kelompok  Masyarakat di  daerah Asemrowo

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

 Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak  turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan  Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan  berbagai jenis   dengan hasil yang lebih optimal.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat S.I.K ,M.H.menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya.

"Metode pekarangan Kolam ikan  menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur AKBP Wahyu Hidayat  pada Minggu (18/05/2025).

Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

Tanggap Bencana Karhutla, Alumni Akabri 91 Salurkan 9 Mesin Pompa Air dan Alat Pemadam Api ke Polda Kalteng

Sinergitas Polisi Bersama TNI dan BPBD Tangani Banjir dan Bersihkan Material Longsor di Kediri*

Hadiri Ground Breaking Asrama Polresta Samarinda, Kapolri Bagikan Sumur Bor-Sembako ke Warga

Jumat, 16 Mei 2025

Polisi Peduli Warga, Kapolres Pacitan Santuni Anak Penderita Hidrosefalus*

 PACITAN-Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan dengan mengunjungi langsung rumah seorang anak penderita hidrosefalus di Dusun Secang, Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, Jumat (16/5/2025).

Dalam kegiatan bakti sosial bertajuk Polisi Peduli, AKBP Ayub beserta rombongan memberikan santunan dan doa kepada Gibran Maulana (6), anak dari pasangan Sulistiyono yang tengah berjuang melawan penyakit hidrosefalus—sebuah kondisi yang ditandai dengan penumpukan cairan di rongga otak.

Acara yang dimulai pukul 11.00 WIB itu dihadiri oleh sekitar 15 orang. Hadir mendampingi Kapolres antara lain Kasat Lantas Polres Pacitan AKP Dwi Purwanto, Kasat Reskrim AKP Choirul Maskanan, Kasat Samapta AKP Supriyadi, Kasat Intelkam IPTU Andhi Indra Septa, serta Kapolsek Sudimoro AKP Slamet Riyadi. 

Turut hadir pula Kepala Desa Sumberejo Agung Trisno dan Sekretaris Umum PLN NP Pacitan Risky Tri L.

Dalam kunjungannya, AKBP Ayub menyampaikan dukungan moral kepada Gibran dan keluarganya.

 “Kami hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tapi juga bagian dari masyarakat yang ingin berbagi dan peduli. Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban keluarga,” tutur AKBP Ayub dengan penuh empati.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan salah satu program kerja rutin Polres Pacitan. 

“Kami ingin menjadikan Polres sebagai institusi yang humanis dan benar-benar hadir di tengah masyarakat, khususnya mereka yang sedang dalam kesulitan,” ujarnya.

Setelah berbincang dengan keluarga Sulistiyono, Kapolres menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan santunan. 

Suasana haru menyelimuti momen tersebut saat Kapolres bersama jajarannya juga turut memanjatkan doa agar Gibran Maulana segera diberi kesembuhan.

Gibran Maulana sendiri menderita hidrosefalus sejak bayi. Penyakit ini menyebabkan pembesaran kepala dan menimbulkan sejumlah komplikasi lainnya seperti gangguan kognitif dan koordinasi. 

Meski begitu, semangat hidupnya tetap menyala berkat dukungan orang tua dan masyarakat sekitar.

“Terima kasih banyak Pak Kapolres dan seluruh rombongan. Kehadiran Bapak-bapak hari ini sangat berarti bagi kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ucap Sulistiyono dengan mata berkaca-kaca.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.40 WIB, dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Jumat oleh rombongan. 

Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana aman, lancar, dan penuh kehangatan.

Sebagai informasi, hidrosefalus merupakan kondisi medis serius yang dapat terjadi pada bayi, anak-anak, maupun orang dewasa. 

Gejalanya bervariasi, mulai dari pembesaran kepala pada bayi, hingga gangguan penglihatan, sakit kepala kronis, dan gangguan koordinasi pada usia lebih tua. 

Penanganan medis yang tepat dan dukungan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup penderita.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa tugas polisi tak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga merawat nilai-nilai kemanusiaan. 

Kepedulian yang ditunjukkan Kapolres Pacitan patut diapresiasi, sebagai contoh nyata bahwa empati dan kemanusiaan adalah bagian dari pelayanan publik. (*)

Polres Probolinggo Kota Ungkap Kasus Narkoba 3 Pria Asal Madura Bawa Sabu 1 Kg Diamankan*

Kapolresta Malang Kota Tegaskan Pentingnya Peran Mahasiswa Cegah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak*

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aiptu Agung Putro W Cek Pekarangan Bergizi di kec Jambangan*

Tanggap Bencana Karhutla, Alumni Akabri 91 Salurkan 9 Mesin Pompa Air dan Alat Pemadam Api ke Polda Kalteng

Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menerima bantuan alat pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari keluarga besar alumni Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) 1991. 

Bantuan ini diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melalui Irjen Pol Mohamad Agung Budijono, selaku perwakilan Alumni Akabri 91, kepada Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, usai apel gelar kesiapsiagaan di Lobi Mapolda setempat, Jumat (16/5/2025).

Irjen Agung menyampaikan bahwa bantuan alat pemadam Karhutla ini merupakan wujud kepedulian dan kontribusi dari Akabri 1991 dalam membantu Polda Kalteng mengatasi bencana Karhutla di Bumi Tambun Bungai.

"Hari ini kita salurkan bantuan alat pemadam karhutla, terdiri dari sembilan (9) unit mesin pompa air pemadam api, empat (4) buah selang hisap, dan selang pemadam sepanjang 5.920 meter, berikut kelengkapan alat pemadam lainnya," terang Irjen Agung.

Dirinya mengatakan, dengan bantuan yang telah diberikan ini diharapkan dapat menjadi upaya dalam penanganan dan mencegah terjadinya karhutla di Prov. Kalteng.

Sementara itu, Kapolda Kalteng mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Akabri 91 Batalyon Bhara Daksa.

"Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dalam meningkatkan kemampuan dan kapasitas penanggulangan Karhutla di wilayah Kalteng," kata Irjen Iwan.

Lebih lanjut, Kapolda menyebut bahwa dengan adanya bantuan ini, diharapkan Polda Kalteng dapat lebih efektif dan efisien dalam menangani Karhutla, serta dapat melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak negatif Karhutla. 

"Semoga bantuan yang diterima ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan, khususnya dalam menanggulangi karhutla di Prov. Kalteng," tutupnya.

Respon Cepat, Polres Madiun Ungkap Kasus Pengeroyokan Yang Viral di Media Sosial*

Respon Cepat, Polres Madiun Ungkap Kasus Pengeroyokan Yang Viral di Media Sosial*

*Gelar Psikoedukasi Polres Magetan Bersama SSDM Polri Rawat Persatuan Antar Perguruan Silat Jelang Suroan 2025*

Kapolres Gresik Bantu Bayi Sakit, Bukti Nyata Polri Hadir Untuk Masyarakat

Gresik. Sebuah kondisi memilukan terjadi di Desa Tumapel, Duduksampeyan, Gresik, Jawa Timur. Seorang bayi bernama Mahesa Aprillia Salsabilla menderita penyakit serius

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengungkap, kondisi bayi tersebut tak bisa langsung ditangani tim medis karena keterbatasan ekonomi orang tuanya.

“Keluarganya bingung dan terbatas secara biaya untuk membawa ke rumah sakit,” ujar AKBP Rovan dalam keterangan resmi, Jumat (16/5/25).

Tanpa pikir panjang, AKBP Rovan langsung menginstruksikan tim untuk segera mengirimkan ambulans dan membawa Mahesa ke RSUD Ibnu Sina. 

“Saya juga pastikan, seluruh biaya pengobatan akan kami bantu sampai Mahesa sehat kembali,” jelas AKBP Rovan.

Ia menegaskan, tugas kepolisian bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga memastikan bahwa setiap warga merasa dilindungi dan diperhatikan. AKBP Rovan memastikan bahwa kehadirannya semata-mata ingin menunjukan negara hadir dan Polri selalu ada di tengah masyarakat

“Saya percaya bahwa kehadiran Polri harus bisa dirasakan, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tapi juga saat masyarakat butuh uluran tangan. Semoga Mahesa segera pulih dan keluarga diberi kekuatan,” ungkapnya.

Kapolri-Mentan Tinjau Gudang Bulog Tanete, Cek Kesiapan Tampung dan Jaga Kualitas Pangan

Polda Jatim Ungkap 1.863 Kasus dan Berhasil Amankan 2.307 Tersangka di Operasi Pekat II Semeru 2025*

Kamis, 15 Mei 2025

*Sambut Hari Bhayangkara ke-79 Polres Tulungagung dan Bhayangkari Gelar Baksos dan Tanam Mangrove*

TULUNGAGUNG — Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Polres Tulungagung Polda Jatim bersama Bhayangkari Cabang Tulungagung melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos) dan penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Sine Desa Kali batur Kecamatan Kalidawir.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Tulungagung, serta diikuti oleh personel Polres, pengurus Bhayangkari, TNI, Fokopimcam Kalidawir, Perangkat Desa dan Pokdarwis.

"Sebagai wujud kepedulian Polri terhadap lingkungan dan masyarakat khususnya di Kabupaten Tulungagung," ujar AKBP Taat, Jumat (16/5).

Selain itu kataAKBP Taat, Baksos dan penanaman mangrove ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhyangkara ke-79. 

"Bentuk pengabdian kami kepada Masyarakat, yang berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya wilayah pesisir," tambah AKBP Taat.

Diharapkan penanaman pohon ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Selain penanaman ratusan bibit mangrove untuk mencegah aberasi dan menjaga ekosistem laut, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial berupa pembagian paket sembako kepada masyarakat nelayan dan warga kurang mampu di sekitar lokasi. (*)

*Tanggap Bencana, Polisi dan TNI Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Sumenep*

Tanggap Bencana, Polisi dan TNI Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Sumenep*

Kapolri Tinjau SPPG Polda Sulsel, Pastikan Kesiapan Dukung Program MBG

Polres Pacitan Gelorakan Swasembada Pangan Melalui Program P2B*

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Hermono Hadi Cek Pekarangan Bergizi di kec Lakarsantri.*

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Hermono Hadi Cek Pekarangan Bergizi di kec Lakarsantri.*

*Wakapolda Jatim Tinjau Kesiapan SPPG dan Lokasi Rencana Pembangunan Gudang Ketahanan Pangan di Mojokerto*

KAB MOJOKERTO  - Kesiapan Polda Jawa Timur dalam mensukseskan program ketahanan pangan patut di apresiasi.  

Setelah sukses membangun SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di SPN Polda Jatim yang berlokasi di Kabupaten Mojokerto, Polda Jatim juga akan membangun Gudang Ketahanan Pangan di Lapangan Sumber Tebu Bangsal Mojokerto. 

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Brigjen. Pol. Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H didampingi Karolog Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto dan beberapa Pejabat Utama Polda Jatim serta Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Ihram Kustarto.

Lokasi rencana pembangunan Gudang Ketahanan Pangan tersebut berdampingan dengan Lokasi SPPG Polda Jatim. 

Ditemui di lokasi, Wakapolda Jatim melalui Kepala Biro Logistik (Karolog) Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, Gudang Ketahanan Pangan akan dibangun di lahan seluas 49.600 m2 dengan panjang 354 m dan lebar 140 m. 

"Lokasi ini merupakan lapangan Sumber Tebu yang masuk dalam aset SPN Polda Jatim," ujar Kombes Dirmanto saat mendampingi Wakapolda Jatim, Kamis (15/5).

Ditambahkan oleh Kombes Dirmanto, pembangunan Gudang ketahanan pangan ini  bertujuan untuk menjadi lokasi penyimpanan hasil panen masyarakat di wilayah Kabupaten Mojokerto.

Selain itu lanjut Kombes Dirmanto, juga untuk membantu Bulog Kabupaten Mojokerto jika mengalami over kapasitas penyimpanan sehingga membutuhkan gudang tambahan. 

"Membantu Bulog jika gudangnya mengalami over kapasitas," tutup Kombes Dirmanto.

Setelah melihat lokasi rencana pembangunan Gudang Ketahanan Pangan, Wakapolda Jatim juga  melihat kesiapan SPPG Polda Jatim yang berada di area SPN Polda Jatim. 

Wakapolda mengecek langsung peralatan yang sudah siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di wilayah Bangsal dan sekitarnya. 

SPPG ini rencana akan distribusikan 3.467 porsi setiap hari yang akan dikirimkan ke sekolah sekolah di sekitar SPPG Polda Jatim. 

Sementara itu, Pimpinan  Perum Bulog Kabupaten Mojokerto Muhammad Husin, SH, MH dan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Rinaldi Rizal Sabirin, S.T., M.B.A. ikut hadir dalam kegiatan tersebut menyambut baik rencana Polda Jatim dalam membangun gudang ketahanan pangan ini.

"Ini adalah salah satu bentuk komitmen Polda Jatim terhadap dukungan ketahanan pangan," kata Muhammad Husin.

Pimpinan  Perum Bulog Kabupaten Mojokerto itu optimis, jika kebutuhan pokok pangan di Kabupaten Mojokerto akan tetap stabil. (*dw)

Kapolri Komitmen Berantas Premanisme, Judol dan Narkoba: Siapapun yang Meresahkan Masyarakat Tindak Tegas

Ops Pekat ll semeru 2025 Polres Pasuruan Gencarkan Patroli Malam Cegah Premanisme dan Geng Motor*

Rabu, 14 Mei 2025

Polri Tegaskan Komitmen Cegah Kekerasan Seksual di Kampus Lewat Gerakan Nasional "Rise and Speak"

Polri Bongkar Kasus Besar Peredaran Sianida Ilegal, Amankan 6.000 Drum di Surabaya dan Pasuruan

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengungkap kasus peredaran bahan kimia berbahaya berupa sianida secara ilegal di wilayah Surabaya dan Pasuruan. Dalam pengungkapan ini, penyidik berhasil mengamankan sekitar 6.000 drum sianida, setara dengan 20 kontainer, menjadikannya sebagai pengungkapan terbesar kasus sianida yang pernah terjadi di Indonesia.

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menyampaikan bahwa tersangka dalam kasus ini telah diperiksa dan resmi ditahan pada hari ini.

"Pengungkapan distribusi sianida ilegal ini merupakan bagian dari upaya Mabes Polri dalam meminimalisir praktik penambangan emas ilegal yang kerap menggunakan sianida dalam proses pemisahan emas," ujar Brigjen Pol Nunung Syaifuddin Dirtipidter Bareskrim Polri

Pihak kepolisian juga tengah mendalami aspek perizinan impor bahan kimia tersebut. Sesuai regulasi yang berlaku, hanya dua BUMN, yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dan PT Sarinah, yang berhak melakukan impor sianida secara legal. Jika dilakukan oleh pihak lain, penggunaannya harus untuk kepentingan sendiri dan wajib memiliki izin resmi dari Kementerian Perdagangan.

Namun, dalam kasus ini, tersangka diketahui menggunakan izin perusahaan lain yang izinnya telah habis masa berlakunya, kemudian menjual kembali sianida tersebut ke pihak lain. “ Para pembeli sebagian besar berada di wilayah Indonesia Timur, seperti Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Tengah “ imbuh Brigjen Pol Nunung Syaifuddin Dirtipidter Bareskrim Polri.

Penyidikan kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengidentifikasi semua pihak yang terlibat, termasuk pembeli dan distributor bahan berbahaya ini.

Polres Jember Akhirnya Berhasil Menangkap Dua Pelaku Pembunuhan yang Kabur ke Malaysia*

Kapolresta Bayuwangi Perintah Anggota Untuk Pengecekan kolam Ikan Konsumsi di Kec Gambiran- Bayuwangi*

Tidak Hanya Razia, Polres Bangkalan Beri Hadiah Bagi Pengendara Motor Taat Berlalu Lintas*

Gelorakan Swasembada Pangan, Kapolres Ngawi Beri Motivasi Petani Edamame*

NGAWI -  Polres Ngawi Polda Jatim mendukung penuh program Asta Cita Presiden Prabowo, dalam hal ketahanan pangan.

Demi suksesnya program tersebut, Kapolres Ngawi, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, S.I.K., S.H., M.H., meninjau langsung lahan kedele Edamame di Ds. Hargomulyo Kec. Ngrambe Kab. Ngawi, Senin (12/5/2025)

Tidak hanya meninjau lokasi, tetapi Kapolres Ngawi juga memotivasi dan berdiskusi hangat bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Hargomulyo di Balai Desa setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Ngawi juga melaksanakan peninjauan pada Program Polisi Penggerak Perkarangan Bergizi (P2B) Ds. Hargomulyo.

Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Polres Ngawi Polda Jatim dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan lahan pekarangan masyarakat.

“Kami ingin mendorong para petani dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan seoptimal mungkin. Ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan kemandirian pangan dari desa,” ujar Kapolres Ngawi.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh para pejabat utama Polres Ngawi dan mendapat sambutan positif dari para petani.

Kepala Desa Hargomulyo Susilo, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan diskusi dari Kapolres Ngawi dan rombongannya 

Melalui sinergi ini, diharapkan P2B menjadi gerakan masif menuju ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Ngawi. (*)

Selasa, 13 Mei 2025

Tiga Pekan Polres Jember Berhasil Ungkap Narkoba 27 Tersangka Diamankan*

Kapolres Pamekasan Ajak Kades dan Lurah Jaga Kamtibmas dan Cegah Aksi Premanisme*

Kapolres Pamekasan Ajak Kades dan Lurah Jaga Kamtibmas dan Cegah Aksi Premanisme*

Polisi Berhasil Ungkap Curanmor di Swalayan Probolinggo Tersangka Kakak-Beradik Diamankan*

Polres Magetan Tindak Tegas Premanisme, 3 Kasus Berhasil Diungkap dalam Operasi Pekat Semeru II 2025*

MAGETAN – Dalam rangka Operasi Kepolisian Kewilayahan yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia sejak 1 Mei 2025, Polres Magetan Polda Jatim  melalui Satuan Reserse Kriminal berhasil mengungkap Tiga kasus tindak pidana premanisme yang meresahkan masyarakat. 

Tiga kasus tersebut terdiri dari Dua kasus pengancaman dan satu kasus pengeroyokan yang terjadi di wilayah hukum Polres Magetan.

Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Joko Santoso, S.Sos., M.H., menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami tidak akan mentolerir aksi intimidasi, pemerasan, maupun kekerasan yang dilakukan oleh individu atau kelompok yang meresahkan masyarakat,” tegas AKP Joko Santoso,Senin (12/5).

Kasus tindak pidana pengancaman pertama terjadi pada 6 Januari 2025 sekitar pukul 01.15 WIB di pinggir Jalan Raya Karas-Karangrejo, tepatnya di Desa Pelem, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan. 

Pelaku berinisial HA (22), warga Desa Mantren Karangrejo, membuntuti korban dengan sepeda motor sambil mengancam akan menendang jika korban tidak berhenti. 

Dalam kepanikan, korban berbalik arah dan akhirnya menabrak sepeda motor yang diduga milik teman pelaku. 

Polisi berhasil mengungkap kasus ini pada 2 Mei 2025 dan mengamankan pelaku serta barang bukti sepeda motor.

Kasus pengancaman kedua terjadi pada 22 Maret 2025 sekitar pukul 12.00 WIB. 

Berawal dari upaya korban menagih utang sebesar Rp6.500.000 kepada terlapor di rumahnya. 

Saat bertemu dengan istri terlapor, terjadi perdebatan yang berujung pada kemarahan pelaku. 

Terlapor lalu mengambil sabit dan mengarahkan ke korban sambil berkata, "Kalau gak pulang, tak bacok." 

Korban merasa terancam dan melaporkan kejadian tersebut. Kedua pelaku pengancaman dijerat dengan Pasal 335 KUHP.

Sementara itu, kasus pengeroyokan terjadi pada 8 April 2025 sekitar pukul 02.00 WIB di perempatan Kelotok, Desa Bayemtaman, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan. 

Korban yang sedang duduk di atas sepeda motor tiba-tiba diteriaki dan dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal. 

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka memar di pelipis dan mata kiri. Polisi berhasil mengungkap kasus ini pada 5 Mei 2025 dan mengamankan empat orang pelaku beserta barang bukti. 

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak segan melapor jika menjadi korban atau melihat aksi premanisme di sekitarnya. Polres Magetan akan menindak tegas setiap pelanggaran hukum,” tegas AKP Joko Santoso.

Dalam kesempatan ini, pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, dan kondusif.

“Mari kita ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman dengan tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan. Partisipasi aktif masyarakat sangat kami harapkan demi terwujudnya Magetan yang bebas dari aksi premanisme,” pungkas AKP Joko. (*)

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Bripka Sukma Darmawan Cek Pekarangan Bergizi di kec Gunung Anyar*

http://www.suaramuda.media/2025/05/dalam-operasi-pekat-semeru-2025_13.html

Senin, 12 Mei 2025

Taruna Akademi Kepolisian Gelar Bakti Sosial di Rumah Perlindungan Lansia

Polres Situbondo Amankan 7 Tersangka Pengeroyokan di Sumberejo Banyuputih*

Polres Situbondo Amankan 7 Tersangka Pengeroyokan di Sumberejo Banyuputih*

Untuk Menunjang Ketahanan Pangan Kapolres Pasuruan Perintahkan Anggota Cek di kec Pohjentrek*

Prestasi Polda Jatim di Rakernis SDM Polri 2025, Tiga Penghargaan Nasional Berkat Kepemimpinan Kombes Ari Wibowo

Surabaya – Polda Jawa Timur kembali mengukir sejarah membanggakan dalam dunia kepolisian nasional. Dalam Rakernis SDM Polri Tahun Anggaran 2025, institusi ini berhasil menyabet tiga penghargaan nasional bergengsi, sebuah prestasi yang mencerminkan profesionalisme, inovasi, dan dedikasi tinggi dalam manajemen sumber daya manusia.

Namun di balik capaian luar biasa tersebut, berdirilah sosok pemimpin yang penuh integritas dan strategi jangka panjang: Kepala Biro SDM Polda Jatim, KOMBES POL ARI WIBOWO, S.I.K., M.H.

Dengan visi yang tajam dan komitmen tanpa kompromi terhadap pembinaan personel, KOMBES POL ARI WIBOWO, S.I.K., M.H. sukses menerjemahkan kebijakan Kapolri ke dalam langkah-langkah konkrit di lapangan. Ia membangun sistem manajemen SDM yang tidak hanya efisien, tapi juga berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Transformasi ini mengantarkan Polda Jatim meraih Juara 1 sebagai Polda terbaik dalam pelaksanaan Program Polri yang mendukung Program Prioritas Nasional (Asta Cita). Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sebagai bentuk apresiasi terhadap kontribusi strategis Polda Jatim dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan nasional.

Selain prestasi utama tersebut, Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Pol Anwar, turut menyerahkan dua penghargaan tambahan kepada Polda Jatim, yang semakin menegaskan posisi institusi ini sebagai pelopor pembaruan SDM di tubuh Polri:

Pertama, penghargaan Juara 1 Pengukuran Indeks Profesionalitas SDM Polri, yang menyoroti keberhasilan Polda Jatim dalam membentuk personel yang tangguh, berintegritas, dan profesional secara menyeluruh.

Kedua, penghargaan Juara 1 Program Ketahanan Pangan, berkat terobosan dalam pemberdayaan anggota dan masyarakat melalui program urban farming, pengelolaan lahan produktif, hingga gerakan pangan berbasis komunitas.

Di tengah sorotan prestasi, KOMBES POL ARI WIBOWO tetap menunjukkan sikap yang rendah hati dan kolaboratif. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kerja tim, bukan prestasi individual.

“Penghargaan ini bukan milik saya pribadi, tapi buah dari kerja keras seluruh jajaran SDM Polda Jatim. Tugas saya hanya memastikan arah dan ritme tetap presisi,” ujar Kombespol Ari Wibowo, pada Selasa (12/05).

Pernyataan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya soal strategi, tapi juga tentang merawat semangat kolektif dan kerja sama yang harmonis.

Dengan total tiga penghargaan nasional, SDM Polda Jatim kini berdiri di garis terdepan dalam mendukung visi besar Polri sebagai institusi yang modern, adaptif, dan dipercaya publik. KOMBES POL ARI WIBOWO telah membuktikan bahwa kepemimpinan yang jujur, terukur, dan berdedikasi mampu mengubah sistem menjadi lebih berdampak bagi organisasi dan masyarakat luas.

Ke depan, masyarakat Jawa Timur dan Indonesia dapat berharap pada Polda Jatim sebagai model pembinaan SDM Polri yang unggul dan inklusif, di bawah komando pemimpin-pemimpin yang mengedepankan empati dan keteladanan.

Polda Jatim Raih 3 Penghargaan Juara 1 Tingkat Nasional di Rakernis SDM Polri 2025*

Polres Blitar Kota Berhasil Ungkap Kasus Pencurian di 21 TKP Tiga Tersangka Diamankan*

Polres Mojokerto Berhasil Menangkap DPO Preman Kampung yang Keroyok Pegawai PLN*

Legislator: Penangguhan Penahanan Mahasiswi ITB bentuk Keadilan Restoratif Polri

Cegah Aksi Premanisme Polda Jatim Gelar Patroli Skala Besar di Operasi Pekat II Semeru 2025*

Minggu, 11 Mei 2025

*Polri Tangguhkan Penahanan Mahasiswi Pemilik Akun X Terkait Kasus Dugaan Manipulasi Dokumen Elektronik*

Polres Bondowoso Amankan Pria Asal Probolinggo Diduga Lakukan Pemerasan*

Polisi Amankan Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan di Jalan Raya Pantura Probolinggo*

Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Bripka Darmawan Cek Pekarangan Bergizi di kec Gunung Anyar

Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Kel Gunung anyar Kepada Bripka  Darmawan  untuk melakukan pengecekan Pekarangan Bergizi Bersama Poktan Klanggri di kel Gunung anyar kec Gununganyar.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Polsek Gununganyar Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan  Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan Bergizi  berbagai jenis   dengan hasil yang lebih optimal.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya.

"Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkotaan yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Senin (12/05/2025).

Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban sebagai bagian dari ketahanan pangan nasional.

*Operasi Pekat II Semeru, Polisi Amankan Tujuh Jukir Liar di Wonocolo*

Deputi Kemenko Polhukam Apresiasi Satgas Terpadu Pemberantasan Premanisme yang Dibentuk Polda Jatim

SURABAYA - Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam, Marsda TNI Eko Dono Indarto mengapresiasi Polda Jawa Timur, dalam penindakan premanisme.

Apresiasi itu diungkapkan saat Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam, melaksanakan monitoring penanganan Ormas terafiliasi premanisme di Mapolda Jatim, Sabtu (10/5).

Menurut Marsda TNI Eko Dono Indarto,Ormas yang terafiliasi premanisme akan mengganggu stabilitas keamanan berinvestasi di Indonesia.

“Kemenko Polhukam akan ikut memantau dan membantu mengatasi premanisme yang marak," tegasnya.

Hal tersebut kata Marsda TNI Eko Dono Indarto sesuai hasil rapat yang dilaksanakan Minggu lalu di Kantor Menko Polhukam.

Dijelaskan, dari hasil rapat tersebut dibentuk Satgas terpadu yang dipimpin Kapolri untuk dilaksanakan di seluruh jajaran Polda dan satuan wilayahnya di Indonesia. 

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam berharap dengan dibentuknya Satgas terpadu ini bisa menekan angka premanisme yang berkedok Ormas.

"Kita akan tindak tegak premanisme termasuk yang berkedok Ormas atau komunitas apapun agar tidak mengganggu jalannya investasi di negara,” tegas Marsda TNI Eko Dono Indarto.

Oleh karena itu, Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam sangat mendukung dan apresiasi Polda Jawa Timur atas terbentuknya Satgas Pekat Pemberantasan Premanisme.

Dengan adanya Satgas ini diharapkan Polri terus berkoordinasi dan bersinergi dengan TNI Bakesbangpol Linmas yang ada di Pemda serta masyarakat.

Kebersamaan inilah kata Marsda TNI Eko Dono Indarto yang akan membantu, membangun komitmen bersama guna mengurangi aksi premanisme yang ada.

"Dengan demikian, Ormas yang ada bisa menjadi Ormas yang bermanfaat bagi kepentingan bersama, bukan lagi kelompok atau bahkan individu," ujarnya.

Marsda TNI Eko Dono meminta agar Satgas memetakan titik titik rawan premanisme yang ada di Jatim. 

Ia menekankan, dalam operasi ini nantinya ada kegiatan Preventif dan Preemtive penindakan dan penegakan hukum serta sosialisasi yang melibatkan media masa.

"Untuk penegakan hukum dan pembinaan terhadap ormas ormas, tentunya akan ditindaklanjuti oleh Satgas yang dibentuk oleh Bapak Kapolri, " terang Marsda TNI Eko Dono Indarto.

Sementara itu saat ditanya soal Ormas jika melakukan pelanggaran secara berulang, Deputi menerangkan, regulasi tentang Ormas sudah ada dibawa Kemendagri.

Marsda TNI Eko Dono Indarto menjelasakan,pertama diingatkan terlebih dahulu, jika tidak bisa diingatkan tentunya ditegur dengan keras.

"Jika mengganggu dan membuat gaduh masyarakat ini sudah tidak bagus,"tegas Marsda TNI Eko Dono Indarto.

Namun demikian, Marsda TNI Eko Dono Indarto juga menyampaikan bagwa Ormas ini juga perlu dibina untuk bersama sama membangun kebersamaan di tengah masyarakat. (*)

Kakorlantas Pantau Kondisi Lalin Tol Trans Jawa di Masa Long WeekendJakarta. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memantau kondisi lalu lintas di tol Trans Jawa saat masa libur long weekend. Kakorlantas memastikan akan tetap melayani masyarakat tanpa mengenal hari libur."Pagi ini sengaja saya hadir di sepanjang Trans Jawa, khususnya tol dalam rangka memantau kondisi lalu lintas di jalan tol. Saya ingin membuktikan bahwa tidak ada hari Sabtu, Minggu, dan libur. Tiap hari adalah hari Senin, dalam rangka melayani masyarakat," tegas Kakorlantas, Minggu (11/5/2025).Ia juga mengingatkan bahwa saat ini juga tengah ada kegiatan internasional di Jakarta. Kakorlantas meminta semua personel hadir melayani masyarakat."Hasil laporan Kabag Ops minggu ini juga ada kegiatan internasional yang dihadiri oleh 56 negara dan organisasi internasional yang berada di Jakarta," ungkapnya."Maka dari itu, tunjukkan rekan-rekan untuk bisa hadir di tengah-tengah masyarakat pengguna jalan khususnya di tol," lanjutnya.Kakorlantas mengapresiasi para personel yang rela meninggalkan keluarga saat hari libur, semata-mata untuk melayani masyarakat. Kakorlantas mengingatkan para personel untuk bekerja ikhlas demi keselamatan masyarakat di jalan."Laksanakan tugas dengan ikhlas. Dan penuh semangat dan tentunya ini bagian dari pengabdian, karena polantas ini pejuang keselamatan," kata Kakorlantas.

Silaturahmi Kapolres Madiun Kota dengan Tokoh Pencak Silat Jalin Kerja Sama, Jaga Kamtibmas Jelang Suro*

Sabtu, 10 Mei 2025

*Kapolres Pamekasan Ajak Kades dan Lurah Jaga Kamtibmas dan Cegah Aksi Premanisme*

*Polisi Intensifkan Patroli Cegah Aksi Premanisme dan Kejahatan Jalanan di Kota Malang*

*KOTA MALANG –* Dalam rangka meningkatkan Kamtibmas yang lebih kondusif, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK. MSi pimpin langsung Patroli Preemtif dan Preventif Pencegahan Premanisme.

Patroli juga dilaksanakan dengan berdialog di pusat keramaian dan rawan terjadi tindak pidana Premanisme di Wilayah Kota Malang.

Secara terstruktur patroli ini melibatkan unit gabungan dari Sabhara, Reskrim, Intelkam, Satreskoba, Binmas, Satlantas serta peran penting Polsek jajaran sebagai ujung tombak pengawasan dan deteksi dini di tingkat lingkungan.

Kombes Pol Nanang menjelaskan bahwa patroli ini bagian dari langkah preventif dan represif mencegah kriminalitas, terutama aksi premanisme, serta bentuk penyakit masyarakat lainnya.

“Patroli Preemtif dan Preventif pencegahan premanisme ini menjawab keresahan masyarakat, sekaligus menekan potensi gangguan keamanan, sekaligus menciptakan zero premanisme di wilayah hukum Polresta Malang Kota,” tegas Kombes Pol Nanang. (Sabtu, 10/05)

Sasaran utama dari patroli ini  titik rawan aksi premanisme seperti pemalakan dan pungutan liar, potensi tawuran antar kelompok, serta lokasi-lokasi yang sering dijadikan tempat aktivitas penyakit masyarakat lainnya.

Kombes Pol Nanang didampingi Wapolresta Malang Kota AKBP Oskar Syamsuddin, SIK, MT dan diikuti seluruh PJU ini menyasar disekitar SPBU Ciliwung, Kopian Sudimoro, Taman Krida Budaya, Jl Gatot Subroto, Alun-Alun Jl Merdeka, Depan The Nine dan Heritage.

Selain tindakan patroli, Polresta Malang Kota juga sudah melakukan pendekatan edukatif, baik Sosialisasi maupun penyuluhan premanisme, hingga pencegahan tindak pemerasan atau pemalakan.

Ia juga mengapresiasi masyarakat yang sudah aktif memberikan informasi kepada kepolisian, baik melalui 110, Medsos, WA pengaduan Polresta Malang Kota di nomor 081137802000, dan media lainnya.

“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting, agar kasus-kasus premanisme dan pekat dapat diungkap lebih cepat dan tepat sasaran.”tambah Kombes Pol Nanang.

Diketahui bahwa Patroli Preemtif dan Preventif ini, bagian dari Operasi Berantas Premanisme yang digelar secara serentak oleh jajaran Kepolisian mulai tanggal 1 hingga 30 Mei 2025. 

Secara khusus menyasar berbagai bentuk aksi premanisme seperti pemerasan, pungutan liar, intimidasi, kekerasan, kepemilikan senjata tajam, dan penyalahgunaan miras.

“Kami terus berupaya hadir di tengah masyarakat, mengedukasi sekaligus melakukan penindakan. Tujuannya agar semua elemen masyarakat merasa aman, nyaman, dan terlindungi dari segala bentuk gangguan Kamtibmas,” pungkas Kombes Pol Nanang.

Dengan Patroli Preemtif dan Preventif Premanisme, Polresta Malang Kota dapat menjaga situasi Kamtibmas yg kondusif di Kota Malang. (*)

Polisi Gelar Patroli Skala Besar Ciptakan Kondusifitas Kamtibmas Cegah Aksi Premanisme di Banyuwangi*

Operasi Pekat di Wilayah Wonocolo Tujuh Orang Terjaring dalam Upaya Penertiban Masyarakat*

Operasi Pekat di Wilayah Wonocolo Tujuh Orang Terjaring dalam Upaya Penertiban Masyarakat*

SURABAYA – Dalam rangka menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat, Polsek Wonocolo Surabaya menggelar Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) di wilayah hukumnya pada Jumat, 9 Mei 2025. 

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Wonocolo, KOMPOL Haryoko Widhi, S.H., M.H., dengan didampingi sejumlah personel dari berbagai unit.

Operasi tersebut menyasar berbagai potensi gangguan ketertiban, terutama keberadaan juru parkir liar dan pelaku pungutan liar (cepek) yang kerap meresahkan warga. Dalam operasi kali ini, tujuh orang berhasil diamankan dan dibawa ke Mapolsek Wonocolo untuk proses pendataan dan pembinaan lebih lanjut.

“Dalam giat operasi pekat di wilayah hukum Polsek Wonocolo yang dipimpin langsung oleh saya, berhasil diamankan sejumlah tujuh orang yang menjadi sasaran operasi,” ujar Kapolsek Wonocolo KOMPOL Haryoko Widhi, S.H., M.H. kepada wartawan, pada Sabtu (09/05).

Tujuh Terjaring, Proses Dilakukan secara Persuasif dan Beretika

Mereka yang diamankan dalam operasi pekat ini terdiri dari para juru parkir tanpa izin resmi dan pemungut uang parkir secara ilegal. Berikut ini adalah identitas ketujuh orang yang diamankan:

Choni Ardiansyah (juru parkir), lahir Surabaya, 2 Februari 2008, alamat Jalan Kutisari III Nomor 22 B Surabaya.

Saipul Arif (juru parkir), lahir Surabaya, 18 Agustus 1992, alamat Wonocolo Gg. VIII, Surabaya.

Muhammad Baruddin (juru parkir), lahir Surabaya, 20 Desember 1984, alamat Kapas Madya IV O Nomor 11 Surabaya.

Muhammad Rizky Zakaria (juru parkir), lahir Surabaya, 12 Mei 2007, alamat Jalan Bung Tomo Nomor 14 A Wonokromo, Surabaya.

Syaiful Anwar (tukang cepek), lahir Surabaya, 2 Februari 1992, alamat Bendul Merisi Gg. Makam Nomor 24 Surabaya.

Sandi Septianto Utomo (tukang cepek), lahir Surabaya, 9 September 1995, alamat Bendul Merisi Gg. Makam Nomor 27 Surabaya.

Sugiat (juru parkir), lahir Jombang, 1965, alamat Jemur Ngawinan II Masjid Surabaya.

Setelah diamankan, para terduga langsung dibawa ke Mapolsek Wonocolo untuk diberikan arahan dan pembinaan secara humanis. Tidak ada tindakan represif yang dilakukan selama kegiatan berlangsung, menunjukkan komitmen kepolisian dalam mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif.

Operasi ini tidak hanya menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga ketertiban umum, tetapi juga mencerminkan kepedulian Polsek Wonocolo terhadap keresahan warga. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala berarti.

“Langkah ini kami lakukan untuk menciptakan kenyamanan warga serta menekan potensi gangguan keamanan di wilayah hukum kami,” tambah Kapolsek KOMPOL Haryoko Widhi.

Kegiatan operasi pekat ini juga melibatkan berbagai unit pendukung seperti Unit Lantas, Samapta, Binmas, Reskrim, dan Intelkam. Keterlibatan penuh seluruh jajaran menunjukkan sinergi internal Polsek Wonocolo dalam menjalankan tugas kemanusiaan dan pelayanan publik.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Memerintah Anggota Untuk Pengecekan kolam Ikan di Semampir*

Deputi Kemenko Polhukam Apresiasi Satgas Terpadu Pemberantasan Premanisme yang Dibentuk Polda Jatim*

Gerak Cepat Polisi Amankan Dua Remaja Bersajam Hendak Tawuran di Surabaya*

TANJUNGPERAK - Satgas Terpadu Pemberantasan Premanisme Polres Pelabuhan Tanjungperak  berhasil menggagalkan rencana tawuran di Jalan Bulaksari, Surabaya. 

Sebanyak Dua remaja diamankan beserta dua senjata tajam (sajam) jenis celurit dan cocok bebek (corbek). 

Keduanya mengaku hendak melakukan tawuran di lokasi tersebut. 

Kasihumas Polres Pelabuhan Tanjungperak,Iptu Suroto mengatakan, kejadian bermula ketika Polisi yang berpatroli mendapat informasi ada Tiga remaja mengendarai sepeda motor berboncengan Tiga. 

"Mereka menuju ke Jalan Bulaksari, Surabaya yang masuk wilayah hukum Polsek Semampir," kata Iptu Suroto, Sabtu (10/5).

Polisipun bergerak cepat menuju lokasi dan mendapatkan Dua remaja dengan membawa senjata tajam.

"Mereka hendak tawuran siang hari. Sehingga langsung kami amankan bersama warga sekitar,"kata Iptu Suroto.

Dari hasil interogasi, Dua remaja ME, 14, dan FP, 16, warga Semampir, Surabaya, menuju ke lokasi bersama satu temannya yang kabur hendak tawuran dengan gangster pemuda hijrah. 

"Mereka janjian di Jalan Bulaksari, Surabaya," kata Iptu Suroto.

Namun, sesampainya di lokasi ternyata tidak ditemukan kelompok lawannya. 

Mereka pun kembali dengan menenteng sajam yang dibawanya. Hingga akhirnya, diamankan saat melintas di Jalan Wonosari Tegal, Surabaya. 

"Keduanya langsung kami amankan dan kami bawa ke Polsek Semampir untuk penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya. (*)

Pimpinan Komisi III DPR Apresiasi Polri Tindak 3.326 Kasus Premanisme

Jumat, 09 Mei 2025

Operasi Pekat Premanisme 2025: Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan Pelaku Penganiayaan yang Berujung Pencurian

Operasi Pekat II Semeru 2025 Polisi Berhasil Amankan Pesilat yang Bikin Onar di Ngawi*

Polres Blitar Bentuk Satgas Anti-Premanisme Jaga Kondusifitas Wilayah dan Dunia Usaha*

BLITAR – Dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah dan menciptakan iklim investasi serta dunia usaha yang aman, Polres Blitar Polda Jatim membentuk Satuan Tugas (Satgas) Anti-Premanisme. 

Pembentukan satgas ini sekaligus menandai pelaksanaan Operasi Pekat II tahun 2025 yang menargetkan pemberantasan aksi premanisme di wilayah hukum Polres Blitar, Polda Jatim, Sabtu (10/05/25).

Operasi ini dilaksanakan mulai tanggal 1 hingga 14 Mei 2025, dan hingga hari ini, kegiatan operasi masih terus berlangsung secara intensif.

Kapolres Blitar, Akbp Arif Fazlurrahman SH.S.I.K.,M.Si menjelaskan bahwa tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat, serta mendukung aktivitas investasi dan usaha tanpa adanya gangguan dari aksi-aksi premanisme.

"Melalui pembentukan Satgas Anti-Premanisme dan pelaksanaan Operasi Pekat II, kami berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman," kata Akbp Arif.


Ia menegaskan Premanisme dalam bentuk apapun tidak boleh dibiarkan tumbuh di wilayah hukum Polres Blitar Polda Jatim.

Adapun sasaran utama dalam operasi ini mencakup aksi premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas), aksi perampasan, pengeroyokan, serta pemerasan yang meresahkan masyarakat dan pelaku usaha.

Polres Blitar Polda Jatim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan operasi ini dengan cara melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang mengarah pada aksi premanisme. 

"Langkah ini diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan masyarakat secara keseluruhan," pungkasnya. (*)