Kamis, 31 Juli 2025
Polres Probolinggo Fasilitasi Penjemputan Ibu Nortaji yang Sempat Dirawat di Griya Lansia Malang*
PROBOLINGGO,- Langkah cepat dan tanggap dilakukan Polres Probolinggo Polda Jatim dalam memediasi permasalahan antara ibu dan anak yang terjadi di Besuk, Kabupaten Probolinggo.
Akibat permasalahan tersebut ibu Notaji sempat dibawa petugas Griya Lansia dan dirawat di Malang.
Mengetahui kondisi tersebut, Unit PPA Satreskrim Polres Probolinggo mendatangi anak-anak Ibu Nortaji dengan memberikan pengertian untuk membawa pulang kembali ibunya ke rumah.
Alhasil, ketiga anak Ibu Nortaji bersedia menjemput ibunya dengan didampingi pihak kepolisian di Griya Lansia yang berada Desa Wajak, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Suasana harupun terjadi saat ketiganya bertemu dengan ibu Nortaji. Ketiganya langsung memeluk mesra dan meminta maaf.
"Hari ini kami mendampingi Tiga anak ibu Nortaji untuk menjemput ibunya di Malang. Semoga setelah ini tidak terjadi permasalahan lagi antara ibu Nortaji dengan anaknya," kata Kasi Humas Polres Probolinggo Iptu Merdhania Pravita Shanty, Kamis (31/7/2025).
Dalam kesempatan ini, Muhammad, anak pertama Ibu Nortaji, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Probolinggo Polda Jatim karena telah dimediasi dalam menyelesaikan permasalahan ini.
"Terima kasih bapak dan ibu dari Polres Probolinggo yang sudah membantu kami. Kami juga sudah sepakat untuk sama-sama merawat ibu (Nortaji), makanya kami langsung datang ke Griya Lansia," kata Muhammad.
Sementara itu, ibu Nortaji yang sebelumnya sempat viral usai diduga dianiaya dan diusir oleh anak kandungnya juga langsung menangis setelah bertemu dengan tiga anak termasuk menantunya dan langsung mengajak pulang ke rumahnya.
"Sayang sarah kuleh, terro plemanah ka compok, terro akompolah pole. Toreh pleman pon nak (Sayang banget saya, pengen pulang ke rumah, pengen kumpul lagi. Ayo cepat pulang nak)," ujar Ibu Nortaji dengan bahasa Madura.
Di tempat terpisah, Kapolres Probolinggo AKBP M.Wahyudin Latif mengatakan, pendampingan yang dilakukan oleh Polres Probolinggo Polda Jatim ini adalah salah satu bentuk hadirnya Polri di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan dan pelayanannya.
"Kami hadir untuk masyarakat, jadi sudah seharusnya kami berikan pendampingan kepada warga masyarakat khususnya yang ada di wilayah hukum Polres Probolinggo ini," ucap AKBP Latif. (*)
Subuh Berjamaah, Polres Nganjuk Gandeng Masyarakat Perkuat Kamtibmas Sukomoro*
NGANJUK – Sebagai upaya strategis memelihara keamanan dan ketertiban wilayah, Polres Nganjuk Polda Jatim melaksanakan kegiatan Sholat Subuh berjamaah bersama masyarakat di Masjid Baiturrohman, Kelurahan/Kecamatan Sukomoro, Kamis (31/7/2025).
Kegiatan ini menjadi sarana menjalin kedekatan Polri dengan masyarakat serta membangun komunikasi yang sehat dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sukomoro Polres Nganjuk.
Wakapolres Nganjuk Kompol Andria Diana Putra, S.E., M.H., yang mewakili Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa Safari Subuh merupakan bagian dari ikhtiar Polri dalam mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai keimanan sekaligus mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat dan Subuh berjamaah ini menjadi momen untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung sekaligus menyerap aspirasi warga,” ujar Kompol Andria.
Dengan hadirnya jajaran Polres Nganjuk dan Polsek Sukomoro, kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan narkoba dan penggunaan media sosial yang tidak bijak.
Contoh nyata disampaikan langsung oleh Wakapolres Nganjuk di hadapan jamaah, dengan mengajak orang tua lebih peduli pada aktivitas anak-anaknya, serta memberikan imbauan untuk tidak menyalahgunakan layanan Lapor Kapolres Nganjuk di nomor 0811-5111-0110.
Sementara itu, Kyai Afandi selaku Ketua MWC NU Sukomoro sekaligus imam Salat Subuh, mengapresiasi keterlibatan Polri dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan.
Menurutnya, kehadiran Polisi di masjid adalah bentuk nyata dari sinergi menjaga kedamaian lingkungan.
“Kebersamaan seperti ini patut dirutinkan. Tidak hanya untuk memperkuat ibadah, tapi juga mempererat ukhuwah antara aparat dan umat,” ujar Kyai Afandi.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama, pemberian sarana kontak kepada Takmir Masjid, serta ramah tamah bersama jamaah sebagai wujud kebersamaan dalam menjaga wilayah Sukomoro tetap aman dan religius.(*)
Rabu, 30 Juli 2025
Polres Ponorogo Berhasil Ungkap Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Tersangka Ditangkap di Batam*
PONOROGO – Satreskrim Polres Ponorogo Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan bermodus pecah kaca mobil yang terjadi di wilayah Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo.
Aksi ini menyebabkan korban kehilangan uang tunai sebesar Rp 330 juta, yang baru saja ditarik dari bank.
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo menjelaskan bahwa tersangka utama yang berhasil diamankan adalah RF warga Kecamatan Batam Kota, Provinsi Kepulauan Riau.
"Pelaku sempat melarikan diri ke Batam dan berhasil kami tangkap pada 21 Juli 2025," kata AKBP Andin, Rabu (30/7).
Kapolres Ponorogo menerangkan, peristiwa pecah kaca mobil itu terjadi pada Senin, 5 Mei 2025 sekitar pukul 08.00 WIB.
Saat itu, korban bernama Riko, usai mencairkan uang sebesar Rp 330 juta di Bank BNI Jalan HOS Cokroaminoto, kemudian menuju ke Jalan Wibisono No. 87, untuk menemui sejumlah saksi dan mencari tempat kost.
Saat korban dan rekan-rekannya naik ke lantai dua untuk melihat kamar kost, pelaku yang sebelumnya sudah memantau dari bank mulai menjalankan aksinya.
“Pelaku utama lainya berinisial AL alias Rau memecahkan kaca bagian depan kiri menggunakan alat, lalu mengambil uang tunai yang ditaruh di jok,” ujar Kapolres Ponorogo.
Uang hasil curian langsung dibawa kabur oleh AL yang berboncengan dengan RF, sementara Dua tersangka lainnya yakni RSN dan AG (DPO) bertugas memantau dan memberi informasi.
Setelah beraksi, para pelaku langsung kabur ke arah Trenggalek. Tersangka RF sempat melarikan diri ke Batam sebelum akhirnya dibekuk.
Polisi masih memburu Dua orang lainnya yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni AG dan RSN yang turut terlibat dalam aksi pencurian ini.
“Kasus ini adalah bentuk kejahatan yang terorganisir dan lintas daerah. Kami akan terus memburu pelaku lainnya yang masih DPO,” tegas AKBP Andin.
Tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun. (*)
Polri Gelar Sosialisasi Policetube, Perkuat Transparansi dan Publikasi Kegiatan Kepolisian
Jakarta — Divisi Humas Polri melaksanakan sosialisasi dan pelatihan penggunaan Policetube serta Humas Pintar Presisi, Rabu (30/7). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho ini diikuti oleh 288 peserta secara tatap muka dan 2.080 peserta melalui daring.
Irjen. Pol. Sandi Nugroho menjelaskan, Policetube merupakan sistem dari PT Digital Unggul Gemilang untuk Polri. Platform ini diharapkan menjadi lompatan besar dalam memperkuat fungsi kehumasan dan publikasi kepolisian di era digital.
“Sosialisasi dan pelatihan ini penting agar jajaran Polri siap memanfaatkan Policetube sebagai media publikasi modern berbasis video. Dengan cara ini, kerja-kerja kepolisian dapat terekam dengan nyata, transparan, dan mudah diakses masyarakat,” kata Kadiv Humas Polri.
Menurutnya, publikasi kegiatan kepolisian selama ini sudah berjalan melalui SPIT dan Mediahub, namun terbatas pada narasi dan foto. Dengan adanya Policetube, seluruh aktivitas kepolisian mulai dari Polsek hingga Mabes Polri dapat didokumentasikan dalam bentuk video.
“Harapan kami, tidak ada lagi pertanyaan tentang apa yang sudah dikerjakan Polri. Semua bukti kerja anggota di lapangan bisa dilihat langsung melalui Policetube,” tegas Irjen. Pol. Sandi.
Kadiv Humas menambahkan, pemanfaatan Policetube juga sejalan dengan semangat transparansi Polri sekaligus meningkatkan kepercayaan publik. Setiap anggota Polri didorong untuk berperan aktif menyampaikan informasi positif, bukan hanya di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital.
“Semoga dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini, jajaran Polri semakin siap menghadapi tantangan ke depan, sekaligus memperkuat profesionalisme dan kehumasan yang modern, transparan, dan dipercaya masyarakat,” pungkas Kadiv Humas.
Dengan adanya Policetube, Polri optimistis dapat mendekatkan diri kepada masyarakat, menyebarkan informasi yang akurat, sekaligus membuktikan bahwa kerja-kerja kepolisian hadir nyata untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Dedek Hartono Untuk Cek Kolam lele di Panjang jiwo
Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Panjang jiwo Kepada Aipda Dedek Hartono untuk amelakukan pengecekan Pekarangan Bergizi Budidaya Kolam Lele Kel Panjang jiwo Kec Tengilis
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Polsek Tenggilis Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Budidaya kolam lele berbagai jenis dengan hasil yang lebih optimal.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya.
"Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkota Kartika yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Minggu (31/07/2025).
Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban bagian dari ketahanan pangan nasional.
Anev Sitkamtibmas Semester I : Polda Jatim Berhasil Tuntaskan 26.825 Kasus*
PASURUAN - Periode Januari hingga Juni 2025, Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) mencatat keberhasilannya dalam menuntaskan sejumlah kasus tindak pidana.
Progres positif dalam penegakan hukum oleh Polda Jatim beserta jajarannya dimana 26.825 kasus berhasil diselesaikan dari total 30.014 tindak kejahatan.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Drs.Nanang Avianto saat menggelar Analisis dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas Semester I Tahun 2025 di Gedung Soebarkah, Pusdik Brimob, Lemdiklat Polri, Watukosek, Kabupaten Pasuruan - Jawa Timur, Selasa (29/7).
Kapolda Jatim juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap seluruh personel yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam menjaga stabilitas keamanan selama semester pertama tahun ini.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh kepala satuan kerja, kepala satuan wilayah, serta seluruh personel Polda Jatim atas dedikasi dan kerja keras dalam pengelolaan kamtibmas yang optimal selama periode Januari hingga Juli 2025,” ujar Kapolda Jatim.
Kapolda Jatim juga menyoroti sejumlah kasus menonjol, seperti tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya, serta fenomena "Sound Horeg" yang memicu enam kejadian gangguan kamtibmas.
Menanggapi hal tersebut, Polda Jatim telah mengambil langkah cepat dan strategis, termasuk pembentukan posko gabungan, pengerahan tim SAR, serta rencana penerbitan maklumat Kapolda.
“Keamanan adalah prasyarat utama untuk mencapai Indonesia Emas 2045,"tegas Irjen Nanang.
Kapolda Jatim kembali mengingatkan bahwa ada korelasi yang sangat kuat antara keamanan dan ekonomi.
"Ingatlah bahwa crime is the shadow of civilization; kejahatan adalah bayangan dari peradaban,” tegas Irjen Pol. Nanang Avianto.
Menutup sambutannya, Kapolda Jatim mengajak seluruh jajaran untuk menanamkan dalam diri bahwa kamtibmas yang kondusif merupakan investasi penting bagi stabilitas ekonomi dan pembangunan nasional.
Sebagai informasi, Anev Sitkamtibmas ini secara resmi dibuka oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si dan dihadiri oleh Wakapolda Jatim, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh Kapolrestabes, Kapolresta, dan Kapolres jajaran. (*)
Selasa, 29 Juli 2025
Lepas Buruh Terdampak PHK dan Angkatan Kerja Baru, Kapolri: Kabar Gembira di Tengah Dampak Global
JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melepas 1.575 buruh yang terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk bekerja di tempat yang baru serta angkatan kerja baru. Hal ini diharapkan menjadi kabar gembira di tengah dampak dari perekonomian global yang ada.
Pelepasan buruh terdampak PHK dan angkatan kerja baru itu diselenggarakan di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa (29/7/2025).
"Alhamdulillah hari ini kita melanjutkan kegiatan untuk menyalurkan tenaga kerja yang terdampak PHK sekaligus juga memberangkatkan tenaga kerja angkatan baru. Tentunya ini adalah kabar menggembirakan di tengah situasi yang tentunya ada beberapa tenaga kerja yang dirumahkan karena dampak ekonomi global," kata Sigit.
Sigit menegaskan, pelepasan buruh terdampak PHK untuk dipekerjakan kembali oleh Polri ini merupakan tindaklanjut dari instruksi Presiden Prabowo Subianto soal gejolak ketenagakerjaan di Indonesia.
Oleh sebab itu, Sigit berharap, penyaluran ini bisa menjadi harapan baru bagi seluruh elemen buruh di Indonesia, khususnya yang terkena dampak PHK.
"Saya ucapkan terima kasih dan tentunya ini menjadi harapan baru bagi teman-teman buruh Indonesia. Sekaligus terima kasih kepada teman-teman perusahaan yang berinvestasi, membuka lapangan pekerjaan baru," ujar Sigit.
Lebih dalam, Sigit juga menginstruksikan kepada seluruh jajarannya di Indonesia untuk terus menjaga dan memastikan iklim investasi tetap aman dan lancar. Menurutnya, hal itu bakal berdampak pada terciptanya potensi lapangan pekerjaan yang baru.
"Oleh karena itu tentunya, saya meminta kepada seluruh jajaran untuk mengawal menjaga agar iklim investasi terus bertumbuh agar industri baru terus bertumbuh sehingga kemudian membuka lapangan pekerjaan baru," ucap Sigit.
Di sisi lain, Sigit mengingatkan agar kelompok buruh terus mengasah kemampuannya agar dapat bersaing serta produktif di tingkat nasional maupun global.
"Sehingga dengan demikian ini juga akan membuat perusahaan-perusahaan, industri-industri yang ingin berinvestasi di Indonesia menjadi yakin bahwa buruh-buruh Indonesia sangat luar biasa," tutur Sigit.
Tak hanya itu, kata Sigit, buruh yang kembali dipekerjakan ini langsung dijadikan sebagai karyawan atau pegawai tetap. Dengan kata lain, bukan pekerja Outsourcing, sebagaimana yang diharapkan oleh seluruh elemen buruh.
"Oleh karena itu, terima kasih demikian juga kepada desk ketenagakerjaan dan teman-teman pengusaha yang lain. Kita harapkan untuk terus bisa bekerja sama. Sehingga ada ruang-ruang baru yang terus diciptakan untuk menbangun menciptakan lapangan pekerjaan dan juga tentunya juga mendorong agar investasi di Indonesia terus bertumbuh," tutup Sigit.
Senin, 28 Juli 2025
*Operasi Patuh Semeru 2025 Polresta Sidoarjo Berhasil Tekan Kecelakaan Hingga 62 persen*SIDOARJO - Polresta Sidoarjo Polda Jatim selama dua pekan mulai tanggal 14 sampai dengan 27 Juli 2025 telah melaksanakan Operasi Patuh Semeru 2025. Melalui upaya-upaya preemtif dan preventif, Polisi berhasil membangun budaya sadar tertib berlalu lintas kepada masyarakat.Selama kegiatan operasi tersebut Satlantas Polresta Sidoarjo dan jajaran, melakukan berbagai penyuluhan Kamseltibcarlantas dan sosialisasi ke media massa maupun media sosial, hingga turun langsung ke daerah rawan laka lantas.Kabag Ops Polresta Sidoarjo Kompol. M. Irfan, dalam konferensi pers Senin (28/7/2025), menyampaikan melalui Operasi Patuh Semeru 2025 kita harapkan masyarakat dapat lebih sadar dan menjadikan budaya tertib berlalu lintas, sehingga dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas.Selain melalui kegiatan preemtif dan preventif, menurut Kompol. M. Irfan bahwa Polisi di Sidoarjo juga telah memasifkan langkah represif atau penegakan hukum bagi para pelanggar peraturan lalu lintas selama Operasi Patuh Semeru 2025."Pada Operasi Patuh Semeru 2025, Polresta Sidoarjo berhasil menjadi Polres yang melaksanakan kegiatan preemtif, preventif dan penegakan hukum dengan intensitas kegiatan tertinggi di jajaran Polda Jawa Timur," kata Kabag Ops Polresta Sidoarjo Kompol. M. Irfan.Sebagai perbandingan pelaksanaan penegakan hukum di Operasi Patuh Semeru 2025 dengan 2024 lalu, yang dilakukan Polresta Sidoarjo tilang ETLE Statis pada 2025 sebanyak 20 sedangkan 2024 ada 1.757 mengalami penurunan 0,98 persen. ETLE Mobile tahun 2025 ini 1.477 pelanggaran naik dari tahun 2024 sebanyak 184 pelanggaran. Tilang manual mengalami kenaikan 30,11 persen dari tahun 2024 sebanyak 8.781 pelanggaran naik menjadi 11.425 pelanggaran di tahun 2025. Sedangkan tindakan teguran juga naik, dari tahun 2024 dilakukan 12.198 naik sebanyak 25.350 teguran di tahun 2025 ini."Secara keseluruhan kami Polresta Sidoarjo dalam Operasi Patuh Semeru 2025 telah melakukan penindakan pelanggaran lalu lintas sebanyak 38.272 kasus. Langkah ini berdampak pada penurunan kasus kejadian kecelakaan lalu lantas," lanjutnya.Jumlah kejadian laka lantas pada Operasi Patuh Semeru 2025, yang telah dilaksanakan selama 14 hari telah terjadi penurunan jumlah kejadian laka lantas dari 35 kejadian menjadi 13 kejadian mengalami penurunan sebanyak 22 kejadian, atau kejadian laka lantas di wilayah Kabupaten Sidoarjo mengalami penurunan sebanyak 62,85 persen bila dibandikan Operasi Patuh Semeru 2024.Dihadapan awak media, Polresta Sidoarjo bersama instansi terkait melakukan pemusnahan barang bukti pelanggaran lalu lintas periode 1 Januari sampai dengan Juli 2025, yang didapati sebanyak 305 knalpot brong. (*)
Tingkat Kecelakaan Turun, Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Malang Dinilai Efektif*
*MALANG* – Selama 14 hari pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025, jajaran Satlantas Polres Malang Polda Jatim mencatat 6.988 pelanggaran lalu lintas dan 12 kasus kecelakaan.
Jumlah kecelakaan tersebut menurun signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 28 kejadian.
Operasi yang digelar mulai 14 hingga 27 Juli 2025 itu menyasar pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, sekaligus mengedepankan upaya preemtif dan preventif terhadap pengguna jalan.
Dari total pelanggaran yang tercatat, sebanyak 6.757 di antaranya merupakan teguran langsung, sementara sisanya ditindak melalui ETLE mobile dan statis.
Menariknya, tidak ada tilang manual yang dikeluarkan selama operasi berlangsung.
"Fokus kami dalam operasi kali ini adalah pendekatan persuasif melalui edukasi dan teguran, bukan semata-mata penindakan," ujar Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, Senin (28/7).
Meski begitu, lanjut Kasatlantas Polres Malang pelanggaran tetap dicatat untuk evaluasi dan tindak lanjut ke depan.
Berdasarkan data yang dihimpun, pelanggaran terbanyak berasal dari pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, yakni sebanyak 5.232 pelanggaran.
Sementara itu, pelanggaran lain yang juga cukup dominan antara lain tidak membawa SIM (606), tidak membawa STNK (230), dan melanggar traffic light (211).
Dari sisi upaya preemtif, Polres Malang mencatat sebanyak 3.494 kegiatan sosialisasi, termasuk penyuluhan langsung kepada komunitas pengguna jalan, pemasangan spanduk, hingga edukasi melalui media sosial dan elektronik.
Adapun dari aspek kegiatan preventif, jumlah kegiatan seperti pengaturan, penjagaan, patroli, dan pengawalan tercatat mencapai angka yang sama, yaitu 3.494 kegiatan.
Yang menarik, meski jumlah pelanggaran mengalami kenaikan, namun jumlah kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan drastis sebesar 57 persen, dari 28 kejadian di tahun 2024 menjadi hanya 12 kejadian di 2025.
"Penurunan jumlah kecelakaan adalah indikator penting bahwa upaya preemtif dan preventif kami cukup efektif. Bahkan, tidak ada korban meninggal dunia selama operasi, ini patut kita syukuri," ujar AKP Chelvin.
AKP Chelvin juga menyebutkan bahwa operasi tahun ini lebih mengedepankan teknologi, seperti pemanfaatan ETLE mobile, yang naik signifikan dibanding tahun lalu.
ETLE statis mencatat 16 pelanggaran, sementara ETLE mobile berhasil mendeteksi 215 pelanggaran, seluruhnya berupa pengendara yang tidak memakai helm.
Hasil operasi selanjutnya akan dianalisis oleh tim anev sebagai bahan penyusunan kebijakan dan langkah strategis kepolisian dalam menekan pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas di masa mendatang.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi antara teknologi, edukasi, dan tindakan preventif sebagai strategi utama dalam menjaga keamanan lalu lintas di wilayah Kabupaten Malang," pungkas AKP Chelvin. (*)
Minggu, 27 Juli 2025
Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Bripka Andry Trisnawan Untuk Cek di Keputran Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Kel Keputran Kepada Bripka Andry Trisnawan untuk amelakukan pengecekan Pekarangan Bergizi Poktan Suryo Suroboyo Kec TegalsariLangkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.Polsek Tegalsari Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Poktan Suryo Suroboyo berbagai jenis dengan hasil yang lebih optimal.Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya."Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkota Kartika yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Minggu (28/07/2025).Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban bagian dari ketahanan pangan nasional.
Kapolri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025, Dorong Pertumbuhan UMKM
Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meninjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 di Jakarta Convention Center (JCC) 2025. Bazar ini sendiri diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-73.
Terdapat 548 stand yang turut dihadirkan dalam bazar ini. Bazar ini sendiri diselenggarakan dengan mengusung tema “Sinergi Bhayangkari Bersama UMKM Mendorong Kemandirian Ekonomi Bangsa”.
Acara ini menjadi wujud nyata kepedulian Bhayangkari dalam membina dan memajukan pelaku UMKM, baik dari internal Bhayangkari, masyarakat umum, maupun organisasi wanita seaspirasi. Kapolri pun meninjau sejumlah stand milik Bareskrim, Polda Sumut, Polda DIY, Polda Papua, Polda Jatim, Polda Sumsel, PG Itwasum, Baharkam, Polda Kaltim, Polda Malut, Polda Papua Barat, Polda Kalteng, dan Polda Korlantas.
Sebelumnya, Ketua Umum Bhayangkari, Ibu Juliati Sigit Prabowo, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar bazar ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti.
“Bazar ini bukan sekadar pameran produk, tetapi ajang membangun sinergi, mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas melalui inovasi dan digitalisasi pemasaran. Kami ingin UMKM tumbuh menjadi pilar ekonomi bangsa yang tangguh dan mandiri,” ujarnya.
Selain bazar, berbagai kegiatan edukatif juga digelar, seperti talkshow dari Bank Mandiri, BPOM, pelatihan skincare, demo masak dari Rose Brand, serta workshop dari para pengurus Bhayangkari daerah. Kehadiran sponsor utama dari PT Bank Mandiri Tbk, PT Sungai Budi Group, dan PT Telekomunikasi Seluler turut mendukung suksesnya pelaksanaan acara.
Sementara itu, Ibu Selvi Gibran Rakabuming Raka dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kontribusi Bhayangkari dalam pemberdayaan perempuan dan UMKM.
“Bhayangkari membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pendamping anggota kepolisian, tetapi perempuan-perempuan hebat, kreatif, dan multi-talenta. Saya percaya, peran Bhayangkari akan membawa dampak besar dalam membina UMKM agar lebih mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional,” tutur Ibu Selvi.
Ibu Selvi juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas organisasi wanita untuk mendorong UMKM kecil agar memiliki akses pembinaan, permodalan, serta pasar yang lebih luas, baik offline maupun online. Ia juga mengusulkan agar ke depannya bazar ini mengangkat tema kebudayaan dari berbagai wilayah Indonesia secara bergiliran.
Mengakhiri sambutannya, Ibu Selvi secara resmi membuka acara Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025:
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2025 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga kegiatan ini membawa manfaat untuk bangsa dan mendukung program-program Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.
Bazar ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi, pemberdayaan, dan wadah pertumbuhan ekonomi kreatif nasional yang berkelanjutan.
Dua Inovasi Polres Pacitan yang Dekat dan Bersahabat Layani Masyarakat*
PACITAN - Mulai saat ini puluhan Bhabinkamtibmas di jajaran Polres Pacitan Polda Jatim memiliki kesibukan baru.
Mereka akan keliling kampung di wilayah binaan. Tak sekadar melaksanakan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, mereka juga akan mengajak warga ngopi bareng.
Sepeda motor yang selama ini digunakan untuk operasional pun sudah disulap sedemikian rupa.
Sebuah kotak berbahan kayu terpasang pada jok belakang. Di dalamnya terdapat kompor mini, bahan bakar gas, serta kopi kemasan. Ada pula payung tenda yang dapat dilepas pasang.
Saat mengundang warga untuk ngopi bareng, Bhabinkamtibmas segera menyiapkan semua kelengkapan.
Bagian ujung kotak kayu dibuka hingga membentuk meja. Di atas papan itu proses merebus air hingga menyeduh kopi dilakukan.
"Filosofi 'Kopi Bolo Bhabin' lahir karena minuman tradisional itu simbol keakraban, dinikmati sambil ngobrol, bolo sebagai teman, dan bhabin sebagai sahabat masyarakat," ujar Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar tentang nama salah satu program inovasi tersebut.
Dikatakan, program Kopi Bolo Bhabin adalah tindak lanjut program serupa yang sudah dicanangkan di Polda Jatim.
Tentu hal itu bertujuan untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. Dipastikan jauh dari kesan simbolik, program ini diharapkan menjadi sarana membuka ruang diskusi dengan warga.
"Para Bhabin akan berkeliling dari desa ke desa, menyambangi pos ronda, teras rumah warga, hingga balai desa," kata AKBP Ayub.
Sambil menyeduh kopi, para Bhabin akan membuka ruang diskusi ringan mulai dari masalah keamanan lingkungan, kenakalan remaja, persoalan sosial, hingga persoalan administratif warga.
Satu lagi inovasi Polres Pacitan yang resmi diluncurkan Kapolres Pacitan. Program itu bernama 'SIM Bolo Bhabin'.
Warga yang akan mengurus SIM akan diberi pelatihan dasar langsung oleh Bhabin.
Tak hanya secara teori, calon pemohon SIM juga akan mendapat latihan praktek.
Adapun sasaran utama SIM Bolo Bhabin adalah warga pedesaan yang kerap kesulitan mengakses layanan pembuatan SIM.
Salah satunya karena keterbatasan waktu, biaya, serta jarak ke pusat kota.
Setelah mendapatkan pelatihan, pemohon diharapkan kian percaya diri dan dapat lulus mengikuti semua tahapan ujian.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya tahu pentingnya memiliki SIM, tapi juga punya kemampuan dan keberanian untuk mengikutinya," imbuhnya.
Peluncuran inovasi tersebut mendapat sambutan antusias, baik dari warga maupun pemerintah daerah.
Program ini dinilai sebagai langkah maju dalam pendekatan humanis kepolisian. Hal itu sekaligus mematahkan kesan kaku saat warga masyarakat harus berurusan dengan layanan kepolisian.
"Lewat ngopi santai bareng, kami ingin hadir bukan hanya sebagai penegak hukum, tapi juga pendengar dan sahabat. Di sisi lain, para Bhabin bukan sekadar menjadi pelatih, tapi sekaligus mendampingi masyarakat yang akan mengikuti ujian SIM," pungkasnya. (*)
Sabtu, 26 Juli 2025
Jumat, 25 Juli 2025
Polda Jatim Gelar Edukasi Penanggulangan Terorisme dan Radikalisme di PP Islamic Center Elkisi
SURABAYA - Polda Jawa Timur tak henti membentengi generasi muda dari ancaman paham ekstremisme.
Melalui edukasi kepada masyarakat, pelajar, mahasiswa dan para santri,Polda Jawa Timur terus gencar memberikan wawasan kebangsaan.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast,Sabtu (26/7).
"Road show kita sosialisasikan bahaya terorisme, radikalisme, dan intoleransi kepada masyarakat,pelajar, mahasiswa maupun para santri,"kata Kombes Pol Abast.
Kali ini melalui Subditbintibsos pada Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jatim turun langsung ke Pondok Pesantren Islamic Center Elkisi di Mojokerto, menggelar edukasi komprehensif tentang bahaya terorisme, radikalisme, dan intoleransi kepada 100 santri SMA dan SMP. Kamis (24/7/2025)
Kegiatan ini jadi bagian dari dua prioritas utama Polri di Triwulan III, menunjukkan komitmen kuat dalam mencegah penyebaran ideologi yang bisa mengancam persatuan bangsa.
Hadir dalam kesempatan ini, Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Jatim AKBP Sutiono, S.Pd, didampingi Kompol Mujiati, S.H, selaku Kasibinpenakta Subditbintibsos, serta beberapa personel dari Polres Mojokerto.
Pembukaan diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMA Elkisi, Ustadz Gunanto, M.Pd, yang mengapresiasi langkah edukatif Polri.
Dalam materinya, AKBP Sutiono, S.Pd mengupas tentang Waspada Pengajian Tertutup dan Budaya Asing.
"Kita harus saling waspada terhadap adanya pengajian tertutup, terutama dengan orang-orang baru yang tidak dikenal," ujar AKBP Sutiono.
Ia menegaskan agar jangan mudah terpengaruh oleh hal-hal yang tidak sesuai dengan ajaran agama pada umumnya.
AKBP Sutiono juga mengingatkan santri agar tak mudah terbawa arus budaya asing yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa.
Di penghujung acara, sarana kontak didistribusikan kepada para santri sebagai pengingat pentingnya menjaga kerukunan.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar, dengan santri yang menunjukkan antusiasme tinggi, aktif bertanya, dan menyimak materi yang disampaikan.
"Ini juga sebuah langkah nyata Polri dalam membentengi generasi penerus bangsa dari ancaman ekstremisme,"pungkas AKBP Sutiono. (*)
Polda Jatim Gandeng Pegiat Media Sosial Bangun Budaya Digital Positif*
JAWA TIMUR - Dalam rangka mempererat tali Silaturahmi Polda Jawa Timur dengan para perwakilan pegiat Media Sosial, Bidang Humas Polda Jatim melalui Subbid Multimedia menggelar penguatan jaringan netizen Jatim.
Kopi darat (Kopdar) bersama perwakilan pegiat media sosial (Netizen) se Jawa Timur yang mengusung tema ' Membangun Budaya Digital Yang Positif Melalui Etika Bermedia Sosial Yang Baik' itu dilaksanakan di Kota Batu - Jatim, Jumat (25/7/25).
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast,S.I.K yang didampingi para Kasubid pada Bid Humas Polda Jatim.
Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, kegitan ini guna merumuskan program - program yang dapat mendukung kondusifitas ruang digital yang aman,nyaman dan sejuk tanpa postingan dan komentar yang mengandung agitasi,provokasi,hoax dan sejenisnya.
Kombes Pol Abast juga mengungkapkan, hadirnya revolusi industri 4.0 meniscayakan kehidupan manusia yang serba mudah,cepat dan instan melalui teknologi digital.
Hal itulah yang memudahkan siapa saja untuk mengakses beragam informasi hanya dengan mengandalkan ujung jari.
Salah satu ancaman yang disebabkan oleh hadirnya revolusi industri adalah membuat banyak hal yang baru sehingga hal yang lama menjadi ketinggalan zaman dan tidak terpakai ( Disruption).
Dimana dalam disrupsi era Post truth, Hoax dan ujaran kebencian menggunakan platform media sosial untuk alat penyebarannya.
"Hal ini bukan perkara sepele karena rangkaian serangannya bisa jadi terus bergelombang," tutur Kombes Abast.
Dengan rendahnya minat baca masyarakat, menurut Kombes Abast akan menjadikan masyarakat mudah terpengaruh dengan hoax yang diulang sehingga dianggap suatu hal benar.
"Netizen memiliki peran penting dalam membentuk opini dan diskusi online," kata Kombes Pol Abast.
Kabid Humas Polda Jatim mengatakan Netizen juga dapat mempengaruhi opini publik dan kebijakan pemerintah melalui aktifitas online (medsos)
Namun demikian Netizen juga rentan menghadapi tantangan seperti penyebaran informasi palsu,cyber bullying dan sejenisnya.
Oleh karena itu dalam kegiatan kopi darat Polda Jawa Timur bersama para perwakilan pegiat media sosial ini diharapkan dapat terus terjalin silaturahmi dab penyamaan persepsi untuk Jogo Jawa Timur tetap kondusif.
"Terimakasih kepada Netizen Jawa Timur yang selama ini telah memberikan kontribusi yang sangat besar dalam menjaga ruang digital dengan turut meredam berbagai isu negatif, berita hoax, ujaran kebencian yang berkembang di masyarakat," pungkas Kombes Pol Abast menutup sambutannya.
Sementara itu, Kasubid Multimedia, AKBP Nurul Anaturoh,S.H,M.H mengatakan, kegiatan temu Netizen rutin diselenggarakan demi tetap terjaganya tali silaturahmi antara Polri dengan para penggiat maupun pegiat media sosial.
"Rutin kami selenggarakan untuk tetap konsisten menjaga tali silaturahmi dengan para penggiat dan juga pegiat media sosial," ungkap AKBP Nurul.
Kegiatan kopdar pegiat medsos ini diikuti ratusan perwakilan Netizen dari wilayah yang ada di Jawa Timur beserta para Kasi Humas Polres/ta/tabes jajaran Polda Jatim.
Selain itu hadir pula para Kasubid dan Kasubag Renmin pada Bid Humas Polda Jatim serta personel Bid Humas Polda Jatim.
Sebagai pemateri, Bid Humas Polda Jatim mengundang Sherlita Ratna Dewi A, S.Si,M.I.P dari Dinas Komunikasi dan Informatika Prov Jawa Timur dan Ketua harian Komite Komunikasi Digital Jatim, DR.Arief Rahman ,ST M.M serta Polisi baik,Ipda Purnomo. (*)
Kamis, 24 Juli 2025
Rabu, 23 Juli 2025
Bersama Media Polres Pelabuhan Tanjungperak Gencarkan Sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025.*
TANJUNGPERAK - Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim menggencarkan sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025 melalui siaran radio.
Bertempat di studio Radio Wijaya, Jalan Perak Timur, pada Rabu (23/7/2025), Kasat Lantas AKP Imam Sayfudin Rodji, menyampaikan secara langsung tujuan dan sasaran operasi kepada para pendengar.
AKP Imam Sayfudin Rodji menjelaskan bahwa Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar serentak ini bertujuan utama untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
"Tujuan utama dari operasi ini adalah untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, serta meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas," ujar AKP Imam.
Dalam dialog interaktif tersebut, AKP Imam memaparkan beberapa pelanggaran yang menjadi target prioritas selama Operasi Patuh Semeru 2025.
Pelanggaran tersebut antara lain penggunaan ponsel saat berkendara, pengemudi di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang pada kendaraan roda dua, tidak menggunakan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sabuk pengaman (safety belt), berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus, serta melebihi batas kecepatan.
"Kami mengedepankan tindakan preemtif dan preventif dalam operasi kali ini. Sosialisasi seperti di Radio Wijaya ini menjadi salah satu upaya kami untuk menjangkau masyarakat secara luas dan memberikan edukasi secara langsung," tambahnya.
Selain itu, Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjungperak juga memberikan imbauan tentang pentingnya keselamatan.
Ia mengingatkan bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari tilang, tetapi merupakan cerminan budaya dan tanggung jawab bersama untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
"Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan tertib berlalu lintas sebagai sebuah kebiasaan dan kebutuhan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang dimulai dari kedisiplinan di jalan raya," jelasnya.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu dari rangkaian giat preemtif yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak selama periode Operasi Patuh Semeru 2025, yang akan berlangsung hingga 27 Juli mendatang.
"Diharapkan, dengan penyampaian informasi yang masif, kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap peraturan lalu lintas akan semakin meningkat, " pungkasnya. (*)
Ngopi Bareng Sopir, Polisi Sosialisasikan Operasi Patuh Semeru dan ODOL di Banyuwangi*
BANYUWANGI - Cara unik dilakukan Satlantas Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur (Jatim) untuk menyosialisasikan Operasi Patuh Semeru 2025.
Lewat program Polantas Menyapa, Polisi turun langsung ke lapangan dan ngopi bareng sopir truk sambil menyampaikan pesan keselamatan lalu lintas.
Kegiatan digelar di kawasan Desa Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi yang diketahui tempat mangkal para sopir angkutan barang.
Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Kompol Elang Prasetyo, S.I.Kom., M.H. memimpin langsung acara ini bersama jajaran Unit Kamsel.
"Kami ingin lebih dekat dengan para sopir, karena mereka ujung tombak keselamatan di jalan raya," kata Kompol Elang, Kamis (24/7).
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, para sopir diajak berdiskusi tentang 7 pelanggaran prioritas Operasi Patuh Semeru 2025.
7 pelanggaran yang dimaksud adalah tidak memakai helm SNI, tidak menggunakan sabuk pengaman, melampaui batas kecepatan,
berkendara dalam pengaruh alkohol, pengendara di bawah umur, menggunakan HP saat berkendara, dan melawan arus lalu lintas.
Selain itu, sosialisasi juga difokuskan pada bahaya Over Dimensi Overload (Odol)
Polisi mengingatkan risiko kecelakaan hingga sanksi hukum bagi kendaraan yang tidak sesuai standar.
"Harapannya, muncul komitmen bersama agar para sopir bisa jadi pelopor keselamatan berlalu lintas," ujarnya.
Para sopir pun diberi ruang menyampaikan keluhan, termasuk soal waktu istirahat yang minim hingga kondisi jalan di jalur distribusi barang.
Kegiatan ini sekaligus jadi bagian dari kampanye Zero Over Dimension Overload dan Zero Accident yang terus digencarkan Polresta Banyuwangi.(***)
Polres Bojonegoro Raih Juara II Tingkat Nasional Manajemen Media di Hari Bhayangkara ke -79*
BOJONEGORO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polres Bojonegoro Polda Jatim dalam momentum Hari Bhayangkara ke-79.
Institusi kepolisian di jajaran Polda Jatim itu berhasil meraih Juara II dalam ajang Lomba Manajemen Media tingkat Polres se-Indonesia yang digelar Mabes Polri.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si kepada Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi, S.H., S.I.K., M.I.K dalam acara Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri Untuk Masyarakat yang berlangsung di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa malam (22/7/2025).
Ajang ini menjadi bagian dari apresiasi Mabes Polri terhadap satuan kewilayahan yang aktif, kreatif, dan efektif dalam mengelola media sosial resmi Polri sebagai sarana komunikasi publik.
Penilaian dilakukan terhadap aspek strategi komunikasi, konsistensi konten, hingga kualitas interaksi dengan masyarakat.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut.
Ia mengapresiasi kinerja Satuan Humas Polres Bojonegoro Polda Jatim dan seluruh personel yang telah bersinergi membangun citra positif institusi kepolisian melalui platform digital.
“Alhamdulillah, ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan informasi publik yang lebih baik," ungkapnya, Kamis (24/7).
Meanurut AKBP Afrian, media sosial bukan hanya saluran komunikasi, tapi juga alat edukasi dan transparansi Polri kepada masyarakat.
AKBP Afrian menekankan bahwa transformasi digital merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menciptakan hubungan yang lebih terbuka dan partisipatif dengan masyarakat.
Ia juga mengatakan keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi seluruh anggota yang terlibat dalam pengelolaan media dan kegiatan komunikasi publik.
“Ke depan, kami akan terus berinovasi menghadirkan konten-konten yang edukatif, akurat dan membangun kepercayaan publik," tambah AKBP Afrian.
Ia ingin media sosial resmi Polres Bojonegoro Polda Jatim menjadi sumber informasi yang terpercaya dan solutif.
Penghargaan ini menjadi salah satu indikator keberhasilan Polres Bojonegoro Polda Jatim dalam menjalankan agenda Polri Presisi yang mengedepankan profesionalisme, modernitas, dan kepercayaan publik, khususnya di era informasi yang serba cepat.
Keberhasilan Polres Bojonegoro meraih posisi kedua secara nasional membuktikan bahwa inovasi dalam komunikasi publik adalah kunci membangun kedekatan institusi negara dengan masyarakat.
"Apresiasi ini sekaligus menjadi tantangan untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi kepolisian yang inklusif dan adaptif, " pungkas AKBP Afrian.
(*)
Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aiptu Multazam Untuk Cek di Kel Tambak sari
Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aiptu Multazam Untuk Cek di Kel Tambak sari
*Borong Juara! Polda Jatim Bersinar di Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri*JAWA TIMUR - Ajang Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat berlangsung meriah di Auditorium STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan.Pada kegiatan puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyerahkan langsung penghargaan kepada para pemenang lomba yang berasal dari seluruh Indonesia.Acara ini merupakan bagian dari transformasi kultural Polri dalam membangun kepercayaan publik melalui pendekatan kreatif, edukatif, dan kolaboratif. Beragam kompetisi digelar, dari konten digital, inovasi ketahanan pangan, manajemen media, hingga lomba mendongeng dan apresiasi BUJP.Provinsi Jawa Timur (Jatim) menjadi bintang utama dalam ajang kali ini. Polda Jatim meraih Juara Umum peringkat I tingkat Polda, disusul Polresta Sidoarjo sebagai Juara Umum tingkat Polres seluruh Indonesia.Polda Jatim memborong penghargaan di berbagai kategori dan level.Di kategori konten digital, anggota Polri asal Jatim Briptu Handriyan Bima Pamungkas sukses menyabet Juara I TikTok kategori Polri berkat konten edukatif yang inspiratif. Sementara itu, Mohamad Isya Anshori, peserta dari kategori umum, juga membawa pulang Juara 2 TikTok Umum.Polda Jatim dan Polresta Sidoarjo juga menunjukkan prestasi luar biasa dalam kategori ketahanan pangan. Polda Jatim meraih Juara I Penambahan Lahan Pertanian Jagung, Juara I Penambahan Produksi Jagung dan Juara I Inovasi Sarana Produksi.Sementara di jajaran satuan wilayah, Polresta Sidoarjo meraih Juara I Inovasi Tata Kelola Ketahanan Pangan, Juara I Sarana Produksi Tingkat Polres, Juara II Ekosistem Pertanian Jagung dan Juara II Inovasi Pasca Panen.Selain itu Polda Jatim juga mencatatkan prestasi sebagai Juara II Zona A Sistem Pengelolaan Informasi Terpadu ( SPIT ) Media Hub Tingkat Polda seluruh Indonesia.Sedangkan Polresta Sidoarjo meraih Juara I Manajemen Media Online Tingkat Polres dan Juara II Manajemen Media Sosial Tingkat Polres seluruh Indonesia.Tak ketinggalan, Polres Bojonegoro dan Polres Pacitan juga ikut menyumbang prestasi dengan meraih Juara II dan III di bidang manajemen media sosial tingkat Polres seluruh Indonesia.Salah satu momen menyentuh datang dari Hafiza Shanum Aulia, peserta cilik asal Jawa Timur, yang berhasil mencuri perhatian lewat dongeng bertema kepahlawanan Polri. Aksi Hafiza mengantarkannya meraih Juara I Lomba mendongeng, sekaligus menjadi wajah segar dari semangat Bhayangkara muda.Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian luar biasa ini.“Ini bukti bahwa inovasi dan semangat kolaboratif tidak hanya hidup di pusat, tapi juga berkembang luar biasa di daerah dan Prestasi ini bukan hanya milik seluruh anggota Polda Jatim beserta jajarannya tetapi juga masyarakat Jawa Timur,” ungkap Kombes Abast, Rabu (23/7).Tak hanya jajaran Polri, berbagai BUJP asal Jawa Timur juga meraih apresiasi diantaranya Juara II BUJP Teladan Skala Investasi Besar (PT Bina Area Persada), Juara II BUJP Teladan Skala Investasi Kecil (PT Aulia Putra Sejahtera), Juara II BUJP Mikro (PT Global Scurindo Utama) dan Juara III Satpam Teladan Gada Pratama oleh Genta Abriansyah."Dengan total 27 penghargaan yang dibawa pulang ke Jawa Timur, acara ini membuktikan bahwa semangat Polri Presisi terus hidup di daerah," ungkap Kombes Abast.Awarding Day bukan sekadar seremoni, tapi cermin nyata dari reformasi pelayanan publik, inovasi lapangan, dan partisipasi masyarakat.“Kami berkomitmen menjadikan penghargaan ini sebagai pemicu untuk terus hadir di tengah masyarakat secara kreatif, humanis, dan solutif,” pungkasnya. (*)
Polri Gelar Awarding Day “Polri Untuk Masyarakat”, Apresiasi Kreasi Masyarakat dan Personel BerprestasiJakarta — Dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025, Polri menggelar kegiatan Awarding Day bertajuk "Polri untuk Masyarakat" yang diselenggarakan di Auditorium STIK-PTIK, Jakarta Selatan, pada Selasa malam (22/7/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat dan personel Polri yang telah berkontribusi aktif dalam berbagai kegiatan positif dan inspiratif bersama institusi Polri.Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang penghargaan, melainkan bagian dari upaya mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam semangat kebersamaan dan partisipasi aktif.“Kegiatan Awarding Day ini adalah bentuk apresiasi pimpinan Polri, khususnya Bapak Kapolri, atas partisipasi semua pihak dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79. Ini adalah ruang partisipatif untuk berkreasi bersama Polri,” ujar Brigjen Trunoyudo.Rangkaian kegiatan peringatan HUT Bhayangkara ke-79 telah berlangsung sejak bulan Juni 2025 dengan pelaksanaan berbagai kegiatan seperti bakti sosial, bakti kesehatan, bakti religi, hingga lomba-lomba olahraga dan kreasi masyarakat. Di antaranya, terdapat Bhayangkara Sports Day bertema “Harmony Langkah Persatuan”, kejuaraan karate, bulu tangkis, tenis, menembak, taekwondo, judo, dan basket yang diikuti ribuan peserta dari berbagai elemen.Selain bidang olahraga, sejumlah kompetisi partisipatif juga digelar, seperti lomba BUJP Teladan, Polsus Teladan, Satpam Teladan, Kampung Bebas Narkoba, lomba inovasi ketahanan pangan, lomba sistem informasi terpadu Media Hub, serta lomba Call Center 110. Untuk kalangan umum, Polri menyelenggarakan lomba konten kreatif dengan lebih dari 2.000 peserta yang mencakup lomba film pendek, fotografi, cerita pendek, karikatur, video edukasi, dan lomba mendongeng.“Kami juga melibatkan penyandang disabilitas, anak-anak, dan masyarakat umum dalam lomba melukis, mewarnai, hingga lomba menulis artikel. Total peserta lomba konten kreatif tercatat mencapai 2.218 peserta,” ungkap Trunoyudo.Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo turut menyerahkan penghargaan kepada Kontingen Polri yang baru saja menorehkan prestasi dalam ajang World Police and Fire Games 2025 di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat. Polri sukses meraih 50 medali dan masuk dalam 10 besar dari 70 negara peserta.“Prestasi tersebut menjadi kebanggaan kita bersama, bahwa personel Polri tidak hanya berdedikasi dalam tugasnya, tetapi juga mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional,” tambahnya.Kegiatan ini juga dihadiri oleh Irwasum Polri, para pejabat utama Mabes Polri, serta para pemenang penghargaan dari berbagai kategori. Melalui acara ini, Polri ingin menunjukkan bahwa institusi tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam membangun kreativitas, ketahanan sosial, dan semangat kebangsaan.“Dengan tema 'Polri untuk Masyarakat', ini menjadi harapan, kebutuhan, dan sekaligus tuntutan publik agar Polri senantiasa hadir dan dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” tutup Brigjen Trunoyudo.
Selasa, 22 Juli 2025
Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aiptu Endang A Untuk Cek di Kel Bringin
Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Kel Bringin Kepada Aiptu Endang A untuk melakukan pengecekan Pekarangan Bergizi Bersama Pokta Sawo Makmur Kel Beringin Kidul Kec Sambikerep
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Polsek Laksantri Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan Poktan sawo Makmur berbagai jenis dengan hasil yang lebih optimal.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya.
"Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkota Kartika yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Sanin (23/07/2025).
Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban bagian dari ketahanan pangan nasional.
*Polres Pasuruan Berhasil Ungkap Misteri Jenazah di Sungai Purwosari 3 Tersangka Diamankan*PASURUAN — Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan Polda Jatim berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Desa Sukodermo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Korban adalah SE(38), warga asal Nglames, Madiun, yang ditemukan meninggal dunia di sungai kecil tepi Jalan Raya Sengon–Bakalan, Jumat pagi, (18/07/2025).Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap Tiga orang tersangka, masing-masing berinisial MI (23), AAA (18), dan LHF (25), seluruhnya laki-laki dan berasal dari wilayah Kota/Kabupaten Pasuruan.“Motif yang kami temukan, pelaku tidak terima dilecehkan oleh korban saat berada di dalam mobil usai berenang," kata AKBP Dani, Selasa (22/7).Kapolres Pasuruan mengungkapkan ada perasaan kesal dan sakit hati para tersangka yang kemudian memicu tindakan kekerasan hingga menyebabkan kematian.Peristiwa bermula pada Kamis malam, 17 Juli 2025, sekitar pukul 18.30 WIB, saat korban menelpon tersangka MI untuk mengajaknya berenang di Pemandian Air Panas Kepulungan, Kecamatan Gempol. Setelah selesai berenang, korban dan tiga tersangka kembali masuk ke dalam mobil. "Di dalam kendaraan itulah korban diduga melakukan pelecehan terhadap MI," ujar AKBP Dani.Merasa dilecehkan, MI memukul korban beberapa kali. Korban membalas, lalu mengambil pisau dari laci mobil. Namun pisau itu berhasil direbut kembali oleh MI dan dilemparkan ke AAA. Tersangka AAA kemudian menusukkan pisau tersebut ke leher korban satu kali, sedangkan LHF memukul korban menggunakan kunci mobil."Setelah kejadian, korban diduga dibuang ke sungai tempat ia kemudian ditemukan warga dalam keadaan tidak bernyawa,"terang AKBP Dani.Berdasarkan hasil autopsi dari tim forensik, korban dinyatakan meninggal dunia karena saluran napas tertutup oleh air (tenggelam), yang menyebabkan kondisi kekurangan oksigen (hipoksia), meskipun terdapat luka tusuk dan kekerasan fisik lainnya.Dalam proses penyidikan, Polisi mengamankan sejumlah barang bukti antara lain 1 unit mobil Grand Livina warna abu-abu (AE 1406 CK),1 unit motor Honda Beat merah putih,1 buah pisau,Pakaian milik korban dan para tersangka,1 buah HP Samsung A50 milik korban,Dompet dan identitas korban dan beberapa potong pakaian yang dikenakan saat kejadian.Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan kematian."Ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara," pungkas AKBP Dani. (*)
Polri Tegas Tindak Anggota yang Membelot, Aske Mabel Divonis 8 Tahun Penjara
Wamena — Komitmen Polri melalui Satgas Ops Damai Cartenz dalam menindak tegas setiap pelanggaran hukum, termasuk yang dilakukan oleh oknum mantan anggotanya sendiri, kembali dibuktikan. Pengadilan Negeri Kelas II B Wamena menjatuhkan vonis 8 tahun penjara kepada Aske Mabel, eks anggota Polres Yalimo yang terbukti melakukan pencurian empat pucuk senjata api dari gudang senjata Polres Yalimo tahun lalu.
Vonis tersebut lebih rendah setahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut 9 tahun penjara. Terkait hal ini, Humas Pengadilan Negeri Kelas II B Wamena, Dean Ginting, menjelaskan bahwa majelis hakim tidak sepenuhnya terikat pada tuntutan jaksa, melainkan mengambil keputusan berdasarkan fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan.
“Tuntutan jaksa bukan menjadi acuan yang digunakan Majelis Hakim untuk menjatuhkan pidana. Majelis hakim tidak terikat dengan tuntutan yang diajukan, dan putusan 8 tahun itu disesuaikan dengan fakta persidangan,” ungkap Dean kepada wartawan di Pengadilan Negeri Wamena, Selasa (22/7/2025).
Ia juga menambahkan bahwa terdakwa mengakui perbuatannya dan menyampaikan permohonan keringanan hukuman secara lisan, yang menjadi bagian dari pertimbangan hakim dalam mengambil keputusan.
Sementara itu, Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa Polri tidak akan memberikan toleransi terhadap setiap bentuk pengkhianatan terhadap institusi, apalagi yang membahayakan keamanan negara.
“Pengkhianatan dengan mencuri senjata api dari institusi adalah perbuatan yang sangat serius. Kami tidak pandang bulu, siapapun pelakunya akan diproses secara hukum. Ini bentuk komitmen kami menjaga integritas Polri dan keselamatan masyarakat,” tegas Brigjen Pol. Faizal.
Menanggapi keluhan pihak kuasa hukum terkait proses penangkapan Aske Mabel oleh personel Satgas Ops Damai Cartenz, pihaknya memastikan bahwa setiap operasi selalu dilaksanakan secara terukur dan sesuai prosedur yang berlaku.
“Penangkapan terhadap pelaku dilakukan berdasarkan pertimbangan taktis dan ancaman di lapangan. Kami terbuka terhadap evaluasi, namun yang pasti, keselamatan petugas dan masyarakat adalah prioritas utama,” tambahnya.
Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Dr. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau kepada seluruh personel Polri di wilayah pegunungan Papua agar tetap memegang teguh loyalitas dan disiplin dalam menjalankan tugas.
“Kami mengajak seluruh anggota untuk tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah. Tugas kita adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, bukan sebaliknya,” ujar Kombes Pol. Yusuf.
Ia juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua dengan menjalin kolaborasi bersama aparat serta aktif melaporkan jika menemukan adanya penyalahgunaan senjata api atau aktivitas mencurigakan lainnya.
Senin, 21 Juli 2025
Polres Kediri Kota Bersama TPID Sidak Beras Premium di Sejumlah Pasar Modern*
KOTA KEDIRI – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta menjamin kualitas dan keamanan pangan di masyarakat, Polres Kediri Kota bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Rapat Koordinasi dan Monitoring Harga, Kesesuaian Kemasan dan Kualitas Beras.
Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah pasar modern di wilayah Kota Kediri, Senin (21/7/2025).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas surat dari Kejaksaan terkait adanya indikasi peredaran beras Premium yang tidak sesuai dengan regulasi, baik dari segi harga, kemasan, hingga kualitas.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Kejaksaan Negeri Kota Kediri, Polres Kediri Kota, Dinas Perdagangan, Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, hingga perwakilan dari Pemkot Kediri.
Dalam rapat koordinasi, Kabid Perdagangan Disperdagin Kota Kediri, Rice Oriza Nusivera, SP, MMA, menegaskan pentingnya dilakukan monitoring langsung ke pasar modern dan tradisional.
"Monitoring guna memastikan tidak ada penyimpangan dalam peredaran beras, khususnya beras Premium," kata Rice Oriza Nusivera.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan bersama atas 42 merk beras Premium yang terindikasi pelanggaran di wilayah Jawa Timur.
"Hari ini kita lakukan monitoring sidak beras premium di Kota Kediri," ungkap AKP Cipto Dwi Leksana.
Usai rapat, tim gabungan melaksanakan Sidak ke empat titik pasar modern, yakni Alfamidi Jl. Semeru, Samudra Swalayan Dhoho Plaza, Superindo Jl. Hasanudin dan Hypermart Kediri Town Square.
Kegiatan berakhir pukul 15.30 WIB dengan hasil sementara bahwa tidak ditemukan adanya beras Premium yang dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Namun demikian, sejumlah produk ditemukan dalam kondisi tidak layak edar karena terdapat kutu di dalam kemasan.
Produk-produk tersebut telah diperintahkan untuk ditarik dari rak penjualan dan dikembalikan ke pihak produsen.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara TPID Kota Kediri dan Satgas Pangan Polres Kediri Kota untuk memastikan konsumen mendapatkan produk pangan yang aman, berkualitas, dan sesuai ketentuan.
Polres Kediri Kota Polda Jatim akan terus memantau dan melanjutkan kegiatan serupa ke pasar tradisional dalam waktu dekat guna menjaga stabilitas dan keamanan pangan masyarakat. (*)
Champion Parade: Dua Atlet Polri Asal Sumbar Berprestasi di Kancah Internasional
Jakarta. Kapolda Sumatera Barat, Irjen. Pol. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, menghadiri langsung acara Champion Parade dalam rangka penyambutan dan apresiasi terhadap dua atlet kebanggaan Polda Sumbar yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional World Police and Fire Games (WPFG) 2025. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Istana Gubernur Sumbar, Minggu (20/7).
Dua atlet tersebut, yakni Briptu Siska Helmiranita, S.H., M.H. dan Briptu Dora Helmi, S.A.P., telah mencetak sejarah dalam ajang multiolahraga bergengsi tingkat dunia yang diselenggarakan di Birmingham, Alabama, Amerika Serikat.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Ketua DPRD Provinsi Sumbar Muhidi, Kasrem 032/WBR, Danlantamal II Padang (diwakili), Danlanud Sutan Syahrir (diwakili), Kepala BUMD Sumbar, Irwasda Polda Sumbar, PJU Polda Sumbar, serta komunitas sepeda dari Kota Padang.
Apresiasi dan rasa bangga disampaikan oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah terhadap torehan prestasi yang telah mengharumkan nama daerah dan bangsa. Keberhasilan kedua atlet tersebut dinilai sebagai bukti bahwa Sumatera Barat memiliki sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di tingkat internasional.
Ucapan apresiasi juga diberikan oleh Ketua DPRD Sumbar Muhidi atas capaian gemilang dua personel Polda Sumbar tersebut. Prestasi yang diraih dinilai dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dan seluruh masyarakat untuk terus berkarya serta mengharumkan nama daerah.
Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Gatot Tri Suryanta menyampaikan dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada dua atlet berprestasi dari Polda Sumbar.
“Saya mewakili seluruh jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Barat beserta staf dan Bhayangkari, mengucapkan selamat serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Briptu Siska Helmiranita dan Briptu Dora Helmi atas prestasi luar biasa yang telah mereka raih di kancah internasional,” ujar Kapolda.
Irjen. Pol. Gatot menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata bahwa personel Polri tidak hanya mampu menjalankan tugas-tugas pemeliharaan kamtibmas, tetapi juga mampu berprestasi di berbagai bidang non-dinas, termasuk olahraga.
“Prestasi ini menjadi motivasi besar bagi seluruh personel Polda Sumbar dalam mengembangkan potensi diri. Kami akan terus mendukung setiap potensi agar bisa berkembang maksimal. Ini membuktikan bahwa anggota Polri juga bisa unggul di luar tugas-tugas kepolisian,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Kapolda menyoroti pencapaian gemilang Briptu Siska Helmiranita, yang berhasil menyabet 2 medali emas di cabang olahraga sepeda, masing-masing pada nomor Individual Time Trial dan Hill Climb, serta menyelesaikan tiga nomor lain dengan hasil membanggakan.
“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tapi juga prestasi institusi dan bangsa. Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Sumatera Barat, serta seluruh personel Polri untuk terus berkontribusi positif bagi bangsa dan negara,” tegasnya.
Kapolda juga menegaskan bahwa Polda Sumbar berkomitmen untuk mendukung penuh potensi-potensi terbaik yang dimiliki setiap personel, baik di bidang kedinasan maupun non-kedinasan.
Lebih lanjut Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., menyampaikan bahwa penyambutan ini merupakan bagian dari apresiasi institusi terhadap dedikasi anggota Polri. Ia berharap semangat dan prestasi yang ditunjukkan oleh Briptu Siska dan Briptu Dora dapat menjadi teladan dan motivasi untuk seluruh anggota dalam mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki.
Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Bondowoso Sapa Masyarakat di CFD Gelorakan Tertib Lalu Lintas*
BONDOWOSO – Berbagai upaya dilakukan oleh Polres Bondowoso Polda Jatim melalui Satuan Lalu Lintas untuk mewujudkan keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran Lalu Lintas (Lamseltibcarlantas).
Kali ini dengan melakukan pendekatan kepada warga masyarakat, personel Satlantas Polres Bondowoso Polda Jatim mensosialisasikan tentang Kamseltibcarlantas tersebut di arena Car Free Day (CFD) yang digelar di kawasan Alun-Alun Raden Bagus Asra, Bondowoso, Minggu (20/7).
Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono melalui Kasat Lantas Polres Bondowoso, AKP Akhmad Rochan mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Patuh Semeru 2025.
"Pada Operasi Patuh Semeru ini kami mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif kepada masyarakat guna menumbuhkan kesadaran dan disiplin dalam berlalu lintas," ujar AKP Rochan.
Dengan membaur bersama masyarakat yang sedang berolahraga dan beraktivitas pagi di kawasan CFD, personel Satlantas menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan helm SNI, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menghindari penggunaan knalpot brong, serta tidak menggunakan handphone saat berkendara.
Selain sosialisasi, petugas juga membagikan stiker keselamatan berlalu lintas, leaflet informasi Operasi Patuh Semeru, dan souvenir menarik seperti gantungan kunci dan masker kepada masyarakat yang mengikuti kuis interaktif seputar lalu lintas.
Kasatlantas Polres Bondowoso juga mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat secara langsung, dalam suasana santai namun tetap edukatif.
“Melalui Polantas Menyapa di Car Free Day, kami ingin membangun kesadaran tertib lalu lintas secara humanis,"ujar AKP Rochan.
Ia mengungkapkan edukasi tentang Kamseltibcarlantas tidak harus selalu formal, tapi bisa dilakukan di ruang-ruang publik dan lebih terasa akrab menurut masyarakat.
"Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Polres Bondowoso Polda Jatim dalam memberikan pelayanan yang humanis dan edukatif kepada masyarakat," kata AKP Rochan.
Ia menambahkan sosialisasi tentang Kamseltibcarlantas itu juga sebagai langkah konkret untuk mewujudkan keselamatan sebagai kebutuhan bersama di jalan raya.
Satlantas Polres Bondowoso berkomitmen akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan selama masa Operasi Patuh Semeru 2025.
"Ini demi menciptakan Bondowoso yang aman, tertib, dan berbudaya tertib lalu lintas," pungkasnya.
Warga menyambut kegiatan ini dengan antusias. Banyak orang tua yang mengajak anak-anak mereka ikut serta dalam edukasi lalu lintas.(*)
Minggu, 20 Juli 2025
JEMBER – Polres Jember Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Satuan Lalu Lintas terus menggelorakan tentang keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bagas Simamarta mengatakan kegiatan ini juga merupakan bagian dari Operasi Patuh Semeru 2025 yang akan dilaksanakan selama Dua pekan.
Dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas, pihaknya juga menggandeng semua pihak termasuk komunitas motor.
"Kami terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara, salah satunya dengan menyapa sejumlah komunitas otomotif untuk jadi pelopor tertib berlalu lintas," ujar AKP Bagas, Senin (21/7).
AKP Bagas mengatakan, momen Jum’at malam atupun malam Minggu yang biasa dimanfaatkan oleh komunitas motor untuk nongkrong dan bersilaturahmi, dimanfaatkan pula oleh Satlantas Polres Jember untuk hadir dan menyapa.
Dalam suasana yang santai dan penuh keakraban, AKP Bagas bersama anggota Satlantas mendatangi salah satu komunitas motor yang sedang berkumpul.
Tanpa sekat, AKP Bagas duduk bareng, ngobrol ringan, dan menyelipkan pesan-pesan penting soal keselamatan dan ketertiban lalu lintas.
Mulai dari pentingnya menggunakan helm, tidak ugal-ugalan di jalan, hingga kesadaran membawa kelengkapan surat-surat kendaraan disampaikan dengan gaya yang santai namun penuh makna.
"Anak muda zaman sekarang lebih suka diajak ngobrol, bukan digurui, jadi kami coba masuk dari sisi itu, lebih komunikatif dan mengedukasi tanpa menghakimi,"terang AKP Bagas.
Tidak hanya berhenti di pertemuan santai, Satlantas Polres Jember juga melakukan penertiban terhadap kendaraan lain yang melanggar aturan di sekitar lokasi, seperti pemeriksaan kelengkapan kendaraan, surat-surat, hingga kondisi motor yang tidak layak jalan.
Respons positif datang dari para anggota komunitas motor. Mereka mengaku senang dan mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan oleh Satlantas Polres Jember.
Salah satu anggota komunitas mengaku, pendekatan ini membuat mereka lebih terbuka menerima nasihat dan lebih sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.
“Kami merasa dihargai. Biasanya kalau Polisi datang, kesannya tegang. Tapi ini beda, malah kami jadi betah ngobrol dan dapat banyak ilmu soal lalu lintas,” ungkap Rizky, salah satu anggota komunitas.
Melalui pendekatan ini, harapannya Satlantas Polres Jember, angka pelanggaran lalu lintas di kalangan anak muda dapat terus ditekan dan kesadaran berkendara yang aman dan tertib semakin meningkat di Kabupaten Jember. (*)
*Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Ponorogo Beri Helm Gratis untuk Ojol*
PONOROGO – Upaya meningkatkan kesadaran dan keselamatan berkendara terus dilakukan jajaran Polres Ponorogo, Polda Jawa Timur (Jatim).
Melalui Operasi Patuh Semeru 2025, Satlantas Polres Ponorogo membagikan helm secara gratis kepada pengemudi ojek online (Ojol), disekitar Jalan Sultan Agung Ponorogo, Minggu (20/7/2025).
Para pengemudi ojek online tampak antusias menerima helm standar sebagai bagian dari kampanye keselamatan berlalu lintas yang tengah digencarkan.
Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Bayu Pratama Sudirno menegaskan, keselamatan menjadi prioritas utama dalam berkendara.
Salah satunya adalah penggunaan helm berstandar SNI, baik untuk pengemudi maupun penumpangnya.
Ia menyebut, pengemudi ojek online adalah salah satu profesi yang sangat rentan terhadap risiko kecelakaan, maka harus dilindungi.
"Kami ingin menumbuhkan kesadaran pentingnya memakai helm yang sesuai standar," jelas AKP Bayu.
Sementara itu Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan bahwa Operasi Patuh Semeru 2025 tidak hanya menitikberatkan pada penegakan hukum semata.
Pihaknya juga mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif demi mewujudkan keamanan, keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
"Operasi ini tidak hanya soal penindakan, tapi juga edukasi. Sosialisasi dan pemberian helm ini adalah bentuk nyata perhatian kami terhadap keselamatan pengendara di Ponorogo,"pungkas Kapolres AKBP Andin. (*)
Polres Probolinggo Kota Berhasil Gagalkan Peredaran Narkotika, Lima Pengedar Sabu Diamankan*
KOTA PROBOLINGGO - Lima pengedar narkotika jenis sabu dibekuk petugas Sat Resnarkoba Polres Probolinggo Kota Polda Jstim dalam 1 hari.
Kelimanya ditangkap di 3 (tiga) lokasi yang berbeda yaitu di Jl. Soekarno Hatta Desa pesisir Kec. Sumberasih, Dusun Darungan Desa Pamatan Kec Tongas Kab Probolinggo dan Jl. Mahakam Kel. Lareng Lor Kec. Kedopok Kota Probolinggo.
Kapolres Probolinggo Kota AKBP Rico Yumasri melalui Plt. Kasi Humas Iptu Zainullah menerangkan, awalnya petugas memperoleh informasi bahwa ada transaksi shabu di Desa Pesisir.
Berdasarkan informasi tersebut, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap MK, 24, warga Wringinanom Kec Tongas pada tanggal 08 Juni 2025 jam 00.20 Wib.
Pelaku yang mengendarai sepeda motor honda scopy warna hitam didapati membawa 1 klip plastik shabu 2,57 gram di dalam tas, 1 klip plastik shabu 0,12 gram di casing HP dan 1 klip plastik shabu 0,36 gram di tangan sebelah kanan.
Setelah dilakukan interogasi, diketahui bahwa MK menjual sabu tersebut kepada AF, 35, warga Desa Sumendi Kec Tongas.
"Modus operandinya, AF membeli sabu dari MK yang kemudian akan dibayar setoran setelah sabu tersebut terjual habis," kata Iptu Zainullah,Minggu (20/7).
Dari penangkapan dan penggeledahan badan AF pada jam 00.45 Wib, ditemukan 1 klip plastik shabu 0,30 gram di dalam dompet.
"Sedangkan saat dilakukan penggeledahan di rumah AF, ditemukan 1 buah timbangan digital dan 223 plastik klip kosong,“ tambahnya.
Dari penangkapan tersebut, petugas melakukan pengembangan dan diperoleh informasi bahwa sabu yang dijual oleh MK, ternyata didapat dari DC, 24, warga Desa Negororejo Kec Lumbang.
“Petugas berhasil mengamankan DC di Dusun Darungan Desa Pamatan Kec Tongas sekitar jam 02.00 Wib," terang Iptu Zainullah.
Setelah dilakukan penggeledahan badan, ditemukan 4 plastik klip shabu 4,10 gram di saku sebelah kanan, 2 butir ekstasi, 1 buah timbangan digital, 180 plastik klip, 1 buah sekop dari sedotan dan 2 buah HP.
Sekitar 10 menit kemudian, petugas berhasil mengungkap jaringan pengedar sabu lainnya.
Rupanya, sabu milik DC sudah dipecah dan dikuasai oleh IFD, 27, warga Dusun Darungan Desa Pamatan Kec Tongas.
“ IFD berhasil diamankan yang mana dia kedapatan membawa 30 plastik klip shabu dengan berat total 36,29 gram dan 1 buah HP di saku sebelah kanan," kata Iptu Zainullah.
Dengan demikian,total tersangka yang diamankan 4 orang dalam rangkaian kasus ini.
"Terhadap semua pelaku kami jerat dengan pasal Pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika “, ujarnya.
Sedangkan di lokasi yang berbeda pada malam hari sekitar jam 20.10 Wib, petugas berhasil menangkap pengedar narkotika jenis sabu lainnya.
Awalnya, petugas memperoleh informasi bahwa di Jl. Mahakam Kel. Lareng Lor Kec. Kedopok Kota Probolinggo, akan ada transaksi narkotika jenis sabu.
Setelah dilakukan pendalaman, petugas berhasil menangkap HL, 24, warga setempat.
HL ditangkap di rumahnya, dan saat dilakukan penggeledahan badan, ditemukan 1 buah kotak rokok yang didalamnya terdapat 10 plastik klip berisi shabu dan 1 buah timbangan digital serta dan uang hasil penjualan shabu sebesar Rp. 1.000.000,-
Kini Kelimanya dilakukan penahanan di rutan Polres Probolinggo Kota menunggu proses hukum lebih lanjut. (*)
Sabtu, 19 Juli 2025
Kapolri Pimpin Apel Akbar Kokam Pemuda Muhammadiyah 2025 di Yogyakarta, Sinergi Wujudkan Ketahanan Pangan
DIY - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Apel Akbar Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Pemuda Muhammadiyah 2025.
Kegiatan tersebut berlangsung di Stadion Tridadi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (20/7/2025). Acara ini dihadiri oleh 23.450 anggota Kokam Pemuda Muhammadiyah.
Dalam kegiatan tersebut bakal dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Polri dan Pemuda
Muhammadiyah.
MoU itu terkait dengan sinergisitas antara Polri dan Pemuda Muhammadiyah soal usaha pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional.
"Alhamdulillah, baru saja dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Polri dan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah terkait Sinergisitas Usaha Pertanian dalam rangka Mewujudkan Ketahanan Pangan Nasional," kata Sigit.
Dengan adanya MoU tersebut, Sigit berharap adanya kerja sama dan sinergisitas yang berjalan secara maksimal sehingga dapat meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan kualitas hasil pertanian, serta berkontribusi terhadap kesejahteraan petani.
"Kerja sama ini merupakan implementasi nyata yang sejalan dengan program ketahanan pangan yang dilaksanakan Polri dalam mendukung swasembada pangan, dimana sampai dengan akhir tahun 2025, Polri menargetkan penanaman jagung pada lahan seluas 1 juta hektar," ujar Sigit.
Menurut Sigit dengan adanya sinergisitas Polri dengan Pemuda Muhammadiyah ini dapat menjadi salah satu kunci untuk menghadapi segala macam bentuk tantangan global maupun nasional.
Sigit memaparkan, dalam menghadapi segala tantangan Presiden Prabowo Subianto telah mencanangkan Misi Asta Cita, sebagai pedoman arah kebijakan pembangunan nasional. Sebab itu, diperlukan sinergisitas serta kolaborasi seluruh elemen bangsa.
"Salah satu misi Asta Cita adalah mewujudkan ketahanan pangan nasional, yang tentunya dapat dicapai dengan meningkatkan produktivitas dan memaksimalkan potensi pertanian di dalam negeri," tutur Sigit.
Nantinya, Kapolri juga secara simbolis memberikan bantuan bedah rumah untuk pasukan Kokam.
Jumat, 18 Juli 2025
Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Bripka Sukma Darmawan Cek di Kel Gunung anyar
Surabaya - Dalbam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Kel Gunung Anyar Kepada Bripka Sukma Darmawan untuk melakukan pengecekan Pekarangan Bergizi Bersama Pokta Elok Green Lestari Kel Gunung AnyarKec Gunung anyar
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Polsek Gunung anyar Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan Poktan Elok Green Lestari berbagai jenis dengan hasil yang lebih optimal.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya.
"Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkota Kartika yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Sanin (19/07/2025).
Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban bagian dari ketahanan pangan nasional.
Beri Pembekalan Kepada 2.000 Capaja, Kapolri: Sinergitas Modal Hadapi Tantangan
Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo memberikan pembekalan kepada para Calon Perwira Remaja (Capaja) di Mabes TNI, Cilangkap, Jaktim. Terdapat 2.000 Capaja yang menjadi peserta pembekalan pagi ini.
Upacara Prasetya Perwira (Praspa) para Capaja ini sendiri akan dilaksanakan pada 23 Juli 2025. Ribuan Capaja ini terdiri dari 827 Capaja Matra Darat, 443 Capaja Matra Laut, 293 Capaja Matra Udara dan 447 Capaja Polisi.
Dalam amanatnya, Jenderal Sigit meminta agar para Capaja memperkuat sinergitas saat menjalankan tugas di lapangan. Berbagai tantangan ke depan akan semakin kompleks dan sinergitas menjadi kunci untuk menuntaskannya.
“Oleh karena itu penting, sekali lagi, saya selalu mengingatkan pentingnya menjaga sinergitas, karena apa? Kalau TNI-Pori terpecah, maka negaranya dalam keadaan bahaya,” ujar Jenderal Sigit dalam pembekalannya kepada para Capaja, Jumat (18/7/25).
Menurut Kapolri, kekuatan utama menjaga pilar bangsa ini adalah TNI-Polri. Hal itu pun menjadi salah satu penekanan yang kerap disampaikan Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran TNI dan Polri.
Presiden Prabowo menekankan, TNI dan Polri adalah realisasi dari negara hadir di tengah-tengah masyarakat. Bahkan, TNI dan Polri menjadi wujud dari perdamaian, kedaulatan, dan wujud dari eksistensi negara.
“Terus, maka perkuat komunikasi yang baik, saling mengisi, saling membantu di lapangan sehingga kemudian negara ini betul-betul bisa terus berkembang,” ungkap Kapolri.
Turut mendampingi Kapolri, Irwasum Komjen Pol. Dedi Prasetyo; Kalemdiklat Komjen Pol. Chryshnanda Dwilaksana; As SDM Kapolri, Irjen Pol. Anwar; Kadivpropam Irjen Pol. Abdul Karim; dan Kadivhumas Irjen Pol. Sandi Nugroho.
Kamis, 17 Juli 2025
Polri Untuk Masyarakat : Polres Tulungagung Bangun 22 Sumur Bor Untuk Warga Antisipasi Krisis Air Bersih*
TULUNGAGUNG – Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi meresmikan Enam titik sumur bor yang tersebar di Lima Kecamatan di Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan peresmian secara simbolis itu berlangsung di Dusun Sebalor Desa Sebalor Kecamatan Bandung, Kamis (17/07/2025).
Hadir pada peresmian tersebut, Pejabat Utama Polres Tulungagung,Kapolsek jajaran, Forkopimcam setempat, Bhayangkari Cabang Tulungagung, para Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.
Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi mengatakan, pembuatan sumur bor ini merupakan bagian dari program Polri Peduli Lingkungan dalam mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat, khususnya di daerah yang rawan kekeringan.
Enam sumur bor, terletak di Dusun Sebalor, Desa Suko Kecamatan Bandung, Desa Sumberagung Kecamatan Rejotangan, Desa Bangunjaya Kecamatan Pakel, Desa Sidem Kecamatan Gondang dan Desa Rejosari Kecamatan Kalidawir.
“Hingga hari ini Polres Tulungagung telah meresmikan 17 sumur bor, masih ada 5 sumur bor lagi yang masih dalam proses pembangunan. Nantinya yang dibangun total hingga 22 sumur bor”, kata AKBP Taat.
Kapolres Tulungagung berharap dengan adanya sumur bor ini dapat membantu kebutuhan air bersih warga.
“Semoga dengan kehadiran sumur bor ini bisa memberikan manfaat bagi masyarakat utamanya dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk konsumsi”, ujar AKBP Taat.
Sementara itu Kepala Desa Sebalor Didik Sukawiyatna mewakili masyarakat mengucapkan terimaksih atas dibangunnya sumur bor di Dusun Sebalor.
Ia mengatakan Sumur bor bantuan Polres Tulungagung Polda Jatim yang ada di Dusun Sebalor itu memenuhi sekitar 50 KK.
“Dusun Sebalor wilayahnya secara geografis daerah 40 % dataran dan 60 % pegunungan, untuk wilayah pegunungan khusus RT 5 RW 2 air mengandalkan sumber air, apabila musim kemarau mengalami kekeringan”, ujar Didik.
Dengan adanya sumur bor ini, masyarakat sekitar dapat terairi air. (*)
Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Bripka Yanuar Widi Cek di Kel Semolowaru
Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Bripka Yanuar Widi Cek di Kel Semolowaru
Kapolri Buka "Kapolri Cup 2025 Shooting Championship", Diikuti Ribuan Peserta
Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi membuka ajang Kapolri Cup 2025 Shooting Championship di Mako Brimob, Depok. Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga turut unjuk kebolehan menembak.
Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat. Ketiganya menjadi peserta pertama dalam kejuaraan menembak tersebut, yang akan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai kalangan.
Kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri dengan Pengurus Besar Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin), mengusung format IPSC (International Practical Shooting Confederation) Level III.
Peserta terdiri dari anggota Polri, TNI, dan masyarakat sipil. Ketua Panitia Kapolri Cup 2025, Irjen Pol Widodo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.
Kejuaraan digelar pada 17–20 Juli 2025, di Lapangan Tembak Presisi Hoegeng Iman Santoso, Korps Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.
"Jumlah peserta saat ini mencapai 1.147 orang, dan masih mungkin bertambah karena hari ini adalah batas akhir pendaftaran. Tidak ada pendaftaran di lokasi saat hari-H," ujar Irjen Widodo, Kamis (17/7/2025).
Adapun kategori peserta mencakup anggota IPSC dan non-IPSC, pejabat kementerian/lembaga, pemimpin redaksi media, serta jurnalis.
Kapolri Resmikan SPPG di 28 Titik di Indonesia, Dukung Program MBG
Jakarta. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mako Brimob Depok, Jawa Barat (Jabar). Peresmian SPPG dilakukan serentak di 27 titik lainnya.
Kapolri tiba di Mako Brimob pukul 10.30 WIB. Dia didampingi istrinya, yang menjabat Ketua Pengurus Pusat Yayasan Kemala Bhayangkari, Juliati Sigit Prabowo.
Selain itu, Kapolri didampingi Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo beserta pejabat utama (PJU) Mabes Polri lainnya.
Di lokasi, tampak ada sejumlah polisi cilik berpakaian Brimob dan memegang bendera Merah Putih menyambut kehadiran Kapolri. Kapolri lalu meninjau SPPG Mako Brimob. SPPG Mako Brimob ini ditargetkan melayani 14 sekolah, yang terdiri atas TK, SD, MI, SMP, dan MTs.
Para pelajar yang akan menjadi penerima manfaat MBG dari SPPG Mako Brimob ini ditargetkan berjumlah 4.000 orang.
Dalam kegiatan peresmian SPPG Mako Brimob ini, Kapolri juga menyerahkan paket sembako bantuan sosial (baksos) untuk para relawan. Acara peresmian dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ini juga dihadiri Menteri UMKM Maman Abdurrahman, serta perwakilan dari Kementan, Kemdikdasmen, dan BGN.
Total ada 28 SPPG yang diresmikan serentak oleh Kapolri. Setiap SPPG yang dibuka serentak, melaporkan kesiapan di wilayah masing-masing kepada Kapolri.
Mereka melaporkan soal jumlah sekolah dan siswa yang akan mendapatkan manfaat MBG, penjelasan lokasi SPPG, hingga target target operasional.
Berikut 28 lokasi SPPG yang diresmikan serentak oleh Kapolri:
1. SPPG Polda Aceh
2. SPPG Polda Jambi
3. SPPG Polda Sulbar
4. SPPG Mako Brimob Polri
5. SPPG Polresta Tangerang, Polda Banten
6. SPPG Polres Rejang Lebong, Polda Bengkulu
7. SPPG Polres Bojonegoro, Polda Jatim
8. SPPG Polresta Banyuwangi, Polda Jatim
9. SPPG Polrestabes Surabaya, Polda Jatim
10. SPPG Polda Kalsel
11. SPPG Polres Tanah Bumbu, Polda Kalsel
12. SPPG Polda Kalteng
13. SPPG Polda Kaltim
14. SPPG Polres Kutai Barat, Polda Kaltim
15. SPPG Polresta Barelang, Polda Kepri
16. SPPG Polda Lampung
17. SPPG Polda Maluku Utara
18. SPPG Polda NTB
19. SPPG Polda NTT
20. SPPG Polda Papua
21. SPPG Polres Kolaka, Polda Sultra
22. SPPG Polres Sijunjung 1, Polda Sumbar
23. SPPG Polres Sijunjung 2, Polda Sumbar
24. SPPG Polda Sumsel
25. SPPG Polres OKI, Polda Sumsel
26. SPPG Polres Tanjung Balai, Polda Sumut
27. SPPG Polres Ogan Ilir, Polda Sumut
28. SPPG Polres Tapanuli Selatan, Polda Sumut
Rabu, 16 Juli 2025
Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Malang Sapa Pengendara, Sosialisasikan Kamseltibcarlantas*
*MALANG* – Dalam rangka mendukung kelancaran Operasi Patuh Semeru 2025, Satuan Lalu Lintas Polres Malang menggelar kegiatan sosialisasi keamanan, keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Dalam kegiatan itu sejumlah petugas gabungan dan Satlantas Polres Malang Polda jatim menyapa para pengendara dan menyampaikan pesan edukasi di sejumlah ruas jalan strategis di Kabupaten Malang.
Edukasi ini dilakukan di titik-titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, seperti kawasan Talangagung, Tumpang, dan Jalur Kepanjen.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, mengatakan bahwa pendekatan langsung di jalan merupakan langkah humanis untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada pengguna jalan.
"Kami ingin menyapa langsung masyarakat, bukan sekadar menegur. Edukasi seperti ini lebih membekas dan bisa menjadi pengingat nyata bagi pengendara," ujar AKP Alif, saat dikonfirmasi, Kamis (17/7).
Dikatakan oleh Kasatlantas Polres Malang, dalam kegiatan tersebut petugas memberikan edukasi terkait pentingnya memakai helm, tidak melawan arus, serta menghindari kebiasaan berkendara ugal-ugalan atau sembari menggunakan ponsel.
Selain itu, para pengendara juga diimbau untuk menjaga emosi dan bersikap sopan di jalan.
Kegiatan berlangsung secara simpatik, di mana pengendara yang melintas disambut dengan senyum oleh petugas sambil diberikan brosur keselamatan dan ajakan untuk tertib berlalu lintas.
Sementara itu, Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri mengedepankan pendekatan preemtif dan persuasif dalam Operasi Patuh Semeru 2025.
"Kami ingin masyarakat tahu bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama," ujarnya.
Ia menegaskan kehadiran Polisi di jalan bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk mengingatkan dan membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dari hal kecil.
Operasi Patuh Semeru 2025 sendiri digelar selama 14 hari, sejak 14 hingga 27 Juli 2025, dengan tujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Malang.
Sosialisasi langsung kepada pengguna jalan ini akan terus dilakukan secara berkala di berbagai titik selama operasi berlangsung. (*)
Kapolri Cup 2025 Naik Level Internasional, 1.147 Peserta Siap Ikuti Kejuaraan Menembak IPSC Level 3
Kapolri Cup 2025 Naik Level Internasional, 1.147 Peserta Siap Ikuti Kejuaraan Menembak IPSC Level 3
Polisi Menyapa : Operasi Patuh Semeru 2025 Polres Jember Sebar Brosur Edukasi Tertib Lalin Bagi Pengguna Jalan*
JEMBER - Satuan Lalu Lintas Polres Jember Polda Jawa Timur menggelar Operasi Patuh Semeru 2025 untuk mewujudkan keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Operasi tersebut mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas”.
Kali ini operasi digelar tepat di Simpang 4 depan RRI Jember, Jalan Letjen Panjaitan, Kecamatan Sumbersari. Selasa, (16/7/2025)
Kapolres Jember AKBP Bobby A Condroputra melalui Kasat Lantas AKP B. Bagas Simarmata mengatakan,sasaran operasi ini adalah pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, seperti pengendara di bawah umur, melawan arus, tidak memakai helm SNI, hingga penggunaan ponsel saat berkendara.
AKP Bagas menerangkan operasi akan dijalankan dengan pendekatan preemtif (25%), preventif (25%), dan represif (50%), yang dikombinasikan dengan edukasi serta penegakan hukum berbasis teknologi, seperti ETLE statis dan mobile.
Selain melakukan tindakan preventif dan represif terhadap pelanggaran lalu lintas, petugas juga mengedepankan upaya preemtif dengan cara membagikan brosur, menempelkan stiker himbauan keselamatan pada kendaraan yang melintas, sekaligus memberikan edukasi langsung kepada para pengendara.
“Ini merupakan salah satu cara kami memberikan pengertian, ajakan, dan peringatan kepada masyarakat agar semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas," ujar AKP Bagas.
Ia berharap melalui edukasi yang terus-menerus, pola pikir masyarakat bisa lebih patuh pada aturan demi keselamatan bersama.
Operasi Patuh Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari, dengan fokus pada peningkatan kesadaran disiplin lalu lintas dan penurunan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Jember. (*)
Selasa, 15 Juli 2025
Kapolrestabes Surabaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Aipda Heru Subagio Pekarangan Bergizi di Kel Banyu urip
Surabaya - Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si. menginstruksikan Bhabinkamtibmas Kel Banyu Urip Kepada Aipda Heru Subagio untuk melakukan pengecekan Pekarangan Bergizi Bersama Pokta Bukit Bersemi Kel Banyu urip Kec Sawahan
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jatim, Kombes Pol Ari Wibowo, S.I.K., M.H., selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.
Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya turut serta dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mendampingi warga dalam pengembangan lahan Pekarangan. Dengan metode ini, masyarakat dapat memanfaatkan lahan terbatas untuk lahan Pekarangan Pangan Bergizi Poktan Bukit Bersemi berbagai jenis dengan hasil yang lebih optimal.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Dr. Luthfie Sulistiawan menegaskan pentingnya inovasi dalam ketahanan pangan. "Kami terus berupaya memberikan dukungan terhadap program pertanian urban, termasuk Menyediakan Lahan. agar masyarakat dapat meningkatkan produksi pangan mereka secara mandiri," ujarnya.
"Metode pekarangan Pangan Bergizi menjadi pilihan tepat bagi masyarakat perkota Kartika yang memiliki lahan terbatas namun tetap ingin berkontribusi dalam ketahanan pangan. Selain lebih efisien dalam penggunaan air, sistem ini juga menghasilkan panen yang lebih cepat dan berkualitas tinggi," tutur Kombes Pol Dr. Luthfie, pada Sanin (16/07/2025).
Dengan adanya kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Surabaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menerapkan pertanian urban bagian dari ketahanan pangan nasional.
Operasi Patuh Semeru 2025, Polres Mojokerto Edukasi Pelajar Tertib Lalin dan Berbagi Helm Gtatis*
MOJOKERTO – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mojokerto Polda Jatim kembali menunjukkan komitmennya dalam mengedukasi keselamatan berkendara di kalangan pelajar.
Kali ini, 230 siswa baru SMP Negeri 1 Trawas mendapatkan arahan dari Sat Lantas Polres Mojokerto Polda Jatim terkait keselamatan berkendara di jalan raya dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Selasa (15/7/2025).
Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah tersebut dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Sat Lantas Polres Mojokerto, Ipda Gatot Setiawan, S.H.
Dalam sambutannya, Ipda Gatot menekankan pentingnya penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor, khususnya bagi para pelajar yang kerap menggunakan kendaraan roda dua sebagai sarana transportasi menuju sekolah.
Ia menegaskan penggunaan helm standar SNI bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga pelindung kepala dari benturan fatal saat terjadi kecelakaan.
"Kami ingin anak-anak kami, para generasi penerus bangsa ini, sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak dini," ujar Ipda Gatot di hadapan para siswa.
Sebanyak 50 helm SNI dibagikan secara gratis kepada siswa yang berani menjawab pertanyaan dari Sat Lantas Polres Mojokerto Polda Jatim.
Selain pembagian helm, anggota Sat Lantas Polres Mojokerto Polda Jatim juga memberikan edukasi interaktif mengenai rambu-rambu lalu lintas, etika berkendara yang baik, serta bahaya balap liar dan knalpot brong.
Para siswa tampak antusias mengikuti sesi edukasi tersebut dengan berbagai pertanyaan yang diajukan.
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Trawas, Bapak Sudiono, S.Pd. menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif Sat Lantas Polres Mojokerto.
Menurutnya, edukasi keselamatan berlalu lintas dan pembagian helm gratis ini adalah langkah konkret untuk menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas pada siswa kami sejak awal.
"Ini sangat selaras dengan visi sekolah kami untuk membentuk karakter siswa yang disiplin dan bertanggung jawab," Ujar Kepala Sekolah.
Diharapkan, dengan kegiatan ini, kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara dapat tumbuh dan tertanam kuat dalam diri para siswa SMP Negeri 1 Trawas dan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di wilayah Mojokerto. (*)
*Polresta Banyuwangi Intensifkan Patroli Pesisir, Dukung Pencarian Korban KMP Tunu Pratama Jaya*BANYUWANGI — Polresta Banyuwangi Polda Jatim bersama jajaran Polsek dan stakeholder terkait, memperkuat patroli dan penyisiran di sepanjang pesisir pantai di wilayah Banyuwangi Selatan.Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung upaya pencarian korban yang belum ditemukan pasca tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali.Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan bahwa patroli dengan melibatkan personel dari seluruh Polsek yang wilayah hukumnya memiliki kawasan pesisir.“Kami juga aktif berkoordinasi dengan nelayan dan warga pesisir, guna menghimpun informasi terkait kemungkinan ditemukannya korban maupun barang-barang yang berkaitan dengan insiden tersebut,” ujar Kombes Pol. Rama, Rabu (16/7).Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra menambahkan, sejumlah nelayan di titik-titik strategis dioptimalkan sebagai pusat informasi cepat. Personel gabungan juga menyisir area-area rawan yang berpotensi menjadi tempat terdamparnya korban ataupun barang yang berhubungan dengan insiden tenggelamnya Kapal.Hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda korban tambahan. "Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan korban maupun barang milik penumpang KMP Tunu Pratama Jaya,” pungkas Kombes Pol. Rama.(*)
Operasi Patuh Semeru 2025 Ditlantas Polda Jatim Edukasi Pelajar Tertib Lalu Lintas*
SIDOARJO - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur terus gencar menyasar generasi muda dalam kampanye keselamatan berlalu lintas.
Kali ini, Subdit Kamsel menyambangi SMP Al-Falah Assalam di Waru, Sidoarjo, untuk menggelar penyuluhan tentang Kramanan Keselamatan Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel AKBP Edith Yuswo Widodo, S.I.K., bersama tim penyuluh dari Ditlantas Polda Jatim.
Edukasi seputar pentingnya keselamatan dan ketertiban berlalu lintas disampaikan kepada para siswa-siswi saat masa MPLS, termasuk larangan berkendara memakai kendaraan bermotor pada usia dibawah umur.
Selain itu para pelajar juga diberikan materi pengenalan rambu lalu lintas, serta ajakan untuk disiplin saat menyeberang jalan maupun berada di lingkungan sekolah.
“Mereka adalah generasi penerus yang perlu kita jaga sejak awal. Pendidikan tentang keselamatan lalu lintas harus dimulai dari usia sekolah,” ujar AKBP Edith, Selasa (15/7).
Para pelajar juga diimbau agar tidak tergoda untuk menggunakan kendaraan bermotor sebelum memiliki SIM.
"Mentaati aturan lalu lintas adalah sebagai bentuk tanggung jawab sosial," tegas AKBP Edith.
Penyuluhan ini merupakan bagian dari pendekatan preemtif Polri dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini di Operasi Patuh Semeru 2025.
"Kegiatan serupa akan terus digelar di berbagai sekolah di Jawa Timur," pungkas AKBP Edith.(*)
Awali Tugas, Kapolres Probolinggo yang Baru Kunjungi Ponpes Nurul Qodim Paiton*
PROBOLINGGO,- Membangun dan memelihara keamanan tak hanya soal patroli dan penegakan hukum, tapi juga menyatukan langkah dengan para ulama, tokoh agama (Toga), tokoh masyarakat (Tomas) dan tokoh adat ( Todat) serta stakeholder yang ada.
Itulah yang dilakukan AKBP M. Wahyudin Latif, yang baru menjabat sebagai Kapolres Probolinggo menggantikan AKBP Wisnu Wardana, dengan melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Nurul Qodim Paiton, Selasa (15/7/2025).
Ia mengatakan, silaturahmi pertamanya ke pengasuh pesantren KH Abdul Hadi Noer, menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan antara Polri dan kalangan pesantren.
Kegiatan ini bukan sekedar silaturahmi biasa, tapi wujud niat tulus Polres Probolinggo Polda Jatim dalam membangun sinergi spiritual demi kondusifitas wilayah.
AKBP Latif menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari KH. Abdul Hadi Noer dan para santri.
Ia menyebut bahwa sebagai pejabat baru di Probolinggo, sudah menjadi kewajiban baginya untuk “sowan” dan memohon restu dari para tokoh agama.
“Kami berharap dukungan dan doa dari para ulama agar tugas-tugas menjaga Kamtibmas bisa dijalankan dengan lancar dan Kabupaten Probolinggo selalu aman, damai serta mendapat perlindungan Allah SWT,” kata ungkapnya.
Sementara itu KH. Abdul Hadi Noer menyambut hangat dan memberikan apresiasi tinggi.
Ia menyebut langkah Kapolres Probolinggo yang baru ini sebagai bentuk kepedulian dan keterbukaan Polri yang patut diapresiasi.
“Kita butuh aparat yang bukan cuma tegas, tapi juga dekat dengan umat. Silaturahmi ini jadi tanda baik bagi kekuatan sosial kita di Probolinggo,” ucap KH. Abdul Hadi Noer.
Menurutnya, kolaborasi antara ulama dan aparat sangat penting untuk menciptakan stabilitas di tengah perubahan zaman dan tantangan sosial yang semakin kompleks.
Acara silaturahmi ditutup dengan ramah tamah penuh keakraban.
Kedua tokoh ini saling bertukar pandangan tentang peran ulama dan aparat dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, keamanan, dan keharmonisan sosial. (*)
Update Laka Laut di Pasuruan: Tim SAR Ditpolairud Polda Jatim Kembali Berhasil Evakuasi 2 Korban Meninggal di Perairan Lekok*
KOTA PASURUAN – Tim SAR Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim dan Polres Pasuruan Kota dibantu oleh nelayan kembali berhasil menemukan Dua korban kecalakaan (Laka) laut di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Penemuan Dua korban meninggal pada hari ketiga pasca kejadian itu berawal dari informasi nelayan setempat yang melihat adanya korban mengapung di perairan Lekok.
Dengan demikian jumlah korban hingga Selasa (15/7) sudah ditemukan 4 korban meninggal atas kejadian tersebut.
Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast pada siaran rilisnya di Polda Jatim, Selasa (15/7).
"Diduga pada peristiwa tersebut ada 5 orang korban hilang dan sudah 4 orang ditemukan meninggal," ujar Kombes Pol Abast.
Kombes Pol Abast mengatakan, peristiwa naas itu terjadi pada Minggu, 13 Juli 2025.
Saat itu perahu nelayan milik warga setempat yang dinakhodai oleh Jalaludin, tengah membawa lebih kurang 21 orang pemancing yang hendak pulang dari wilayah tangkapan ikan di sekitar Banjang, perairan Lekok.
Ketika mendekati bibir pantai Wates, kondisi cuaca memburuk secara tiba-tiba.
"Ombak tinggi dan angin kencang menghantam perahu, hingga akhirnya kapal terbalik dan seluruh penumpangnya tercebur ke laut," kata Kombes Pol Abast.
Sesaat setelah kejadian, ada 16 orang korban berhasil diselamatkan oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu 5 orang lainnya pada saat itu diduga hanyut dan baru sore harinya ditemukan 1 orang korban dalam kondisi meninggal dunia.
Tim SAR Ditpolairud Polda Jatim terus melakukan pencarian secara intensif dengan menyisir area laut dan pada Senin (14/7) ditemukan lagi 1 orang korban meninggal.
"Jadi pasca kejadian ditemukan 1 korban meninggal, hari kedua ditemukan lagi 1 korban dan hari ketiga ditemukan 2 korban meninggal," terang Kombes Pol Abast
Kabid Humas Polda Jatim menambahkan, dari 4 orang korban yang ditemukan, 3 diantaranya sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
"Sementara itu yang 1 orang korban meninggal masih proses identifikasi,"tambah Kombes Pol Abast.
Tiga orang korban atas nama Achan Asfiani (19) warga Kec. Karang Ploso Kabupaten Malang Winarso (33) warga Kec. Singosari Kab. Malang, Muzaki (30) warga Kabupaten Pasuruan.
Kabid Humas Polda Jatim juga menyampaikan terimakasih kepada Nelayan yang telah menemukan korban atas peristiwa laka laut ini.
"Terimakasih kepada warga nelayan dan Tim SAR Gabungan yang turut berkerjasama dalam upaya evakuasi para korban laka laut ini," pungkas Kombes Abast.
Sementara itu Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan bahwa pihaknya juga menerjunkan Tim Trauma Healing dari Bag SDM dan Polwan guna memberikan pendampingan psikologis, terutama kepada anak-anak dan anggota keluarga yang mengalami tekanan emosional mendalam akibat kehilangan orang tercinta.
“Ini adalah wujud nyata empati kami kepada masyarakat yang tengah berduka. Selain melakukan pencarian, kami juga berupaya menjaga kondisi psikologis keluarga korban agar tetap kuat,” pungkas Kapolres Pasuruan Kota. (*)
Senin, 14 Juli 2025
Polwan Polres Pasuruan Kota Beri Pendampingan Keluarga 3 Pemancing yang Hilang di Perairan Lekok*
KOTA PASURUAN – Tim gabungan yang terdiri dari Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, TNI AL, Basarnas, BPBD Kabupaten Pasuruan, serta dibantu oleh nelayan dan masyarakat setempat, hingga hari ini masih terus melakukan pencarian terhadap Tiga orang pemancing yang dilaporkan hilang akibat kapal terbalik di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Peristiwa naas ini terjadi pada Minggu, 13 Juli 2025, saat sebuah perahu nelayan milik warga setempat yang dinakhodai oleh Jalaludin, tengah membawa sejumlah pemancing yang hendak pulang dari wilayah tangkapan ikan di sekitar Banjang, perairan Lekok.
Ketika mendekati bibir pantai Wates, kondisi cuaca memburuk secara tiba-tiba.
Ombak tinggi dan angin kencang menghantam perahu, hingga akhirnya kapal terbalik dan seluruh penumpangnya tercebur ke laut.
Sebagian korban berhasil diselamatkan oleh nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian, namun hingga saat ini tiga orang pemancing masih dinyatakan hilang.
Operasi pencarian terus dilakukan secara intensif dengan menyisir area laut menggunakan perahu karet dan kapal patroli untuk memperluas jangkauan pencarian.
Hingga saat ini telah ditemukan dua orang korban atas nama Achan Asfiani (19) warga Kec. Karang Ploso Kabupaten Malang dan Winarso (33) warga Kec. Singosari Kab. Malang.
Keduanya ditemukan pada hari Senin 14 Juli 2025 oleh nelayan sekitar dibantu dengan dari Basarnas, Sar Brimob Polda, BPBD dan Marinir.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel dari Satpolairud, Sat Samapta, serta personel Polsek Lekok untuk memperkuat proses pencarian dan memberikan pengamanan di sekitar area pesisir.
“Kami bersinergi dengan semua unsur terkait untuk memaksimalkan upaya pencarian. Titik pencarian difokuskan di area yang diperkirakan menjadi lokasi korban terakhir terlihat,” ujarnya.
Sementara itu, suasana haru masih menyelimuti Posko di Desa Wates, di mana keluarga dari tiga korban masih menunggu dengan penuh harap.
Polres Pasuruan Kota Polda Jatim pun turut menghadirkan Tim Trauma Healing dari Bag SDM dan Polwan, guna memberikan pendampingan psikologis, terutama kepada anak-anak dan anggota keluarga yang mengalami tekanan emosional mendalam akibat kehilangan orang tercinta.
“Ini adalah wujud nyata empati kami kepada masyarakat yang tengah berduka. Selain melakukan pencarian, kami juga berupaya menjaga kondisi psikologis keluarga korban agar tetap kuat,” ungkap Kapolres Pasuruan Kota.
Selain upaya evakuasi dan pendampingan, Satbinmas Polres Pasuruan Kota juga terus memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat pesisir agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di laut, terutama saat cuaca tidak bersahabat.
Cuaca ekstrem seperti angin kencang dan gelombang tinggi menjadi faktor risiko besar yang perlu diwaspadai oleh para nelayan dan pemancing tradisional.
“Kami mengimbau seluruh nelayan dan warga pesisir agar tidak memaksakan diri melaut jika cuaca tidak mendukung, serta melengkapi peralatan keselamatan karena keselamatan adalah prioritas utama,” ujar Kasat Satbinmas AKP Saiful Anam.
Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus berkoordinasi dengan semua unsur SAR untuk memastikan proses evakuasi berjalan maksimal hingga seluruh korban ditemukan dan terus memeriksa saksi-saksi terkait kejadian tersebut.
Dukungan dan doa dari seluruh masyarakat sangat diharapkan dalam menghadapi musibah ini. (*)
Polri Bongkar Jaringan Internasional TPPO Bermodus Admin Kripto di Myanmar, Dua Tersangka DitetapkanJakarta — Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri berhasil mengungkap jaringan internasional Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus perekrutan pekerja migran ilegal yang dijanjikan bekerja di Uni Emirat Arab, namun justru dikirim secara ilegal ke Myanmar dan dipekerjakan sebagai admin kripto.Pengungkapan kasus ini berawal dari proses repatriasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Myanmar pada Maret 2025 lalu. Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban awalnya direkrut oleh pelaku dengan janji pekerjaan di Uni Emirat Arab, namun kemudian dialihkan ke Thailand dan akhirnya dibawa ke wilayah Myawaddy, Myanmar.Korban dijanjikan bekerja sebagai admin kripto dengan gaji 26.000 Baht per bulan. Namun kenyataannya, pekerjaan serta upah yang diterima tidak sesuai, dan korban justru mengalami eksploitasi."Para pelaku memfasilitasi seluruh proses, mulai dari pembuatan paspor, interview melalui video call WhatsApp, hingga pembelian tiket pesawat dari Pangkal Pinang ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Bahkan akomodasi hingga ke Myanmar juga ditanggung oleh jaringan pelaku," ungkap Dir PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen. Pol. Dr. Nurul Azizah, Senin (14/7/2025).Tim berhasil menangkap tersangka HR di Jakarta pada 20 Maret 2025. HR berperan aktif dalam proses perekrutan dan pengiriman korban ke luar negeri. Dari hasil pemeriksaan, diketahui keterlibatan tersangka lainnya yakni IR, yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 24 Juni 2025."IR berperan dalam pengaturan akomodasi, pemesanan tiket hingga pengantaran korban ke Myanmar. Kami telah menerbitkan DPO dan mendistribusikannya ke jajaran kewilayahan untuk dilakukan upaya paksa," lanjut Brigjen. Pol. Nurul Azizah.Adapun barang bukti yang disita dalam kasus ini antara lain:- 6 buah paspor,- 2 unit handphone,- 2 bundel rekening koran,- 1 unit laptop,- dan 3 bundel manifes penumpang.Tersangka HR akan segera dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bangka, Provinsi Bangka Belitung pada 14 Juli 2025 untuk proses hukum lebih lanjut.Kepolisian juga tengah bekerja sama dengan PPATK untuk menelusuri aliran transaksi keuangan yang melibatkan para tersangka guna mengungkap aktor intelektual di balik jaringan ini. Selain itu, kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan Divisi Hubinter Polri juga terus dilakukan untuk membongkar jaringan di luar negeri."Kasus ini adalah bukti nyata bagaimana para pelaku TPPO terus mencari cara untuk mengeksploitasi korban dengan berbagai modus baru. Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi dari pihak yang tidak jelas legalitasnya," tegas Brigjen. Pol. Dr. Nurul Azizah.Para tersangka dijerat dengan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp600 juta. Mereka juga dijerat Pasal 81 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, serta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Minggu, 13 Juli 2025
Hari Bhayangkara ke -79 Polres Ponorogo Gelar “Lingkar Wilis 2025” Bupati Sugiri : Kita Jadikan Agenda Tahunan*
PONOROGO - Semarak peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Ponorogo berlangsung meriah.
Sabtu pagi (12/07/2025), Polres Ponorogo Polda Jatim sukses menggelar event bersepeda bertajuk Ponorogo Lingkar Wilis 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Sebanyak 270 pesepeda tampak antusias memadati halaman Mapolres Ponorogo sejak pukul 05.00 WIB.
Rute yang disiapkan pun tak tanggung-tanggung, menyuguhkan panorama khas Bumi Reog, termasuk jalur ikonik menuju Telaga Ngebel.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Ponorogo, termasuk Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko bersama Wakil Bupati Lisdiyarita ikut hadir dalam prosesi pelepasan peserta.
Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu, dalam sambutannya, menyambut hangat seluruh peserta.
Ia menyebut kegiatan ini sebagai momentum untuk mengenalkan keindahan alam dan budaya Ponorogo kepada khalayak luas.
“Selamat datang di Bumi Reog. Semoga bisa menikmati rute dan keindahan alam yang kami siapkan, khususnya Telaga Ngebel,” ujarnya.
AKBP Andin juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, khususnya kepada Bupati Sugiri yang telah memfasilitasi penuh kegiatan ini.
Ia menekankan pentingnya menjaga keselamatan dan kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
“Ini bukan tentang siapa yang tercepat, tapi bagaimana kita bisa menikmati kebersamaan di atas sepeda. Jaga keselamatan, jangan saling mendahului,” tegasnya.
Tak hanya itu, Kapolres AKBP Andin berharap agar event sepeda Lingkar Wilis bisa dijadikan sebagai agenda rutin tahunan.
“Semoga bisa menjadi event tahunan dan menjadi jembatan kedekatan POLRI dengan masyarakat,” harapnya.
Hal senada disampaikan oleh Bupati Ponorogo, Sugiri yang menyambut baik inisiasi tersebut.
Ia menilai kegiatan ini punya dampak positif bagi promosi wisata daerah.
“Saya sangat gembira dan sepakat, kita jadikan Lingkar Wilis ini sebagai agenda rutin tahunan. Ini akan memperkuat promosi wisata dan semangat kebersamaan masyarakat Ponorogo,” pungkas Bupati.(*)
Langganan:
Postingan (Atom)